• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisa Ditiru Anak, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bisa Ditiru Anak, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari

Bisa Ditiru Anak, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 18 November 2022

“Anak-anak adalah peniru yang ulung, termasuk meniru kebiasaan buruk yang dilakukan orang tua atau orang lain di sekitarnya. Misalnya marah-marah, berkata kasar, atau menggunakan gawai berlebihan.”

Bisa Ditiru Anak, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Harus DihindariBisa Ditiru Anak, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari

Halodoc, Jakarta – Salah satu tahap tumbuh kembang anak yang bisa diperhatikan orang tua adalah kebiasaan mereka untuk meniru apa yang diucapkan dan dilakukan oleh ayah dan ibunya. Tahap ini akan mulai terlihat ketika Si Kecil berusia satu tahun. Ini artinya, ayah dan ibu tentu harus menghindari semua kebiasaan buruk yang bisa ditiru anak.

Berbagai Kebiasaan Buruk yang Bisa Ditiru Anak

Lalu, apa saja kebiasaan tidak baik yang kerap dilakukan orang tua yang dapat ditiru oleh Si Kecil? Berikut beberapa di antaranya:

1. Emosi berlebihan

Hal pertama adalah emosi yang berlebihan dalam menghadapi suatu kondisi. Misalnya, pekerjaan atau ketidakcocokan dengan ayah. Sebaiknya, mulai saat ini ibu dan ayah menguranginya. Sebab, orang tua yang menunjukkan sikap agresif yang tinggi di hadapan anak akan berpengaruh terhadap karakter anak nantinya.

2. Berperilaku dan berkata kasar

Kebiasaan buruk yang bisa ditiru anak dari orang tua lainnya adalah perkataan atau perilaku kasar. Saat sedang emosi, beberapa orang dewasa akan sulit untuk mengontrol perilaku dan perkataannya. Bukan tidak mungkin anak akan melihat ibu dan ayah membanting pintu, melempar barang, atau mengumpat. Sayangnya, hal inilah yang selanjutnya akan tertanam pada otak anak jika tidak dihentikan.

3. Memakai gadget berlebihan

Pekerjaan terkadang membuat orang tua sulit terlepas dengan gadget. Namun, apabila hal ini menjadi pemandangan yang dilihat anak setiap hari, bukan tidak mungkin anak juga menjadi kecenderungan untuk memakai gadget secara berlebihan. 

Padahal, ibu dan ayah pasti sudah tahu apa saja dampak negatif paparan gadget pada tumbuh kembang anak. Mulai dari gangguan tumbuh kembang, kurangnya interaksi sosial, hingga anak menjadi emosional.

4. Kerap berbohong

Berbohong juga menjadi kebiasaan buruk yang bisa ditiru anak dari orang tuanya. Apalagi jika orang tua kerap melakukan di hadapan anak, bahkan berbohong pada anak yang menjadikan hal ini kebiasaan. Secara tidak langsung, anak akan kehilangan rasa percayanya pada ibu dan ayah. Selain itu, ia akan beranggapan bahwa tidak masalah berbohong karena orang tuanya juga melakukan hal tersebut. 

5. Pola makan tak sehat

Jika ibu dan ayah membiasakan pola makan tidak sehat, anak juga bisa menirunya. Misalnya, kecenderungan untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis, berkalori tinggi, tinggi garam dan lemak berlebihan. Padahal, apa yang anak makan bergantung pada apa yang disajikan oleh ayah dan ibu.

Alhasil, pastikan ibu memberikan asupan makanan bergizi pada anak, ya! Kurangi camilan manis, tinggi kalori, gula, lemak, dan garam karena bisa membuat anak rentan mengalami berbagai kondisi yang serius. Salah satunya adalah obesitas dini. 

Supaya anak tidak tumbuh menjadi pribadi dengan berbagai kebiasaan buruk, sudah seharusnya ibu dan ayah memberikan contoh dan menjadi teladan yang baik untuknya. Bersikaplah lemah lembut, bicara dengan suara pelan dan hindari meluapkan emosi di hadapan anak, terlebih pada anak. 

Jangan lupa pula untuk selalu mengecek kondisi kesehatan anak. Jika ibu membutuhkan bantuan ahli, langsung saja tanyakan pada dokter anak di Halodoc. Mudah dan praktis, ibu cukup download Halodoc di ponsel. 

Banner download aplikasi Halodoc
Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. Bad Habits That Can Hurt Your Kids’ Health.
Parents. Diakses pada 2022. What Your Child Learns by Imitating You.
Parents. Diakses pada 2022. Good Things Kids Learn From Your Bad Habits.
WebMD. Diakses pada 2022. Parent’s Smartphone Use Can Affect Kids’ Behavior.