Ad Placeholder Image

Buah Pala: Ini Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

6 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   15 Juni 2026

Myristicin dalam buah pala memberikan efek relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur.

Buah Pala: Ini Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya untuk KesehatanBuah Pala: Ini Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya untuk Kesehatan

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu mendengar tentang buah palapa? Dalam dunia kesehatan herbal dan rempah-rempah Indonesia, istilah ini sering kali merujuk pada buah pala (Myristica fragrans). Rempah yang memiliki aroma khas dan menghangatkan ini tidak hanya digunakan sebagai penyedap masakan andalan, tetapi juga telah berabad-abad dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai macam keluhan penyakit ringan.

Penting bagi kita untuk mengetahui manfaat serta batas aman konsumsi dari rempah yang satu ini. Sebab, di balik khasiatnya yang sangat melimpah untuk tubuh, konsumsi ekstrak atau bubuk buah palapa dalam jumlah yang terlalu berlebihan justru dapat memicu efek samping tertentu. Oleh karena itu, jika kamu ingin menggunakannya sebagai jalur pengobatan alternatif di rumah, pastikan untuk memahaminya dengan baik dan bijak.

Apabila kamu memiliki riwayat kondisi medis tertentu, sedang hamil, atau ingin mencoba pengobatan herbal secara intensif, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi dokter spesialis terlebih dahulu guna mencegah terjadinya komplikasi atau interaksi obat. Di sisi lain, jika kamu mencari alternatif yang lebih praktis, kamu juga bisa membeli vitamin, suplemen, atau obat-obatan herbal yang sudah tervalidasi dan teruji klinis keamanannya.

Nah, mau tahu apa saja kandungan nutrisi dan manfaat dari buah palapa ini untuk kesehatan tubuh kamu? Berikut ulasannya secara lengkap!

Kandungan Nutrisi Buah Palapa

Sebelum membahas manfaatnya lebih jauh, kamu perlu tahu bahwa buah palapa atau pala mengandung senyawa fitokimia dan nutrisi yang sangat kaya. Meskipun ukurannya kecil dan biasanya hanya dikonsumsi dalam jumlah sejumput sebagai bumbu, rempah ini menyumbangkan nutrisi yang tidak bisa diremehkan.

1. Minyak Atsiri (Minyak Esensial)

Kandungan utama yang membuat buah palapa memiliki aroma kuat adalah minyak atsiri. Senyawa aktif seperti myristicin, elemicin, eugenol, dan safrole mendominasi komposisi rempah ini. Senyawa inilah yang memberikan efek antioksidan, antiinflamasi, dan sifat menenangkan bagi sistem saraf.

2. Vitamin dan Mineral Penting

Dalam takaran tertentu, buah ini juga menyumbangkan asupan mangan, magnesium, tembaga, dan zat besi. Mangan berperan penting dalam proses pembekuan darah dan metabolisme tubuh, sementara magnesium membantu menjaga kesehatan fungsi saraf serta otot. Rempah ini juga mengandung vitamin C, vitamin A, serta folat meski dalam jumlah yang moderat.

3. Antioksidan Kuat

Buah palapa kaya akan antioksidan, termasuk senyawa fenolik dan sianidin. Senyawa-senyawa ini bertugas menangkal radikal bebas yang sering menjadi penyebab stres oksidatif pada sel-sel tubuh. Dengan asupan antioksidan yang cukup, tubuh dapat terhindar dari berbagai risiko penyakit kronis di masa depan.

Tips Aman Mengonsumsi Buah Palapa
  1. Gunakan hanya dalam jumlah kecil (sekitar secubit atau setengah sendok teh) per porsi masakan.
  2. Hindari konsumsi langsung dalam jumlah besar karena kandungan myristicin berlebih dapat menyebabkan mual, pusing, hingga halusinasi.
  3. Simpan di tempat yang kering dan kedap udara agar kualitas minyak atsirinya tidak mudah menguap.

Manfaat Buah Palapa untuk Kesehatan

Berkat senyawa aktif myristicin, eugenol, serta berbagai vitamin dan mineral di dalamnya, buah palapa atau pala menawarkan sederet manfaat kesehatan yang luar biasa. Berikut adalah beberapa khasiat utama yang bisa kamu dapatkan:

1. Meningkatkan Kualitas Tidur

Bagi kamu yang sering mengalami insomnia atau kesulitan tidur di malam hari, rempah ini bisa menjadi solusi alami yang ampuh. Sejumput bubuk buah palapa yang dicampurkan ke dalam segelas susu hangat terbukti dapat memberikan efek sedatif (menenangkan) yang ringan. Kandungan magnesiumnya membantu meredakan ketegangan saraf, sekaligus memicu pelepasan serotonin yang nantinya diubah menjadi hormon tidur, yaitu melatonin.

