Ad Placeholder Image

Cacar Air: Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   12 Juni 2026

Hindari menggaruk lenting saat cacar karena dapat memperlambat penyembuhan.

Cacar Air: Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh DilakukanCacar Air: Ini Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan

DAFTAR ISI


Cacar air atau varicella adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Varicella-zoster. Penyakit ini sangat umum terjadi di Indonesia, terutama pada anak-anak, meski orang dewasa pun tetap berisiko tertular jika belum pernah terinfeksi atau mendapatkan vaksinasi. Gejala utamanya adalah munculnya ruam merah berisi cairan yang sangat gatal, disertai demam, lemas, dan sakit kepala. Meskipun sering dianggap penyakit ringan, cacar air memerlukan penanganan yang tepat agar tidak menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi bakteri pada kulit atau pneumonia.

Mengelola gejala cacar air membutuhkan kesabaran ekstra, terutama dalam menahan keinginan untuk menggaruk lepuhan kulit. Selain itu, ada beberapa pantangan yang harus dipatuhi agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan bekas luka tidak menjadi permanen. Pengetahuan mengenai hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama masa penyembuhan sangat krusial bagi pasien maupun anggota keluarga yang merawatnya guna mencegah penularan yang lebih luas di lingkungan rumah.

Sebagai langkah awal perawatan di rumah, ketersediaan obat-obatan untuk meredakan demam dan gatal serta asupan vitamin untuk memperkuat daya tahan tubuh sangat diperlukan. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk kesehatan yang dibutuhkan tanpa harus keluar rumah, sehingga meminimalisir risiko penularan virus kepada orang lain.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan untuk meredakan gejala dan mempercepat pemulihan? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat dan Suplemen Cacar Air yang Ampuh

Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang dapat membantu kamu mengelola gejala cacar air, mulai dari pereda demam hingga bedak pereda gatal yang aman digunakan mandiri di rumah.

1. Sanmol 500 mg 10 Tablet

Sanmol mengandung zat aktif Paracetamol yang bekerja sebagai antipiretik (penurun demam) dan analgesik (pereda nyeri). Pada kondisi cacar air, penderita biasanya mengalami demam tinggi yang melemahkan tubuh. Paracetamol bekerja dengan cara menghambat sintesis prostaglandin di sistem saraf pusat, sehingga suhu tubuh dapat kembali normal dan nyeri sendi atau sakit kepala yang menyertai cacar air dapat berkurang.

Manfaat utamanya adalah untuk membantu menstabilkan kondisi fisik penderita agar dapat beristirahat dengan lebih nyaman selama masa infeksi virus berlangsung.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet, 3-4 kali sehari setelah makan.
  • Anak-anak: Sebaiknya menggunakan sediaan sirup atau sesuai anjuran dokter berdasarkan berat badan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan dan hindari penggunaan bersamaan dengan obat lain yang juga mengandung paracetamol untuk mencegah overdosis.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Caladine Lotion 60 ml

Caladine Lotion merupakan cairan topikal yang mengandung Calamine, Zinc Oxide, dan Diphenhydramine HCL. Calamine dan Zinc Oxide bekerja memberikan efek sejuk di kulit dan melindungi kulit dari iritasi. Sementara itu, Diphenhydramine HCL berfungsi sebagai antihistamin untuk meredakan rasa gatal yang hebat pada bintil cacar air yang sedang meradang.

Manfaat produk ini sangat besar untuk mencegah penderita menggaruk kulit secara berlebihan, yang merupakan risiko utama terjadinya infeksi sekunder oleh bakteri.

