Ad Placeholder Image

Busui, Ketahui 10 Mitos Fakta Tentang Menyusui

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Banyak mitos menyusui beredar, padahal tidak semuanya benar dan justru bisa membuat ibu ragu dalam memberikan ASI.

Busui, Ketahui 10 Mitos  Fakta Tentang MenyusuiBusui, Ketahui 10 Mitos  Fakta Tentang Menyusui

DAFTAR ISI


Istilah busui adalah singkatan dari ibu menyusui, sebuah fase krusial dalam kehidupan seorang wanita setelah melahirkan. Pada masa ini, tubuh ibu tidak hanya berfokus pada pemulihan pasca persalinan, tetapi juga bekerja ekstra keras untuk memproduksi Air Susu Ibu (ASI) sebagai sumber nutrisi utama bagi bayi. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI sangat merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun dengan tambahan Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Masa menyusui merupakan periode yang membutuhkan asupan kalori dan nutrisi yang jauh lebih tinggi dibandingkan saat hamil. Seorang busui membutuhkan tambahan sekitar 400 hingga 500 kalori per hari untuk memastikan kelancaran produksi ASI. Tidak hanya makronutrien seperti protein dan lemak sehat, kebutuhan mikronutrien seperti kalsium, zat besi, asam folat, dan DHA juga melonjak tajam. Jika asupan dari makanan sehari-hari tidak mencukupi, tubuh ibu akan mengambil cadangan nutrisi dari tulang dan jaringan ibu sendiri, yang bisa memicu kelelahan ekstrem, pengeroposan tulang, hingga anemia.

Selain faktor nutrisi, banyak ibu menyusui juga menghadapi kendala produksi ASI yang tidak stabil akibat stres, kurang tidur, atau ketidakseimbangan hormon. Prolaktin dan oksitosin adalah dua hormon utama yang mengendalikan produksi dan aliran ASI. Ketika ibu kelelahan atau stres, hormon kortisol akan meningkat dan menghambat kerja oksitosin, sehingga ASI menjadi seret. Oleh karena itu, dukungan dari lingkungan sekitar serta suplementasi yang tepat sangat dibutuhkan agar ibu tetap sehat dan bayi tumbuh optimal.

Jika kamu merasa produksi ASI mulai menurun atau ingin memastikan kualitas ASI tetap bernutrisi tinggi, penggunaan suplemen laktasi atau multivitamin khusus busui bisa menjadi solusi praktis. Untuk mempermudah, kamu bisa beli obat dan vitamin laktasi online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah. Nah, mau tahu apa saja pilihan suplemen dan pelancar ASI yang aman serta efektif? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Suplemen dan Vitamin untuk Busui

Kualitas dan kuantitas ASI sangat bergantung pada nutrisi yang dikonsumsi oleh ibu. Berikut adalah beberapa pilihan multivitamin dan suplemen pelancar ASI (galaktagog) yang terbukti aman, efektif, dan umum direkomendasikan untuk memenuhi kebutuhan ibu menyusui.

1. Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold 60 Kapsul

Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold adalah suplemen multivitamin yang diformulasikan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ganda pada masa kehamilan dan menyusui. Suplemen ini mengandung 17 nutrisi esensial, termasuk Asam Folat, Yodium, Kalsium, Zat Besi, dan Omega-3 (DHA & EPA) yang diekstrak dari minyak ikan tanpa bau amis.

Cara kerja suplemen ini adalah dengan mensuplai langsung vitamin dan mineral ke dalam aliran darah ibu yang kemudian diserap ke dalam ASI. Kandungan DHA sangat penting untuk perkembangan otak, saraf, dan penglihatan bayi. Sementara itu, kalsium dan zat besi mencegah ibu mengalami osteoporosis dan anemia pasca melahirkan. Keunggulan produk ini adalah menggunakan zat besi dalam bentuk Iron (II) Glycinate yang ramah di lambung dan tidak menyebabkan sembelit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 2 kapsul per hari, diminum setelah makan, atau sesuai petunjuk dokter.

