Ad Placeholder Image

Bisul Pecah Tapi Nanah Keluar Terus? Ini Yang Harus Dilakukan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Bisul Sudah Pecah Tapi Masih Keluar Nanah? Wajar, Ini Cara Atasi

Bisul Pecah Tapi Nanah Keluar Terus? Ini Yang Harus DilakukanBisul Pecah Tapi Nanah Keluar Terus? Ini Yang Harus Dilakukan

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mengalami kondisi di mana bisul sudah pecah namun cairannya tidak kunjung berhenti mengalir? Kondisi bisul sudah pecah tapi masih keluar nanah seringkali menimbulkan kekhawatiran dan rasa tidak nyaman. Secara medis, bisul atau furunkel adalah infeksi pada folikel rambut yang biasanya disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Ketika bisul mencapai titik puncaknya dan pecah, nanah yang merupakan kumpulan sel darah putih, bakteri, dan jaringan kulit yang mati akan keluar sebagai bagian dari proses pembersihan alami tubuh.

Namun, jika nanah terus-menerus keluar dalam jangka waktu yang lama setelah pecah, hal ini bisa menandakan adanya “inti” bisul yang belum keluar sepenuhnya atau adanya infeksi sekunder yang masih aktif di bawah permukaan kulit. Penanganan yang tidak tepat pada fase ini, seperti memencet sisa benjolan dengan tangan kotor, justru dapat memperluas infeksi ke jaringan sekitarnya (selulitis) atau menyebabkan munculnya bisul baru di area lain. Oleh karena itu, perawatan luka yang steril dan penggunaan produk kesehatan yang tepat sangat krusial untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal.

Untuk membantu kamu menangani kondisi ini dengan aman, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan diagnosis yang tepat. Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan beberapa perlengkapan medis dasar untuk merawat luka bisul yang pecah tersebut agar tetap bersih dan terhindar dari kontaminasi bakteri lebih lanjut.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang dapat membantu proses penyembuhan bisul kamu? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Perawatan Bisul yang Ampuh

Dalam menangani bisul yang sudah pecah, fokus utama adalah menjaga kebersihan luka dan mencegah infeksi menyebar. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan secara mandiri di rumah:

1. Betadine Antiseptic Solution 15 ml

Betadine Antiseptic Solution mengandung bahan aktif Povidone Iodine 10%. Bahan ini bekerja sebagai antiseptik spektrum luas yang mampu membunuh bakteri, virus, dan jamur penyebab infeksi pada luka bisul yang terbuka. Cara kerjanya adalah dengan melepaskan iodium secara perlahan untuk mengoksidasi protein sel kuman sehingga kuman mati dan infeksi tidak menyebar ke area kulit sehat di sekitarnya.

Manfaat utamanya adalah mencegah timbulnya infeksi sekunder pada bisul yang sudah pecah dan membantu mengeringkan luka lebih cepat. Produk ini sangat penting untuk memastikan area bekas bisul tetap steril selama masa pengeluaran nanah sisa.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan area sekitar bisul yang pecah terlebih dahulu.
  • Oleskan atau teteskan Betadine secukupnya pada area luka menggunakan bantuan kassa steril atau cotton bud.
  • Dapat digunakan 2-3 kali sehari atau setiap kali mengganti perban.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Rivanol 0.1 Persen 100 ml

Rivanol adalah cairan antiseptik yang mengandung Etakridin laktat. Berbeda dengan antiseptik yang pekat, Rivanol lebih sering digunakan untuk mengompres luka atau membersihkan kotoran dan nanah pada luka terbuka karena sifatnya yang tidak terlalu mengiritasi jaringan kulit yang sensitif di sekitar bisul.

Manfaatnya adalah membantu melunakkan kerak atau nanah yang mengering sehingga sisa-sisa kotoran di dalam kantung bisul lebih mudah keluar. Pengompresan dengan Rivanol juga memberikan efek dingin yang dapat sedikit meredakan rasa nyut-nyutan pada area bisul yang meradang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Tuangkan cairan Rivanol secukupnya pada kassa steril.
  • Tempelkan kassa tersebut pada bisul yang masih mengeluarkan nanah sebagai kompres selama 5-10 menit.
  • Lakukan secara rutin agar nanah tidak menyumbat lubang pecahan bisul.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rivanol 0.1 Persen 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Aman Menangani Bisul Pecah
  1. Jangan pernah memencet bisul dengan paksa menggunakan kuku karena bisa memicu peradangan lebih dalam.
  2. Selalu cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah menyentuh area bisul.
  3. Pastikan semua alat yang menyentuh luka (seperti kassa) dalam kondisi steril dari kemasan.

3. Kassa Steril Onemed 16 x 16 cm

Kassa Steril Onemed adalah alat kesehatan esensial untuk perawatan luka. Terbuat dari bahan katun murni yang memiliki daya serap tinggi terhadap cairan, produk ini dirancang khusus agar bebas dari mikroorganisme melalui proses sterilisasi.

Manfaatnya sangat vital saat bisul sudah pecah tapi masih keluar nanah, yaitu untuk menyerap rembesan nanah tersebut agar tidak mengenai pakaian atau menyebar ke bagian kulit lain. Kassa ini juga berfungsi sebagai pelindung fisik agar luka bisul tidak terkena gesekan pakaian yang kasar atau debu dari lingkungan luar.

Cara penggunaan:

  • Ambil satu lembar kassa dari kemasan steril secara hati-hati.
  • Lipat sesuai ukuran bisul, lalu tempelkan di atas luka setelah diberi antiseptik.
  • Ganti kassa secara berkala apabila sudah terlihat penuh dengan rembesan nanah.

Produk ini termasuk kategori alat kesehatan yang aman digunakan secara mandiri.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kassa Steril Onemed di Toko Kesehatan Halodoc

4. Micropore 1 Inch x 5 Yard

Micropore adalah plester kertas yang bersifat hipoalergenik dan bebas lateks. Alat kesehatan ini digunakan untuk merekatkan kassa steril pada permukaan kulit. Keunggulan Micropore adalah memiliki pori-pori halus (breathable) sehingga memungkinkan udara tetap masuk ke kulit, yang sangat penting untuk membantu proses pengeringan luka.

Manfaatnya adalah menjaga agar kassa penutup bisul tetap berada di tempatnya tanpa menyebabkan iritasi kulit yang parah, bahkan bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Plester ini juga mudah dilepas tanpa menimbulkan rasa sakit berlebih pada area rambut di sekitar bisul.

Cara penggunaan:

  • Potong plester sesuai kebutuhan menggunakan gunting bersih.
  • Tempelkan pada pinggiran kassa untuk menguncinya pada kulit yang kering dan bersih.

Produk ini termasuk kategori alat kesehatan untuk penggunaan luar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Micropore di Toko Kesehatan Halodoc

5. Panadol 500 mg 10 Kaplet

Panadol mengandung bahan aktif Paracetamol 500 mg. Paracetamol bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Pada kasus bisul yang meradang hebat, rasa nyeri biasanya tidak langsung hilang meski bisul sudah pecah, apalagi jika masih terjadi proses inflamasi aktif yang ditandai dengan keluarnya nanah.

Manfaat produk ini adalah untuk meredakan rasa sakit atau sensasi berdenyut pada area bisul sehingga kamu tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Selain itu, Panadol juga bermanfaat jika kondisi bisul yang pecah disertai dengan gejala sistemik seperti meriang atau demam ringan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 kaplet, 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan. Maksimal 8 kaplet dalam 24 jam.
  • Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Panadol 500 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Mengapa Bisul Masih Mengeluarkan Nanah Setelah Pecah?

Ketika bisul sudah pecah tapi masih keluar nanah, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang perlu kamu pahami agar tidak salah dalam mengambil tindakan:

1. Sisa Core (Mata Bisul) yang Belum Keluar

Bisul seringkali memiliki bagian tengah yang keras yang disebut sebagai “inti” atau “mata” bisul. Inti ini merupakan pusat infeksi yang terdiri dari jaringan mati dan bakteri yang memadat. Jika hanya cairan nanah encer yang keluar saat pecah dan intinya masih tertinggal di dalam, maka tubuh akan terus memproduksi nanah untuk mencoba mendorong sisa jaringan tersebut keluar. Selama inti tersebut masih ada, lubang bisul tidak akan menutup dan nanah akan terus merembes.

2. Kedalaman Infeksi (Bisul yang Dalam)

Beberapa jenis bisul, terutama yang disebut sebagai karbunkel, memiliki jalur infeksi yang lebih dalam di bawah dermis. Meskipun satu bagian sudah pecah di permukaan, namun kantung-kantung nanah di bawahnya mungkin belum sepenuhnya terkuras. Hal ini menyebabkan nanah keluar secara bertahap dalam beberapa hari.

3. Kebersihan yang Kurang Terjaga

Jika lubang bisul yang sudah terbuka terpapar oleh debu, keringat, atau bakteri dari tangan, dapat terjadi superinfeksi atau infeksi tambahan. Hal ini membuat proses peradangan terus berlanjut dan produksi nanah meningkat sebagai respon imun tubuh melawan bakteri baru yang masuk.

Cara Merawat Bisul yang Sudah Pecah di Rumah

Perawatan luka pasca pecahnya bisul sangat menentukan kecepatan penyembuhan. Berikut adalah panduan langkah demi langkah yang bisa kamu ikuti:

1. Kompres Hangat Secara Rutin

Gunakan kain bersih yang direndam air hangat (bukan panas) untuk mengompres area bisul selama 15 menit, sebanyak 3-4 kali sehari. Kompres hangat berfungsi untuk meningkatkan aliran darah ke area luka dan membantu sisa nanah di dalam keluar secara alami tanpa perlu dipencet paksa.

2. Bersihkan Nanah yang Keluar dengan Lembut

Gunakan kassa steril yang dibasahi Rivanol untuk membersihkan nanah yang merembes keluar. Usap dengan gerakan satu arah dari area luka ke luar untuk mencegah penyebaran bakteri ke kulit yang sehat.

3. Gunakan Antiseptik dan Tutup Luka

Setelah dibersihkan, oleskan Povidone Iodine untuk mensterilkan area tersebut. Kemudian, tutup dengan kassa steril dan rekatkan dengan plester. Luka bisul yang terbuka sebaiknya tidak dibiarkan terpapar udara bebas jika masih mengeluarkan cairan untuk menghindari kontaminasi silang.

4. Hindari Penggunaan Salep Sembarangan

Jangan mengoleskan salep antibiotik resep milik orang lain tanpa saran dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi bakteri. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah untuk mendapatkan kebutuhan perawatan luka yang tepat.

Studi Mengenai Perawatan Infeksi Kulit

The Journal of Infectious Diseases menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan antiseptik topikal spektrum luas seperti Povidone Iodine sangat efektif dalam menurunkan kolonisasi bakteri Staphylococcus aureus pada luka kulit terbuka.

Studi tersebut menegaskan bahwa manajemen luka yang tepat dengan menjaga kelembapan yang pas dan sterilitas area luka dapat mempercepat fase proliferasi sel kulit baru. Hal ini sangat relevan untuk kondisi bisul yang pecah agar jaringan kulit segera menutup kembali setelah nanah benar-benar bersih.

Jika setelah melakukan perawatan mandiri selama 2-3 hari bisul tidak kunjung membaik, nanah justru semakin banyak, muncul garis merah dari lokasi bisul, atau kamu mengalami demam tinggi, segera cari bantuan medis profesional. Komplikasi dari bisul yang tidak tertangani dengan baik bisa berkembang menjadi abses yang lebih besar atau infeksi darah (sepsis).

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan dan alat kesehatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan penanganan yang lebih spesifik.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Boils and Carbuncles: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. How to Treat a Boil at Home Safely.
NHS UK. Diakses pada 2026. Boils – Treatment and Prevention.
Healthline. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About Boils.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Infeksi Kulit dan Cara Penanganannya.

FAQ

1. Apakah boleh memencet sisa nanah pada bisul yang sudah pecah?

Sangat tidak disarankan untuk memencetnya secara paksa. Biarkan nanah keluar secara alami dengan bantuan kompres hangat. Memencet dengan tangan justru bisa mendorong bakteri masuk lebih dalam ke aliran darah atau menyebabkan jaringan parut yang permanen.

2. Bolehkah bisul yang pecah terkena air saat mandi?

Boleh, namun pastikan kamu menggunakan sabun antiseptik yang lembut dan segera keringkan area tersebut dengan handuk bersih yang ditepuk-tepuk perlahan (jangan digosok). Setelah kering, segera gunakan antiseptik dan tutup kembali dengan kassa steril.

3. Berapa lama biasanya bisul akan sembuh setelah pecah?

Secara normal, bisul akan mulai mengering dan menutup dalam waktu 1 hingga 2 minggu setelah pecah, asalkan nanah di dalamnya sudah benar-benar keluar semua dan kebersihan luka terjaga dengan baik.

4. Apa tandanya jika bisul yang pecah mengalami infeksi parah?

Tanda-tandanya meliputi area kemerahan yang semakin meluas, rasa nyeri yang semakin hebat dan berdenyut, nanah berbau busuk, munculnya garis-garis merah di kulit sekitar bisul, serta adanya gejala sistemik seperti demam atau menggigil.


## Punya Masalah Bisul yang Tak Kunjung Sembuh? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti bisul yang meradang atau luka yang sulit kering, tapi bingung harus melakukan tindakan apa? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.