Dosis dan aturan pakai:

  • Bersihkan bagian kulit yang gatal, lalu oleskan secara merata 2-4 kali sehari atau setiap kali gatal terasa mengganggu.
  • Hanya untuk pemakaian luar. Jangan digunakan pada luka terbuka yang mengeluarkan cairan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Caladine Lotion 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Perawatan Kulit Saat Cacar Air
  1. Gunakan pakaian yang longgar dan berbahan katun lembut agar tidak menggesek lepuhan.
  2. Potong kuku jari tangan untuk meminimalisir kerusakan kulit jika tidak sengaja menggaruk saat tidur.
  3. Mandi dengan air suam-suam kuku atau air dingin yang dicampur gandum (oatmeal) untuk menenangkan kulit.

3. Herocyn Bedak 85 g

Herocyn adalah bedak tabur medis yang sudah lama dipercaya masyarakat Indonesia untuk mengatasi berbagai gangguan kulit. Kandungan di dalamnya mencakup Balsam Peru, Zinc Oxide, dan Sulfur yang berfungsi sebagai antiseptik, astringent, dan pelindung kulit. Bedak ini sangat efektif untuk menjaga agar bintil cacar air tetap kering dan tidak lembap, sehingga mempercepat proses pembentukan keropeng (scab).

Manfaat lainnya adalah memberikan sensasi nyaman dan mengurangi rasa lengket akibat bintil yang pecah secara tidak sengaja.

Dosis dan aturan pakai:

  • Taburkan bedak pada area kulit yang terinfeksi setelah mandi atau saat kulit terasa gatal dan lembap.
  • Gunakan secukupnya pada area yang membutuhkan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Herocyn Bedak 85 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Enervon-C 30 Tablet

Cacar air adalah infeksi virus, yang berarti kekuatan sistem imun tubuh sangat menentukan seberapa cepat virus tersebut dapat dikalahkan. Enervon-C mengandung kombinasi Vitamin C 500 mg dan Vitamin B Kompleks. Vitamin C berperan sebagai antioksidan kuat untuk meningkatkan fungsi sel darah putih dalam melawan infeksi, sementara Vitamin B Kompleks membantu menjaga metabolisme energi agar penderita tidak terlalu lemas.

Manfaat utamanya adalah mendukung pemulihan dari dalam (booster imun) sehingga durasi sakit bisa lebih singkat.

Dosis dan aturan pakai:

  • 1 tablet sehari, sesudah makan untuk menghindari iritasi lambung.
  • Konsumsi air putih yang cukup saat mengonsumsi suplemen vitamin C.

Produk ini merupakan suplemen kesehatan yang aman dikonsumsi sesuai dosis anjuran.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Betadine Antiseptic Solution 5 ml

Betadine mengandung Povidone-Iodine 10% yang merupakan antiseptik spektrum luas. Dalam kasus cacar air, bintil yang pecah sangat rentan terinfeksi oleh kuman atau bakteri dari lingkungan maupun kuku yang kotor. Povidone-Iodine bekerja membunuh bakteri, jamur, dan virus di permukaan bintil yang terbuka untuk mencegah terjadinya luka bernanah atau selulitis.

Manfaatnya adalah sebagai pertolongan pertama pada bintil cacar yang tidak sengaja pecah agar luka cepat mengering dan terlindungi dari kuman.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan sedikit pada kapas atau cotton bud, lalu totolkan perlahan pada bintil yang pecah.
  • Dapat digunakan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Pantangan Saat Cacar Air: Apa Saja yang Harus Dihindari?

Selain menggunakan pengobatan yang tepat, memahami pantangan selama terkena cacar air sangat penting untuk menghindari komplikasi dan bekas luka yang mengganggu penampilan di kemudian hari.

1. Menggaruk Ruam dan Lepuhan

Ini adalah pantangan yang paling utama. Menggaruk bintil cacar air, terutama sebelum kering, dapat menyebabkan luka terbuka. Luka ini adalah “pintu masuk” bagi bakteri staphylococcus atau streptococcus yang memicu infeksi kulit sekunder. Selain itu, menggaruk akan merusak lapisan dermis kulit sehingga meninggalkan bekas luka bopeng permanen (atrophic scars).