Obat ini termasuk golongan suplemen/obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan pastikan untuk tidak melebihi dosis anjuran, terutama jika sedang mengonsumsi suplemen lain yang juga mengandung asam folat atau zat besi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Blackmores Pregnancy & Breast-Feeding Gold 60 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Folamil Genio 30 Kapsul

Folamil Genio adalah multivitamin komprehensif yang sering direkomendasikan oleh dokter kandungan sejak masa program hamil, kehamilan, hingga masa menyusui. Produk ini mengandung kombinasi DHA, ARA (Arachidonic Acid), Asam Folat, Beta-karoten, Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12), Kalsium, dan Zat Besi.

Nutrisi aktif DHA dan ARA dalam suplemen ini berperan penting dalam pembentukan membran sel saraf otak dan retina mata bayi yang disalurkan lewat ASI. Vitamin B kompleks di dalamnya berfungsi memperbaiki metabolisme energi ibu, sehingga busui tidak mudah merasa lelah meskipun harus sering terbangun di malam hari. Selain itu, asam folat membantu pembentukan sel darah merah baru, mencegah anemia pada ibu menyusui.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1 kapsul lunak per hari, dikonsumsi setelah makan.

Obat ini termasuk golongan suplemen/obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Karena mengandung zat besi, feses mungkin akan berwarna sedikit lebih gelap, yang mana merupakan hal normal.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Folamil Genio 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Sukses Menyusui Bebas Stres
  1. Penuhi Kebutuhan Cairan: Ibu menyusui wajib minum setidaknya 3 liter (12-13 gelas) air per hari karena bahan baku utama ASI adalah air.
  2. Perhatikan Pelekatan (Latch On): Pastikan mulut bayi mencakup sebagian besar areola, bukan hanya puting, untuk mencegah puting lecet dan memaksimalkan aliran ASI.
  3. Istirahat Cukup: Ikutlah tidur saat bayi sedang tidur siang untuk menjaga hormon prolaktin tetap stabil.
  4. Kelola Stres: Kondisi psikologis yang rileks akan merangsang pelepasan hormon oksitosin yang memicu Let-Down Reflex (LDR) sehingga ASI memancar lancar.

3. Asifit 30 Kaplet

Bagi ibu yang mengalami produksi ASI seret, Asifit adalah salah satu suplemen herbal (jamu) yang sangat populer. Asifit mengandung Ekstrak Daun Katuk (Sauropus androgynus) sebanyak 114 mg, yang secara empiris dan klinis terbukti mampu bertindak sebagai galaktagog (pelancar ASI). Selain daun katuk, produk ini juga dilengkapi dengan Vitamin B1, B2, B6, dan B12.

Cara kerja ekstrak daun katuk adalah dengan menstimulasi hormon prolaktin dan oksitosin di kelenjar pituitari ibu. Peningkatan hormon ini secara langsung memerintahkan kelenjar payudara (alveoli) untuk memproduksi dan melepaskan lebih banyak susu. Tambahan vitamin B kompleks dalam Asifit bekerja memelihara fungsi sistem saraf dan membantu tubuh ibu mengolah karbohidrat menjadi energi ekstra.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1-2 kaplet, diminum 3 kali sehari setelah makan.

Obat ini termasuk golongan jamu/suplemen herbal (obat bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Penggunaan dapat dihentikan apabila produksi ASI dirasa sudah cukup berlimpah dan lancar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Asifit 30 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Herba Asimor 30 Kaplet

Herba Asimor adalah Obat Herbal Terstandar (OHT) inovatif yang menggabungkan tiga bahan alami terbaik untuk ibu menyusui, yaitu Fraksi Galatonol (kombinasi ekstrak Daun Katuk dan Daun Torbangun) serta Fraksi Striatin (ekstrak Ikan Gabus). Kombinasi unik ini tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas ASI dan pemulihan tubuh ibu.

