• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Jenis-Jenis Biduran yang Perlu Diketahui

Ini Jenis-Jenis Biduran yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Pernah mendengar penyakit urtikaria atau yang sering disebut biduran? Pasti kamu sudah tidak asing. Biduran adalah penyakit kulit yang ditandai dengan gatal-gatal dan munculnya bentol atau plak merah secara tiba-tiba. Rasa gatal akibat biduran juga bisa terasa seperti terbakar dan menyengat. 

Bentol atau plak merah akibat biduran dapat muncul di mana saja di tubuh, termasuk wajah, bibir, lidah, tenggorokan, atau telinga. Ukurannya juga bisa bervariasi dan bergabung bersama untuk membentuk area yang lebih besar. Kondisi ini bisa bertahan berjam-jam atau hingga berhari-hari. Nah, biduran ternyata bukan cuma satu tipe saja, ada banyak jenis-jenis biduran yang dibedakan berdasarkan penyebabnya.

Baca juga: Biduran, Alergi atau Sakit Kulit?

Penyebab dan Jenis-Jenis Biduran

Berikut jenis-jenis urtikaria yang dikutip dari WebMD, yaitu :

  1. Urtikaria Akut

Urtikaria akut biasanya berlangsung kurang dari enam minggu. Penyebab paling umum adalah makanan tertentu, obat-obatan, atau infeksi akibat dari gigitan serangga. Contoh makanan yang sebabkan gatal-gatal adalah kacang-kacangan, coklat, ikan, tomat, telur, beri segar, dan susu. Aditif dan pengawet makanan tertentu juga bisa menyebabkannya. 

Sedangkan obat-obatan yang menyebabkan gatal-gatal termasuk aspirin atau ibuprofen, obat tekanan darah tinggi (penghambat ACE), atau obat penghilang rasa sakit seperti kodein.

  1. Urtikaria Kronis

Jenis ini juga berlangsung lebih dari enam minggu. Penyebab jenis urtikaria ini biasanya lebih sulit diidentifikasi. Kebanyakan orang yang mengidap urtikaria kronis, penyebabnya mungkin penyakit tiroid, hepatitis, infeksi, atau kanker. Selain itu, urtikaria kronis memengaruhi organ internal lainnya seperti paru-paru, otot, dan saluran pencernaan. Gejalanya meliputi sesak napas, nyeri otot, muntah, dan diare.

  1. Urtikaria Fisik

Urtikaria fisik umumnya disebabkan oleh stimulasi fisik langsung pada kulit, misalnya, dingin, panas, paparan sinar matahari, getaran, tekanan, berkeringat, dan berolahraga. Benjolan atau plak biasanya terjadi tepat di tempat kulit yang mendapat paparan langsung dan jarang muncul di tempat lain. Sebagian besar gejala muncul dalam waktu satu jam setelah paparan.

Baca juga: 4 Cara Ampuh Atasi Gatal Biduran

  1. Dermatographism

Jenis yang satu ini adalah bentuk umum urtikaria fisik di mana gatal-gatal terbentuk setelah seseorang memencet atau menggaruk kulit. Gejalanya juga dapat terjadi bersama dengan bentuk urtikaria lainnya.

Cara Mencegah Biduran

Jika penyebab gatal-gatal dapat diidentifikasi, perawatan terbaik adalah menghindari pemicunya, yaitu:

  • Jangan mengonsumsi makanan yang kamu ketahui dapat memicu biduran.
  • Jangan menggosok atau menggaruk area yang gatal atau area yang muncul bentol dan plak.
  • Hindari menggunakan sabun yang keras. Pastikan rutin mandi untuk mengurangi rasa gatal.
  • Hindari menggunakan pakaian ketat. Pakaian yang ketat dapat memberi tekanan ke daerah yang teriritasi. Pakailah pakaian dengan bahan yang sejuk dan longgar. 
  • Kalau kamu terkena gatal-gatal ketika terkena dingin, jangan berenang di air dingin atau gunakan jaket atau syal saat cuaca dingin. 
  • Kenakan pakaian pelindung atau terapkan tabir surya jika biduran disebabkan oleh paparan sinar matahari.
  • Segera beritahu dokter atau apoteker kalau kamu curiga bahwa gatal yang kamu alami disebabkan oleh konsumsi obat-obatan. 

Baca juga: Tidak Kena Air Bisa Jadi Obat Biduran Ampuh?

Kalau kamu mengalami biduran, kamu bisa menghubungi dokter Halodoc untuk bertanya tentang obat apa yang dapat meringankan gejalanya. Lewat aplikasi, kamu juga bisa membeli obatnya langsung tanpa harus keluar rumah dan mengantre di apotek.

Referensi :
WebMD. Diakses pada 2020. Hives and Your Skin.
American College of Allergy, Asthma & Immunology. Diakses pada 2020. Hives (Urticaria).