2. Mengonsumsi Makanan yang Terlalu Asin, Pedas, atau Asam

Virus varicella juga bisa menimbulkan luka seperti sariawan di dalam mulut dan tenggorokan. Jika ini terjadi, hindari makanan yang dapat mengiritasi luka tersebut. Makanan pedas, asam (seperti jeruk atau cuka), dan makanan yang terlalu asin dapat menimbulkan rasa perih yang luar biasa dan memperlambat penyembuhan mukosa mulut.

3. Berada di Tempat Umum atau Berbagi Barang Pribadi

Cacar air menular melalui droplet udara dan kontak langsung dengan cairan bintil. Penderita dilarang pergi ke sekolah atau kantor hingga semua bintil telah mengering (menjadi keropeng). Jangan pula berbagi handuk, bantal, atau pakaian dengan anggota keluarga lain karena virus dapat bertahan beberapa saat pada benda-benda tersebut.

4. Paparan Sinar Matahari Berlebihan

Kulit yang sedang meradang akibat cacar air sangat sensitif. Panas matahari dan keringat dapat meningkatkan rasa gatal secara signifikan. Selain itu, paparan UV pada luka cacar air yang sedang sembuh dapat memicu hiperpigmentasi pasca-inflamasi (bekas hitam yang sulit hilang).

Studi Mengenai Manajemen Gejala Varicella

Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan agen topikal seperti Calamine dan menjaga kebersihan kulit sangat efektif dalam mengurangi risiko infeksi bakteri sekunder pada penderita varicella.

Penelitian tersebut menekankan bahwa kontrol gatal adalah kunci utama dalam mencegah bekas luka permanen. Penggunaan antiseptik pada lepuhan yang pecah juga terbukti secara klinis menurunkan angka komplikasi kulit pada anak-anak. Oleh karena itu, pendekatan kombinasi antara obat minum dan perawatan kulit luar sangat disarankan oleh para ahli medis.

Jika gejala cacar air disertai dengan sesak napas, nyeri dada, atau demam yang tidak kunjung turun setelah 5 hari, segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Penanganan dini dapat mencegah virus menyebar ke organ dalam yang lebih vital.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Cukup pesan lewat aplikasi, dan produk akan diantar langsung ke depan pintu rumahmu.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti bintil gatal atau demam, tapi bingung harus minum obat apa atau perlu ke dokter apa? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Chickenpox – Symptoms and causes.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Chickenpox (Varicella) Prevention and Treatment.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Mengenal Cacar Air dan Pencegahannya.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Chickenpox: Management and Treatment.
PubMed – National Center for Biotechnology Information. Diakses pada 2026. Varicella-Zoster Virus Infection.

FAQ

1. Apakah penderita cacar air boleh mandi?

Sangat disarankan untuk tetap mandi guna menjaga kebersihan kulit dan mencegah infeksi bakteri. Gunakan air suam-suam kuku dan sabun yang lembut, lalu keringkan tubuh dengan handuk secara perlahan (ditepuk-tepuk, bukan digosok).

2. Bolehkah penderita cacar air makan telur atau seafood?

Secara medis, tidak ada larangan makan telur atau seafood kecuali penderita memang memiliki alergi terhadap makanan tersebut. Protein justru dibutuhkan untuk mempercepat regenerasi kulit yang rusak akibat lepuhan.

3. Kapan penderita cacar air dianggap tidak menular lagi?

Penderita dianggap tidak lagi menular jika semua bintil cairan telah pecah, mengering, dan berubah menjadi keropeng (crusts). Biasanya proses ini memakan waktu 7 hingga 10 hari sejak munculnya ruam pertama.

4. Apakah bekas cacar air bisa hilang sendiri?

Bekas berupa noda hitam biasanya akan pudar seiring waktu dalam beberapa bulan. Namun, bekas luka yang berupa lubang atau bopeng akibat garukan seringkali bersifat permanen dan memerlukan perawatan dermatologis khusus untuk memperbaikinya.