Daun Torbangun (Coleus amboinicus) telah lama digunakan oleh masyarakat Batak untuk melancarkan ASI karena kaya akan kalsium, zat besi, dan senyawa aktif yang merangsang laktasi. Sementara itu, ekstrak Ikan Gabus (Striatin) sangat kaya akan protein albumin. Albumin berfungsi mempercepat penyembuhan luka pasca persalinan (baik luka episiotomi maupun caesar) dan memberikan ASI tekstur yang lebih kental dan bernutrisi padat (hindmilk) yang membuat bayi cepat kenyang dan berat badannya naik optimal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1 kaplet, diminum 2 kali sehari setelah makan.

Obat ini termasuk golongan OHT/herbal bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Aman dikonsumsi setiap hari selama masa menyusui.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Herba Asimor 30 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Lactamor 10 Kaplet

Lactamor merupakan suplemen pelancar ASI yang mengandalkan kebaikan biji Fenugreek (Trigonella foenum-graecum), Ekstrak Daun Katuk, serta Vitamin B12. Fenugreek telah diakui secara global sebagai salah satu galaktagog paling poten yang bisa meningkatkan suplai ASI secara signifikan dalam waktu 24 hingga 72 jam setelah konsumsi.

Kandungan fitoestrogen di dalam fenugreek bekerja dengan meniru hormon estrogen wanita, yang merangsang kelenjar keringat (di mana payudara adalah bentuk modifikasi dari kelenjar keringat) untuk memproduksi lebih banyak ASI. Dikombinasikan dengan daun katuk dan vitamin B12, Lactamor membantu memulihkan volume ASI yang tiba-tiba turun akibat ibu sakit, menstruasi, atau kelelahan ekstrem saat kembali bekerja (pumping).

Dosis dan aturan pakai:

  • Aturan dosis dewasa: 1-2 kaplet, diminum 3 kali sehari sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan suplemen (obat bebas). Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Penggunaan fenugreek terkadang memberikan efek samping ringan berupa aroma tubuh atau urine yang menyerupai sirup maple, yang tidak berbahaya. Tidak disarankan bagi ibu yang memiliki alergi terhadap kacang-kacangan tertentu.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Lactamor 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc

Tantangan yang Sering Dialami Busui

1. Mastitis dan Saluran ASI Tersumbat (Blocked Duct)

Tantangan terbesar busui adalah peradangan jaringan payudara yang sering disebut mastitis. Kondisi ini biasanya diawali oleh saluran ASI yang tersumbat akibat pengosongan payudara yang tidak sempurna. Gejalanya meliputi payudara terasa keras, kemerahan, nyeri berdenyut, hingga disertai demam menggigil pada ibu. Jika mengalami kondisi ini yang tidak membaik dalam 24 jam dengan kompres hangat, kamu wajib waspada karena berisiko menjadi abses payudara.

2. Baby Blues dan Kelelahan Ekstrem

Perubahan hormon yang drastis setelah melahirkan ditambah dengan siklus tidur yang terganggu akibat harus menyusui setiap 2-3 jam sering memicu postpartum blues. Kondisi stres dan depresi ringan ini sangat memengaruhi suplai ASI karena hormon stres menekan produksi oksitosin. Penting bagi busui untuk meminta bantuan pasangan atau keluarga dalam mengurus keperluan rumah tangga agar ibu bisa fokus beristirahat dan menyusui. Apabila kamu mengalami demam tinggi akibat payudara bengkak atau depresi yang tak kunjung reda, kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja guna mendapatkan penanganan medis yang tepat dan cepat.

Cara Alami Menjaga Kualitas dan Kuantitas ASI

1. Rutin Melakukan Pijat Oksitosin

Pijat oksitosin dilakukan di sepanjang tulang belakang ibu, dari leher hingga belikat. Pijatan lembut dari suami atau tenaga medis ini sangat ampuh dalam memberikan rasa rileks pada otot yang tegang, sekaligus mengirimkan sinyal ke otak untuk segera melepaskan hormon oksitosin secara masif, sehingga ASI bisa memancar (LDR) dengan mudah.

2. Menerapkan Prinsip “Demand and Supply”

Payudara memproduksi ASI layaknya pabrik berdasarkan pesanan. Semakin sering ASI dikeluarkan (baik melalui isapan bayi secara langsung/direct breastfeeding maupun dipompa), maka semakin banyak pula tubuh memproduksi ASI baru. Usahakan untuk menyusui atau memompa setiap 2 hingga 3 jam sekali, dan pastikan payudara benar-benar terasa kosong (lembek) setelah sesi menyusui selesai.

Studi Terkait Efektivitas Daun Katuk dan Fenugreek untuk Busui

Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan tanaman herbal galaktagog, khususnya Sauropus androgynus (Daun Katuk) dan Fenugreek, menunjukkan efikasi klinis yang signifikan dalam meningkatkan volume ASI pada ibu menyusui.

Studi klinis tersebut menegaskan bahwa kelompok ibu menyusui yang mengonsumsi ekstrak daun katuk atau fenugreek selama 14 hari berturut-turut mengalami peningkatan volume perahan ASI hingga lebih dari 40% dibandingkan kelompok plasebo. Hal ini membuktikan bahwa kandungan fitoestrogen dan senyawa aktif dalam herbal tersebut sangat relevan dan rasional secara medis untuk direkomendasikan kepada busui yang mengalami oligogalaktia (produksi ASI kurang).

Kondisi ASI yang seret atau keluhan selama menyusui sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menghambat tumbuh kembang bayi. Selalu pastikan asupan nutrisi terjaga dengan baik, hidrasi tercukupi, dan jangan ragu mengonsumsi suplemen laktasi bila diperlukan. Kamu bisa mendapatkan berbagai suplemen dan vitamin laktasi dengan praktis di Toko Kesehatan Halodoc.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Breastfeeding.
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Breast-feeding nutrition: Tips for moms.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2024. Pedoman Gizi Sehat untuk Ibu Menyusui.
National Center for Biotechnology Information (NCBI). Diakses pada 2024. The Effectiveness of Galactagogues in Increasing Milk Production: A Systematic Review.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Lactation & Breastfeeding.

FAQ

1. Busui adalah istilah untuk siapa dan sampai kapan masa ini berlangsung?

Busui adalah kependekan dari ibu menyusui. Masa ini idealnya dimulai segera setelah proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pasca melahirkan dan direkomendasikan berlangsung hingga anak berusia 2 tahun demi mengoptimalkan antibodi dan kedekatan emosional (bonding).

2. Berapa banyak tambahan kalori yang dibutuhkan busui per harinya?

Ibu menyusui rata-rata membutuhkan tambahan sekitar 400 hingga 500 kalori per hari di atas kebutuhan kalori dasar orang dewasa normal. Tambahan energi ini mutlak diperlukan oleh kelenjar payudara untuk memproduksi ASI yang berkualitas.

3. Apakah busui boleh mengonsumsi kopi dan teh?

Boleh, namun konsumsinya harus sangat dibatasi. Batas aman kafein bagi ibu menyusui adalah maksimal 200 mg hingga 300 mg per hari (setara 1-2 cangkir kopi). Kafein berlebih dapat masuk ke dalam ASI dan menyebabkan bayi menjadi rewel, sulit tidur, dan memicu kolik.

4. Kapan seorang busui harus segera memeriksakan diri ke dokter?

Ibu menyusui harus segera ke dokter spesialis kandungan atau konsultan laktasi apabila mengalami payudara bengkak kemerahan yang disertai demam di atas 38°C (gejala mastitis), puting berdarah dan bernanah, atau jika bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi akibat ASI yang tidak memadai (seperti popok jarang basah dan urin berwarna gelap).