2. Meredakan Peradangan dan Nyeri Otot

Kandungan minyak esensial seperti myristicin, elemicin, dan eugenol memiliki sifat antiinflamasi yang sangat kuat. Penggunaan minyak ekstrak buah palapa yang dioleskan pada kulit sering kali dimanfaatkan untuk meredakan nyeri otot, pembengkakan pada sendi, hingga linu panggul. Mengonsumsinya dalam jumlah wajar pada masakan juga membantu meredakan peradangan dari dalam tubuh.

3. Menjaga Kesehatan dan Fungsi Otak

Di era kuno, peradaban Romawi dan Yunani menggunakan rempah ini sebagai tonik otak yang mujarab. Senyawa myristicin dan macelignan yang terdapat di dalamnya diyakini dapat membantu mengurangi degradasi jalur saraf dan fungsi kognitif. Hal ini membuat rempah tersebut potensial dalam mencegah penyakit neurodegeneratif, seperti penyakit Alzheimer dan demensia, serta membantu meningkatkan daya ingat secara keseluruhan.

4. Melancarkan Sistem Pencernaan

Jika kamu mengalami perut kembung, sembelit, atau produksi gas yang berlebihan, rempah aromatik ini dapat diandalkan. Minyak atsiri di dalam buah palapa memiliki efek karminatif yang mampu merangsang sekresi cairan lambung. Proses ini pada akhirnya akan mempermudah usus dalam mencerna makanan keras dan melancarkan pergerakan usus, sehingga rasa begah atau masuk angin dapat teratasi dengan cepat.

5. Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi

Sifat antibakteri alami pada buah palapa sangat efektif untuk melawan bakteri jahat di dalam rongga mulut, seperti Streptococcus mutans, yang menjadi penyebab utama gigi berlubang dan radang gusi. Tak heran jika ekstrak rempah ini sering ditemukan dalam beberapa produk pasta gigi atau obat kumur herbal komersial karena kemampuannya dalam menghilangkan bau mulut secara efektif.

Studi Mengenai Khasiat Buah Pala

Journal of Neuroimmunology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa senyawa aktif dalam buah pala (myristicin) menunjukkan efek neuroprotektif yang signifikan. Studi ini menyoroti kemampuannya dalam mengurangi peradangan pada sel-sel otak.

Temuan klinis ini semakin memperkuat penggunaan tradisional rempah ini sebagai penenang sistem saraf. Dengan menekan aktivitas enzim spesifik yang merusak neurotransmitter di otak, senyawa dari rempah ini dapat menjaga koneksi antar sel saraf tetap optimal, sehingga sangat bermanfaat untuk mempertahankan ketajaman kognitif di usia lanjut.

Jika kamu kerap merasakan gejala gangguan tidur berkepanjangan, nyeri otot kronis, atau masalah pencernaan yang tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri. Mengetahui penyebab pastinya sedini mungkin akan menghindarkan kamu dari risiko komplikasi di masa depan.

Selain mencoba alternatif herbal dengan bijak, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui layanan telemedis. Jangan tunggu hingga gejala memburuk, ya!

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2024. 8 Science-Backed Benefits of Nutmeg.
WebMD. Diakses pada 2024. Nutmeg: Health Benefits, Nutrition, and Uses.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2024. Phytochemistry and pharmacology of Myristica fragrans (nutmeg).
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Herbal supplements: What to know before you buy.

FAQ

1. Apakah buah palapa aman dikonsumsi setiap hari?

Buah palapa atau pala sangat aman dikonsumsi setiap hari asalkan digunakan dalam takaran yang wajar, yakni sebagai bumbu masakan. Konsumsi lebih dari 2 sendok teh bubuk murni per hari sangat dilarang karena berisiko memicu intoksikasi myristicin yang berbahaya bagi tubuh.

2. Apa efek samping jika mengonsumsi buah palapa secara berlebihan?

Efek samping utama dari overdosis rempah ini adalah keracunan myristicin. Gejala awalnya meliputi mual, pusing, mulut kering, hingga jantung berdebar. Pada kasus yang parah, kondisi ini bisa memicu halusinasi, kebingungan mental, dan kejang.

3. Bagaimana cara menggunakan buah palapa untuk mengatasi susah tidur?

Kamu bisa menambahkan sejumput (sekitar seperempat sendok teh) bubuk buah palapa ke dalam segelas susu hangat atau teh kamomil. Minum campuran tersebut sekitar 30 hingga 45 menit sebelum jam tidur untuk merilekskan otot dan menenangkan sistem saraf.

4. Bisakah ibu hamil mengonsumsi rempah ini?

Ibu hamil diperbolehkan mengonsumsinya dalam jumlah sangat kecil (hanya sebagai taburan bumbu masakan). Namun, ibu hamil sangat dilarang keras mengonsumsi suplemen ekstrak atau bubuk pala dalam dosis besar karena senyawa aktif di dalamnya berisiko merangsang kontraksi rahim dan memicu keguguran dini.