Berenang Saat Puasa, Batal atau Enggak?
“Berenang saat puasa boleh saja, tetapi hati-hati agar tidak ada air yang masuk ke dalam tubuh melalui hidung, mulut, dan telinga. Kamu bisa gunakan penutup telinga atau berenang setelah waktu berbuka puasa.”

Halodoc, Jakarta – Tidak lama lagi bulan puasa akan segera tiba. Seluruh muslim di berbagai belahan dunia akan menyambut bulan suci dengan melakukan ibadah puasa. Di Indonesia, puasa akan dijalankan selama 12-13 jam setiap harinya. Saat berpuasa, kamu perlu memperhatikan berbagai hal, mulai dari pemenuhan nutrisi hingga kegiatan fisik yang bisa dilakukan secara ringan.
Saat berpuasa kamu masih diperbolehkan untuk melakukan olahraga ringan. Hal ini dilakukan untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat. Namun, bolehkah berenang saat puasa? Nah, tidak ada salahnya simak ulasannya dalam artikel ini agar kamu mengetahui berbagai jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan saat puasa. Tidak hanya itu, kamu juga perlu mengetahui waktu yang tepat untuk berolahraga.
Bolehkah Berenang Saat Puasa?
Memasuki bulan Ramadan, umat Islam di berbagai belahan dunia akan menjalankan ibadah puasa. Dengan melakukan puasa, umat Islam di Indonesia tidak mengonsumsi makanan dan minuman mulai dari matahari terbit hingga terbenam. Umumnya, di Indonesia puasa dijalankan selama 12 – 13 jam.
Sebelum berpuasa, umat Islam disarankan untuk melakukan sahur dan setelahnya dianjurkan untuk berbuka puasa. Meskipun berpuasa, hal ini tidak mengurangi aktivitas sehari-hari. Bahkan, ibadah puasa bisa dilakukan bersama dengan olahraga yang terbilang ringan.
Salah satu jenis olahraga yang bisa dilakukan saat berpuasa adalah berenang. Namun, apakah berenang saat puasa tidak menyebabkan batal karena olahraga di dalam kolam air? Berenang atau menyelam saat berpuasa sebenarnya boleh saja dilakukan dan tidak membuat batal puasa, asalkan tidak ada air yang masuk ke dalam tubuh melalui mulut, telinga, atau hidung.
Untuk itu, jika kamu ingin melakukan olahraga ini saat puasa, pastikan kamu menggunakan penutup kepala dan telinga. Pastikan juga tidak ada air yang masuk ke dalam mulut atau hidung.
Hindari berenang dengan gerakan yang cepat. Lakukan olahraga ini secara perlahan dan tenang. Dengan begitu, kamu bisa mengatur napas dan gerakan dengan lebih baik sehingga menurunkan risiko tertelan air.
Olahraga ini boleh dilakukan pada siang hari jika berkaitan dengan profesi yang kamu jalani, misalnya penyelam, guru renang, atau nelayan. Namun, jika kegiatan ini hanya dilakukan untuk olahraga, tidak ada salahnya melakukan olahraga renang pada malam hari sehingga tidak mengganggu ibadah puasa yang kamu jalani.
Olahraga Ringan saat Berpuasa
Olahraga saat puasa sah-sah saja dilakukan, tetapi perhatikan kondisi kesehatan tubuh. Sebab, tubuh kita memiliki kondisi yang berbeda tiap orangnya. Jika kamu merasa dalam kondisi kesehatan yang optimal, baru dianjurkan untuk melakukan olahraga yang ringan.
Ada beberapa olahraga ringan yang bisa kamu lakukan saat berpuasa, seperti:
- Jalan Kaki
Kamu bisa melakukan olahraga jalan kaki setelah sahur atau menjelang berbuka puasa. Tidak perlu terlalu lama, siapkan waktu 30 menit setiap harinya untuk berjalan kaki di sekitar halaman rumah.
Selain dapat membantu tubuh menjadi lebih sehat, jalan kaki juga membantu kamu menurunkan tingkat stres yang dirasakan.
- Yoga
Tidak ada salahnya mencoba melakukan yoga beberapa jam setelah berbuka puasa. Dengan berlatih yoga kamu bisa menurunkan stres hingga meningkatkan kesehatan mental. Bahkan yoga juga dinilai bisa meningkatkan kekuatan tubuh.
Itulah olahraga ringan yang bisa dilakukan di saat bulan puasa. Jika kamu mengalami keluhan kesehatan, seperti pusing atau keringat dingin saat berolahraga, segera istirahat dan gunakan Halodoc untuk bertanya dokter mengenai keluhan kesehatan yang kamu alami. Caranya, download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play!
Referensi:


