• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bolehkah Makan Mi Instan saat Hamil?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bolehkah Makan Mi Instan saat Hamil?

Bolehkah Makan Mi Instan saat Hamil?

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 28 Maret 2022

“Mi instan menjadi makanan yang digemari semua kalangan. Selain rasanya yang memang sangat enak, makanan satu ini sangat praktis dan mudah dibuat. Namun, bolehkah makan mi instan saat hamil?”

Bolehkah Makan Mi Instan saat Hamil?

Halodoc, Jakarta – Siapa tak suka mi instan? Makanan satu ini memang punya rasa gurih yang nikmat, praktis dan mudah dibuat. Bahkan, mi instan menjadi makanan siap saji yang populer di Indonesia dengan angka konsumsi antara 1 hingga 6 kali setiap minggunya. Sayangnya, makanan satu ini bisa dikategorikan dalam makanan tidak sehat, terlebih untuk ibu hamil.

Tepung menjadi bahan dasar untuk membuat mi instan. Selain itu, ada banyak bahan tambahan lainnya dan melalui proses fortifikasi untuk bisa mendapatkan nutrisi yang diperlukan. Meski konsumsinya dianggap aman oleh BPOM, tetapi porsi yang berlebihan tetap saja dapat memicu efek negatif untuk kesehatan.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menyebutkan, mengonsumsi mi instan dua kali dalam satu minggu meningkatkan risiko terjadinya sindrom metabolik. Ini adalah kumpulan masalah kesehatan yang berupa hipertensi, menumpuknya lemak pada perut, kolesterol dan gula darah tinggi, hingga kadar trigliserida tinggi. 

Lalu, Bolehkah Makan Mi Instan saat Hamil?

Seperti kebanyakan, mi instan juga bisa menjadi solusi praktis untuk ibu hamil yang kerap merasa lapar. Akan tetapi, jangan lupa bahwa semua makanan maupun minuman yang ibu konsumsi dapat memengaruhi tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Misalnya, kandungan sodium dan garam yang tinggi pada mi instan bisa berdampak pada tekanan darah tinggi. Sayangnya, hipertensi yang terjadi pada ibu hamil merupakan kondisi yang membahayakan, baik pada ibu maupun janin. 

Tidak ada aturan pasti yang menyebutkan berapa banyak ibu hamil boleh makan mi instan. Namun, kalau ibu memang sangat ingin menyantapnya, tidak ada salahnya selama masih dalam porsi yang wajar dan tidak berlebihan. Selain itu, terapkan pula tips berikut ini agar konsumsi mi instan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ibu. 

  • Kurangi banyaknya bumbu yang dipakai. Ibu bisa menggunakan setengah dari bumbu yang tersedia atau bisa meracik bumbu sendiri untuk membuat mi instan jadi lebih nikmat. 
  • Tambahkan beberapa sumber protein. Bisa berupa potongan daging, telur, ikan, atau seafood.
  • Tambahkan pula sayuran. Misalnya, irisan wortel, tomat, sawi hijau, bayam atau brokoli. Pastikan semua sayuran dan bahan dimasak sampai matang, ya!

Bagaimanapun juga, mi instan termasuk makanan olahan, sehingga konsumsinya tetap harus dibatasi, terutama untuk ibu hamil. Sementara itu, makanan yang sebaiknya dikonsumsi saat hamil adalah makanan alami dan sehat. Tak hanya untuk kesehatan ibu, konsumsi makanan dengan nutrisi yang tepat juga berdampak positif untuk kesehatan janin. 

Perlu diperhatikan pula, sebaiknya hindari menambahkan nasi ketika ibu mengonsumsi mi instan. Sebab, mi instan adalah jenis makanan tinggi karbohidrat, sehingga menambah nasi akan membuat asupan karbohidrat pada tubuh menjadi berlebihan. Dampaknya tentu saja asupan gula darah ibu akan meningkat yang mengarah pada risiko diabetes pada kehamilan atau diabetes gestasional. 

Tak hanya itu, ibu juga perlu mencukupi asupan air putih harian. Ini karena kebutuhan cairan ibu selama hamil akan meningkat lebih tinggi dari biasanya. Bukan tanpa alasan, air akan membantu pembentukan cairan ketuban yang membawa nutrisi menuju ke janin, mencegah terjadinya banyak masalah pencernaan, dan lainnya. 

Tak terpenuhinya asupan cairan harian akan meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi, sembelit, hingga menurunnya volume cairan ketuban. Apabila ibu merasakan adanya gejala tersebut, segera buat janji dengan dokter kandungan di rumah sakit terdekat. Gunakan aplikasi Halodoc untuk memudahkan booking, ibu bisa download aplikasi Halodoc di Play Store maupun App Store. 

Referensi: 
Shin, et al. 2014. Diakses pada 2022. Instant noodle intake and dietary patterns are associated with distinct cardiometabolic risk factors in Korea. Journal of Nutrition 144(8): pp. 1247-55.
Mom Junction. Diakses pada 2022. Is it safe to eat instant noodles during pregnancy?
Baby Center. Diakses pada 2022. Is it safe to eat foods with MSG while pregnant?