
Calf Raises: Manfaat, Cara Melakukan, dan Variasi Latihan untuk Betis Kuat
Ketahui bagaimana teknik latihan calf raises yang benar, dan berbagai variasi gerakannya untuk memperkuat otot betis, meningkatkan keseimbangan, dan mencegah cedera.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Kesehatan Otot dan Sendi
- Cara Melakukan Calf Raise dengan Benar
- Studi Terkait
- FAQ
Memiliki kaki yang kuat dan proporsional bukan hanya soal estetika, tetapi juga tentang fungsi mobilitas yang optimal. Salah satu otot yang sering kali terabaikan namun memiliki peran krusial dalam aktivitas sehari-hari seperti berjalan, berlari, hingga melompat adalah otot betis. Latihan paling efektif dan populer untuk melatih bagian ini adalah calf raise.
Calf raise merupakan latihan isolasi yang secara spesifik menargetkan otot gastrocnemius dan soleus. Meskipun gerakannya terlihat sederhana, latihan ini memberikan dampak besar pada stabilitas pergelangan kaki dan kekuatan dorongan (power) kaki kamu. Bagi atlet maupun pegiat kebugaran, memperkuat betis dapat membantu mencegah cedera seperti cedera tendon Achilles atau keseleo.
Namun, setelah melakukan latihan intensitas tinggi seperti calf raise, sering kali muncul rasa pegal atau nyeri otot yang disebut dengan DOMS (Delayed Onset Muscle Soreness). Pemulihan yang tepat sangat diperlukan agar otot dapat berkembang dengan maksimal dan kamu bisa kembali beraktivitas tanpa gangguan rasa nyeri yang berlebihan.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk mendukung performa dan pemulihan otot kamu? Berikut ulasannya!
Rekomendasi Produk Kesehatan Otot dan Sendi yang Ampuh
Untuk mendukung latihan calf raise yang maksimal dan membantu proses pemulihan otot betis setelah berolahraga, berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan:
1. Hot in Cream Tube 60 g
Hot in Cream merupakan krim analgesik yang diformulasikan khusus untuk meredakan pegal-pegal, nyeri sendi, dan nyeri otot. Produk ini mengandung bahan aktif yang memberikan sensasi panas yang meresap ke dalam jaringan otot untuk melancarkan sirkulasi darah di area betis setelah kamu melakukan calf raise.
Kandungan aktif di dalamnya meliputi Menthol, Gandapura Oil, dan Pine Oil yang bekerja secara sinergis untuk memberikan efek relaksasi pada serat otot yang menegang. Keunggulan produk ini adalah tidak lengket di kulit dan aromanya yang menenangkan.
Manfaat utama:
- Meredakan nyeri otot betis setelah olahraga.
- Mengatasi kram otot ringan.
- Memberikan sensasi hangat yang tahan lama untuk merelaksasi otot.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan secukupnya pada area betis yang terasa pegal atau nyeri.
- Gunakan sesuai kebutuhan, maksimal 3-4 kali sehari.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Hot in Cream Tube 60 g di Toko Kesehatan Halodoc
2. Counterpain Cream 30 g
Counterpain Cream adalah salah satu produk pereda nyeri otot yang sangat populer di Indonesia. Mengandung Methyl Salicylate, Eugenol, dan Menthol, krim ini bekerja dengan cara memberikan efek dingin-panas yang membantu mengalihkan sinyal nyeri dan meredakan peradangan ringan pada jaringan lunak betis.
Manfaatnya sangat terasa jika digunakan segera setelah otot terasa kaku akibat beban latihan calf raise yang berat. Bahan aktifnya cepat meresap tanpa meninggalkan noda pada pakaian.
Dosis dan aturan pakai:
- Oleskan dan pijat lembut pada bagian yang sakit.
- Gunakan 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Melakukan Calf Raise Secara Aman
- Lakukan pemanasan pergelangan kaki sebelum memulai.
- Gunakan tumpuan yang stabil untuk menjaga keseimbangan.
- Jangan memantulkan beban di posisi bawah (gunakan kontrol penuh).
3. Neurobion Forte 10 Tablet
Neurobion Forte mengandung kombinasi Vitamin B1 (Thiamine), B6 (Pyridoxine), dan B12 (Cyanocobalamin) dosis tinggi. Vitamin-vitamin ini sangat krusial untuk kesehatan sistem saraf yang mengendalikan kontraksi otot betis kamu saat berlatih.
Suplemen ini membantu memperbaiki sel saraf yang mungkin mengalami tekanan selama latihan beban dan mencegah keluhan seperti kesemutan atau kebas pada area kaki. Ini penting untuk memastikan koordinasi motorik tetap baik saat melakukan variasi calf raise yang sulit.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 tablet sehari setelah makan, atau sesuai anjuran dokter.
Produk ini termasuk kategori suplemen/vitamin. Perhatikan aturan pakai atau konsultasikan dengan tenaga medis jika memiliki kondisi kesehatan khusus.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
4. CDR Effervescent 10 Tablet
CDR (Calcium-D-Redoxon) merupakan suplemen kalsium yang dilengkapi dengan Vitamin C, D, dan B6. Kalsium bukan hanya untuk tulang, tetapi juga merupakan elektrolit kunci yang memungkinkan otot betis kamu berkontraksi dan berelaksasi dengan benar.
Kekurangan kalsium seringkali menyebabkan kram otot mendadak saat melakukan calf raise. Dengan asupan kalsium dan Vitamin D yang cukup, kepadatan tulang di area tumit dan pergelangan kaki juga akan lebih terjaga dalam menahan beban tubuh.
