Maksimalkan Bakar Lemak dengan Brisk Walking

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Suplemen dan Produk Kesehatan Pendukung
- Teknik dan Manfaat Brisk Walking bagi Tubuh
- Studi Terkait
- FAQ
Banyak orang mengira bahwa olahraga yang efektif harus selalu intensitas tinggi seperti lari maraton atau angkat beban berat. Padahal, ada aktivitas sederhana namun sangat bertenaga untuk meningkatkan kualitas hidup, yaitu brisk walking. Secara harfiah, brisk walking adalah teknik jalan cepat yang dilakukan dengan kecepatan di atas jalan santai namun belum mencapai intensitas lari. Olahraga ini menjadi favorit karena minim risiko cedera dan bisa dilakukan oleh hampir semua kelompok usia.
Menjaga kebugaran melalui jalan cepat bukan sekadar menggerakkan kaki. Aktivitas ini melibatkan koordinasi jantung, paru-paru, dan otot besar di seluruh tubuh. Di tengah kesibukan masyarakat perkotaan, menyisihkan waktu 30 menit sehari untuk jalan cepat dapat memberikan dampak signifikan dalam menurunkan risiko penyakit degeneratif. Namun, untuk mendapatkan hasil yang optimal, kamu juga perlu didukung oleh asupan nutrisi dan perlindungan otot yang tepat agar tubuh tetap prima sebelum dan sesudah berolahraga.
Penting bagi kamu untuk memastikan kondisi fisik siap melakukan aktivitas fisik secara rutin. Terkadang, rasa lelah atau nyeri sendi menjadi penghalang utama bagi seseorang untuk memulai kebiasaan sehat ini. Di sinilah peran suplemen dan produk kesehatan menjadi penting sebagai penunjang performa tubuhmu agar tidak mudah lelah dan terhindar dari kram otot.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang mendukung aktivitas jalan cepat kamu? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Suplemen dan Produk Kesehatan Pendukung
Agar aktivitas olahraga kamu berjalan lancar dan tubuh tetap bugar, berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang bisa kamu temukan dengan mudah. Pastikan kamu selalu sedia produk ini di rumah agar rutinitas olahraga tidak terganggu. Kamu bisa mendapatkan produk diantar ke rumah dengan praktis melalui layanan Halodoc.
1. Enervon-C 30 Tablet
Enervon-C adalah suplemen multivitamin yang mengandung kombinasi Vitamin C 500 mg, Vitamin B1, B2, B6, B12, Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat. Kandungan vitamin B kompleks di dalamnya berfungsi sangat krusial dalam metabolisme energi, yaitu membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi yang kamu butuhkan saat melakukan jalan cepat.
Manfaat utamanya adalah menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit meski rutin beraktivitas fisik dan membantu memulihkan energi setelah lelah berolahraga. Vitamin C berperan sebagai antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang terbentuk saat tubuh melakukan aktivitas fisik yang meningkat.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet sehari, sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Simpan di tempat sejuk dan kering untuk menjaga stabilitas vitamin.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Viostin DS 5 Kaplet
Viostin DS mengandung Glucosamine HCl, Chondroitin Sulphate, serta mineral pendukung seperti Magnesium, Zinc, dan Vitamin C. Cara kerjanya adalah dengan merangsang pembentukan tulang rawan sendi dan menjaga kekentalan cairan sendi (sinovial). Saat melakukan brisk walking, sendi lutut dan pergelangan kaki bekerja lebih keras menahan beban tubuh, sehingga nutrisi sendi sangat dibutuhkan.
Manfaat produk ini adalah membantu meredakan kaku dan nyeri pada sendi serta mencegah terjadinya osteoarthritis atau pengapuran sendi akibat aktivitas fisik yang berulang. Ini sangat cocok bagi kamu yang mulai merasakan sedikit hambatan di lutut saat mencoba jalan cepat dalam durasi lama.
Dosis dan aturan pakai:
- Pencegahan/Pemeliharaan: 1 kali sehari 1 kaplet.
- Pengobatan/Nyeri Sendi: 2-3 kali sehari 1 kaplet.
