• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbahayakah Bayi Tidur dengan Posisi Miring? Cek Faktanya!
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbahayakah Bayi Tidur dengan Posisi Miring? Cek Faktanya!

Berbahayakah Bayi Tidur dengan Posisi Miring? Cek Faktanya!

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 November 2022

“Posisi bayi tidur miring sering menjadi perdebatan di kalangan orang tua. Faktanya, tidur dengan posisi miring sebenarnya tidak disarankan untuk bayi.”

Berbahayakah Bayi Tidur dengan Posisi Miring? Cek Faktanya!Berbahayakah Bayi Tidur dengan Posisi Miring? Cek Faktanya!

Halodoc, Jakarta – Saat mempunyai bayi, orang tua perlu memperhatikan semua aspek pada Si Kecil, termasuk posisi tidurnya. Bayi memiliki struktur tulang dan otot yang masih lunak sehingga posisi tidur harus benar-benar diperhatikan. Orang tua biasanya menempatkan bayi dengan posisi telentang.

Namun, bayi terkadang menggeliat dalam tidurnya hingga mereka berhasil berguling ke samping. Nah, posisi bayi tidur miring sering menjadi perdebatan di kalangan orang tua. Beberapa dari mereka menghindari bayi untuk tidur miring dengan meletakkan guling atau bantal di samping bayi, namun beberapa yang lain menganggap itu hal yang biasa.

Lantas, apakah bayi tidur miring berbahaya? Simak penjelasan berikut ini!

Bolehkah Bayi Tidur Miring?

Bayi menghabiskan banyak waktunya dengan tidur. Alhasil, bayi dapat tidur dengan berbagai posisi, salah satunya posisi miring. Faktanya, tidur dengan posisi miring tidak disarankan untuk bayi.

Sebaiknya, orang tua tidak membiarkan bayi tidur secara miring di usia yang terlalu muda. Tidur miring dianggap dapat meningkatkan risiko bayi terkena sindrom kematian bayi mendadak (SIDS).

Bayi dapat menghadapi bahaya dengan berakhir dalam posisi tidur tengkurap. Pasalnya, bayi mungkin mengalami kesulitan bernapas dalam posisi ini, terutama jika ada beberapa benda, seperti selimut, boneka, bantal, atau guling di dekatnya. 

Jika bayi tidur menyamping, ibu harus segera mengubah posisinya. Ingat, posisi tidur paling aman untuk bayi adalah telentang. 

Menidurkan bayi dengan posisi telentang dapat mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Tidurkan bayi dengan posisi telentang hingga setidaknya berusia 6 bulan. 

Ibu juga sebaiknya menggunakan kasur yang tidak terlalu empuk agar bayi tidak dengan mudah bergeser. Ibu juga dapat membedongnya dengan kuat tetapi tidak terlalu ketat untuk mencegah bayi tidur miring.

Risiko Kesehatan ketika Bayi Tidur Miring

Ternyata bayi yang tidur miring juga menimbulkan beberapa risiko kesehatan. Selain SIDS, ada beberapa risiko yang mungkin berdampak pada kesehatan tubuh bayi ketika berkembang:

1. Kepala Datar (Plagiocephaly)

Plagiocephaly, atau kepala bayi datar, adalah salah satu bahaya bayi yang baru lahir berbaring miring. Kepala bayi datar ini terjadi karena berulang kali tidur dalam posisi yang sama, seperti menyamping. Karena tengkorak bayi sangat lentur dan lunak, tekanan dari posisi berbaring miring dapat menyebabkan tengkorak menjadi rata.

2. Perubahan Warna Kulit

Bayi baru lahir akan mengalami perubahan warna kulit akibat keseringan tidur miring. Kondisi ini terjadi ketika sisi tempat bayi berbaring ternyata memiliki bayangan yang berbeda dari sisi lain tubuhnya

Biasanya, setelah berganti posisi tidur, warna akan kembali normal dalam waktu singkat. Meskipun dokter tidak yakin tentang penyebab pastinya, kemungkinan penyebabnya adalah karena adanya penumpukan sel darah merah karena gravitasi.

3. Tersedak

Seorang bayi yang keseringan berbaring miring berisiko tersedak karena trakea yang terpuntir akibat posisi tidur miring hingga membuat bayi lebih sulit bernapas. Anak akan tidak sadarkan diri hingga mengalami gagal napas jika posisi tidurnta tidak segera diperbaiki.

4. Tortikolis atau Gangguan Otot Leher

Tortikolis juga dapat terjadi pada bayi yang tidur miring. Gangguan ini adalah kondisi pemendekan otot leher yang menghubungkan kepala ke tulang selangka.

Hal ini dapat terjadi jika bayi yang baru lahir lebih sering untuk tidur miring daripada telentang. Tortikolis dapat menyebabkan pertumbuhan tulang dan perkembangan otot yang tidak tepat.

Itulah pembahasan seputar fakta bayi tidur miring. Jika kamu memiliki pertanyaan seputar kesehatan, kamu bisa bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc melalui Play Store maupun App Store. 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. Is Side Sleeping Safe for My Baby?
Medical News Today. Diakses pada 2022. Baby Sleeping on Side.