Dosis dan aturan pakai:
- 1 tablet effervescent per hari, dilarutkan dalam segelas air.
Produk ini termasuk kategori suplemen kesehatan. Aman dikonsumsi harian sesuai dosis.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan CDR Effervescent 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Salonpas Koyo Pereda Nyeri 10 Lembar
Jika kamu memerlukan pereda nyeri yang praktis dan bekerja terus-menerus selama beberapa jam, Salonpas Koyo adalah pilihannya. Mengandung Methyl Salicylate, Menthol, dan Camphor, koyo ini menempel erat pada kulit betis dan memberikan efek terapi hangat untuk meredakan nyeri otot lokal.
Kelebihan koyo adalah kemampuannya memberikan dosis zat aktif secara konsisten (transdermal) sehingga sangat cocok digunakan saat kamu sedang beristirahat di malam hari setelah sesi latihan kaki yang berat.
Dosis dan aturan pakai:
- Bersihkan dan keringkan area betis.
- Tempelkan koyo pada bagian yang nyeri.
- Ganti koyo 2-3 kali sehari jika nyeri masih berlanjut.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Salonpas Koyo Pereda Nyeri 10 Lembar di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Melakukan Calf Raise dengan Benar
Agar latihan ini efektif dan tidak menyebabkan cedera, kamu harus mengikuti teknik yang benar. Sering kali orang melakukan gerakan ini terlalu cepat tanpa kontrol, yang justru membebani tendon alih-alih melatih otot betis.
1. Standing Calf Raise (Berdiri)
Berdirilah dengan tegak, kaki dibuka selebar bahu. Angkat tumit setinggi mungkin dengan bertumpu pada bola kaki, tahan selama satu detik di puncak kontraksi, lalu turunkan tumit kembali ke lantai secara perlahan. Kamu bisa melakukannya di atas anak tangga untuk mendapatkan rentang gerak (range of motion) yang lebih dalam.
2. Seated Calf Raise (Duduk)
Latihan ini lebih banyak menargetkan otot soleus (otot yang berada di bawah gastrocnemius). Duduklah di kursi dengan lutut menekuk 90 derajat, letakkan beban di atas paha, lalu angkat tumit kamu. Variasi duduk sangat penting karena saat lutut menekuk, otot gastrocnemius tidak aktif secara maksimal, sehingga soleus bekerja lebih keras.
3. Single-Leg Calf Raise
Jika calf raise dengan dua kaki terasa terlalu ringan, cobalah melakukannya dengan satu kaki secara bergantian. Ini akan melatih keseimbangan serta memastikan tidak ada ketimpangan kekuatan antara betis kanan dan kiri kamu. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam jika merasakan nyeri tajam yang tidak wajar saat mencoba variasi ini.
Studi Mengenai Latihan Otot Betis
The Journal of Strength and Conditioning Research menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa latihan calf raise dengan beban yang terkontrol secara signifikan meningkatkan ketebalan otot gastrocnemius dan kekuatan fungsional pada atlet lari.
Penelitian ini menunjukkan bahwa frekuensi latihan 2-3 kali seminggu memberikan hasil hipertrofi yang paling optimal tanpa risiko overtraining. Selain itu, asupan suplemen kalsium dan vitamin B terbukti mempercepat pemulihan fungsi saraf motorik pada subjek penelitian setelah aktivitas eksentrik yang berat.
Penting untuk diingat bahwa setiap orang memiliki ambang batas kelelahan otot yang berbeda. Jika rasa nyeri di betis tidak kunjung hilang dalam waktu lebih dari seminggu atau disertai bengkak yang parah, segera lakukan pemeriksaan medis.
Kamu bisa mendapatkan suplemen atau beli obat online di Halodoc untuk membantu proses pemulihan otot kamu dengan produk yang 100% asli dan diantar langsung ke rumah.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Exercise and Muscle Health: Strength Training.
Journal of Applied Physiology. Diakses pada 2026. Anatomy and Function of the Gastrocnemius and Soleus Muscles.
National Institutes of Health (NIH). Diakses pada 2026. Calcium and Vitamin D in Muscle Contraction.
Healthline. Diakses pada 2026. Benefits of Calf Raises and How to Do Them.
FAQ
1. Berapa kali sebaiknya melakukan calf raise dalam seminggu?
Idealnya, lakukan 2 hingga 3 kali seminggu dengan jeda istirahat minimal 48 jam antar sesi agar serat otot betis memiliki waktu untuk memperbaiki diri dan tumbuh lebih kuat.
2. Apakah calf raise bisa membantu menghilangkan nyeri tumit?
Ya, dengan teknik yang benar, latihan ini dapat memperkuat otot di sekitar pergelangan kaki dan tendon Achilles, yang sering kali membantu mengurangi gejala plantar fasciitis atau nyeri tumit ringan.
3. Kenapa betis sering kram saat melakukan calf raise?
Kram biasanya disebabkan oleh dehidrasi, kekurangan elektrolit (seperti kalsium atau kalium), atau kelelahan otot yang ekstrem. Pastikan kamu cukup minum dan mempertimbangkan suplemen seperti CDR untuk asupan kalsium.
4. Apa perbedaan otot gastrocnemius dan soleus?
Gastrocnemius adalah otot yang tampak “membelah” di bagian atas betis dan lebih aktif saat kaki lurus, sedangkan soleus terletak lebih dalam dan lebih aktif saat lutut dalam posisi menekuk.
Punya Keluhan Nyeri Otot Setelah Olahraga? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan seperti nyeri otot betis yang tak kunjung reda, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


