• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Biduran Kambuh setiap Malam, Apa Penyebabnya?

Biduran Kambuh setiap Malam, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Apakah kamu pernah atau sedang mengalami munculnya bentol berwarna kemerahan dan disertai rasa gatal pada kulit? Nah, boleh jadi hal tersebut disebabkan oleh biduran atau urtikaria.

Kondisi ini bisa muncul secara tiba-tiba, dan menghilang atau mereda dengan sendirinya. Namun, dalam beberapa kasus biduran ini bisa tidak kunjung hilang setelah beberapa minggu, atau terjadi secara berulang. Di dunia medis, kondisi ini disebut dengan biduran kronis.

Nah, dalam beberapa kasus ada pula sebagian orang yang mengalami biduran pada malam harus. Ketika malam tiba, maka muncul bilur (luka panjang pada kulit) berwarna merah atau putih dan terasa gatal. Pertanyaannya, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Apa sih penyebab biduran kambuh setiap malam hari? 

Baca juga: Menimbulkan Gatal dan Kemerahan, Apa Itu Biduran Akut?

Kambuh Tiap Malam, Apa Sebabnya?

Biduran yang kambuh setiap malam hari sebenarnya bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Nah, biduran ini terdiri dari beberapa jenis. Menurut para pakar, munculnya biduran bisa memberikan petunjuk tentang penyebab yang mendasarinya. Bagaimana dengan biduran yang muncul pada malam hari?

Di dunia medis, hal ini dapat berkaitan dengan cold urticaria (urtikaria dingin). Biduran jenis ini disebabkan oleh paparan suhu dingin, biasanya bermanifestasi dengan bilur yang berukuran antara 0,25 sampai 2,5 sentimeter. Bilur ini berwarna agak kemerahan dan terasa gatal. Pada beberapa kasus, cold urticaria bisa menyebabkan pingsan pada pengidapnya bila area kulit yang terdampak amat luas. 

Ada studi menarik yang bisa disimak mengenai cold urticaria yang bisa kita simak. Studinya yang dipublikasikan BioMed Central tersebut berjudul “Review of cold-induced urticaria characteristics, diagnosis and management in a Western Canadian allergy practice”.

Menurut studi di atas, urtikaria yang diinduksi oleh suhu atau cuaca dingin adalah penyakit kompleks dengan tumpang tindih yang signifikan dengan urtikaria kronis lainnya. Kondisi ini juga bisa dipicu oleh penyakit alergi lainnya.

Dengan kata lain, biduran kambuh yang kambuh setiap malam memang bisa disebabkan oleh cold urticaria. Namun, masih terdapat beberapa faktor pemicu lainnya yang tak bisa diabaikan. Oleh sebab itu, untuk mengetahui secara pasti penyebab biduran yang kambuh setiap malam hari, memerlukan pemeriksaan fisik dan penunjang lainnya. 

Di sini, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti tes alergi, tes darah, dan tes kulit. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada kasus biduran yang terjadi berulang. Seperti halnya biduran yang kambuh setiap malam hari. 

Baca juga: Jangan Diabaikan, Biduran Bisa Picu Anafilaksis

Nah, bila dirimu atau terdapat anggota keluarga yang mengalami hal ini, bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc, kapan saja dan di mana saja. 

Bukan Cuma Gegara Suhu Dingin

Berbicara penyebab biduran sama halnya membicarakan banyak hal. Pasalnya, biduran tidak hanya disebabkan oleh faktor tunggal, terdapat beberapa hal yang bisa memicu kondisi ini, salah satunya gigitan serangga. Nah, andaikan biduran pada malam hari disebabkan oleh hal ini, cobalah ganti seprai secara berkala setidaknya dua kali dalam seminggu. 

Selain itu, masih terdapat beberapa penyebab biduran di malam hari atau biduran secara umum lainnya. 

  • Alergi makanan, makanan penyebab biduran yang paling umum contohnya kacang, cokelat, makanan laut, telur, gandum, dan susu.
  • Kontak dengan pemicu atau penyebab alergi, misalnya lateks dan bulu binatang.
  • Stres.
  • Konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya antibiotik, aspirin, obat anti-hipertensi dan ibuprofen.
  • Zat aditif atau bahan tambahan dalam makanan seperti pemanis, pengawet, penguat rasa, pewarna, pengental, dan lain-lain.
  • Infeksi seperti hepatitis dan demam kelenjar.
  • Faktor lingkungan seperti pajanan terhadap kondisi atau cuaca panas maupun dingin, pajanan terhadap air tertentu, atau bahkan sinar matahari.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Alergi Serbuk Sari Bisa Sebabkan Biduran

Nah, andaikan biduran tak kunjung mereda, segera temui dokter untuk mendapatkan penangan yang tepat. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi obat tertentu untuk mengurangi gejala biduran. Agar praktis, kamu bisa membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc sehingga tidak perlu repot keluar rumah. 



Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diseases and Conditions. Hives and Angioedema.
BioMed Central. Diakses pada 201. Review of cold-induced urticaria characteristics, diagnosis and management in a Western Canadian allergy practice
Verywell Health. Diakses pada 2021. Symptoms of Urticaria (Hives)
Medical News Today. Diakses pada 2021. What are hives (urticaria)?