Obat ini termasuk golongan suplemen makanan. Hindari penggunaan jika kamu memiliki alergi terhadap makanan laut (seafood) karena bahan bakunya berasal dari cangkang udang/kepiting.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Viostin DS 5 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Memulai Brisk Walking untuk Pemula
- Gunakan sepatu olahraga yang memiliki bantalan tumit yang baik untuk meredam guncangan.
- Lakukan pemanasan statis dan dinamis selama 5-10 menit untuk melenturkan otot kaki.
- Mulai dengan durasi singkat (15 menit) dan tingkatkan secara bertahap setiap minggunya.
3. Sangobion 10 Kapsul
Sangobion mengandung Ferrous Gluconate (zat besi), Manganese Sulfate, Copper Sulfate, Vitamin C, Asam Folat, dan Vitamin B12. Zat besi adalah komponen utama pembentuk hemoglobin dalam sel darah merah. Hemoglobin bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh otot yang bekerja saat jalan cepat.
Manfaatnya adalah mencegah gejala anemia seperti cepat lelah, pusing, dan napas pendek saat berolahraga. Jika kadar hemoglobinmu cukup, distribusi oksigen ke otot akan lebih lancar, sehingga kamu tidak mudah merasa “ngos-ngosan” atau kehilangan tenaga saat berjalan cepat.
Dosis dan aturan pakai:
- 1 kapsul sehari, diminum sewaktu atau sesudah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Konsumsi suplemen zat besi terkadang menyebabkan feses berwarna hitam, hal ini normal dan tidak berbahaya.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
4. Counterpain Cream 30 g
Counterpain adalah salep pereda nyeri otot yang mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Eugenol. Cara kerjanya adalah dengan memberikan sensasi hangat pada area kulit yang dioleskan, yang kemudian membantu melancarkan sirkulasi darah dan merelaksasi otot yang tegang atau kram setelah berjalan jauh.
Manfaat utamanya adalah meredakan nyeri otot, nyeri sendi, dan keseleo yang mungkin timbul akibat teknik jalan cepat yang kurang tepat atau beban latihan yang tiba-tiba meningkat. Sensasi panasnya membantu mengalihkan rasa nyeri sehingga proses pemulihan otot menjadi lebih nyaman.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan pada bagian yang sakit sebanyak 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan.
Hanya untuk pemakaian luar. Jangan dioleskan pada luka terbuka atau selaput lendir. Obat ini termasuk golongan obat bebas.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. CDR 10 Tablet Effervescent
CDR (Calcium-D-Redoxon) mengandung Kalsium, Vitamin C, Vitamin D, dan Vitamin B6 dalam bentuk tablet larut air. Kalsium dan Vitamin D bekerja sama untuk menjaga kepadatan tulang, yang sangat penting sebagai fondasi tubuh saat menopang berat badan selama aktivitas jalan cepat yang berulang-ulang.
Manfaatnya adalah membantu pembentukan tulang yang kuat dan mencegah pengeroposan tulang (osteoporosis). Vitamin B6 di dalamnya juga membantu metabolisme protein yang penting untuk perbaikan jaringan otot. Bentuknya yang effervescent membuatnya mudah diserap tubuh dan memberikan kesegaran tambahan karena rasa jeruknya.
Dosis dan aturan pakai:
- 1 tablet effervescent per hari, dilarutkan dalam segelas air.
Suplemen ini termasuk golongan obat bebas. Sebaiknya segera diminum setelah dilarutkan agar kandungan vitaminnya tidak teroksidasi oleh udara.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan CDR 10 Tablet Effervescent di Toko Kesehatan Halodoc
Teknik dan Manfaat Brisk Walking bagi Tubuh
Memahami bahwa brisk walking adalah aktivitas yang lebih intens dari sekadar berjalan kaki, maka teknik yang benar sangat diperlukan. Kecepatan rata-rata jalan cepat biasanya berkisar antara 4,8 km/jam hingga 7 km/jam. Cara termudah untuk mengeceknya adalah dengan “tes bicara”; jika kamu bisa berbicara tetapi tidak bisa bernyanyi saat berjalan, berarti kamu sudah berada di zona jalan cepat.
1. Postur Tubuh yang Benar
Berdiri tegak dengan bahu rileks dan tidak membungkuk. Arahkan pandangan ke depan sekitar 3-5 meter, bukan ke arah kaki. Pastikan leher tetap sejajar dengan tulang belakang untuk menghindari ketegangan otot leher.
2. Gerakan Lengan dan Kaki
Tekuk siku sekitar 90 derajat dan ayunkan lengan maju-mundur mengikuti irama langkah kaki. Saat melangkah, mendaratlah menggunakan tumit terlebih dahulu, kemudian gulingkan telapak kaki hingga ke ujung jari (jempol) untuk melakukan tolakan ke langkah berikutnya.
3. Manfaat Kesehatan Jangka Panjang
Melakukan jalan cepat secara rutin dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Selain itu, aktivitas ini sangat efektif untuk membakar kalori dan membantu manajemen berat badan tanpa membebani persendian secara berlebihan seperti saat berlari.
Studi Mengenai Brisk Walking
British Journal of Sports Medicine menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa berjalan dengan kecepatan tinggi (brisk walking) dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 24% dibandingkan dengan jalan santai.
Penelitian ini menegaskan bahwa intensitas langkah kaki lebih berpengaruh terhadap kesehatan jantung daripada sekadar jumlah langkah harian. Semakin cepat ritme jalan seseorang, semakin baik pula elastisitas pembuluh darah dan kapasitas paru-parunya dalam jangka panjang.
Jika kamu mengalami keluhan seperti nyeri lutut yang tidak kunjung hilang atau sesak napas yang tidak biasa saat mencoba jalan cepat, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter Halodoc agar mendapatkan diagnosis yang akurat. Konsultasi dini dapat mencegah cedera yang lebih serius di kemudian hari.
Kamu bisa mendapatkan suplemen dan obat-obatan pendukung aktivitas olahragamu dengan praktis, 100% asli, dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Tetap aktif dan jaga kesehatanmu setiap hari!
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Walking: Trim your waistline, improve your health.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2026. 10,000 steps a day, or a shorter brisk walk?.
Better Health Channel Victoria. Diakses pada 2026. Walking for good health.
British Journal of Sports Medicine. Diakses pada 2026. Self-rated walking pace and all-cause, cardiovascular disease and cancer mortality: individual participant data meta-analysis of 50 225 walkers in England and Scotland.
FAQ
1. Apa bedanya jalan santai dengan brisk walking?
Perbedaan utamanya terletak pada kecepatan dan intensitas. Brisk walking membutuhkan kecepatan minimal sekitar 5 km/jam di mana detak jantung meningkat dan napas menjadi lebih berat, sementara jalan santai dilakukan tanpa peningkatan detak jantung yang signifikan.
2. Berapa lama waktu yang ideal untuk melakukan jalan cepat setiap hari?
Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyarankan aktivitas aerobik intensitas sedang seperti jalan cepat selama minimal 150 menit per minggu, atau sekitar 30 menit setiap hari selama 5 hari dalam seminggu.
3. Apakah jalan cepat efektif untuk menurunkan berat badan?
Ya, jalan cepat sangat efektif membakar lemak jika dilakukan secara konsisten dan dibarengi dengan pola makan sehat. Dalam 30 menit, seseorang dapat membakar sekitar 150-200 kalori tergantung pada berat badan dan kecepatannya.
4. Bolehkah penderita lansia melakukan brisk walking?
Tentu saja. Jalan cepat adalah salah satu olahraga terbaik untuk lansia karena low-impact (rendah benturan) sehingga aman bagi persendian tulang yang mungkin sudah mulai rapuh, asalkan dilakukan dengan sepatu yang tepat dan pemanasan yang cukup.
## Ingin Memulai Rutinitas Brisk Walking tapi Takut Lutut Sering Nyeri? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu ingin mulai aktif berolahraga jalan cepat demi kesehatan jantung, tapi merasa khawatir dengan kondisi fisik atau bingung memilih suplemen yang tepat? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.



