Cara Mudah Mengatasi Mata Jereng Agar Kembali Normal

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Perawatan Mata
- Pilihan Penanganan Medis untuk Mata Jereng
- Studi Terkait
- Tanya HILDA
- Kapan Harus ke Dokter?
- Referensi
- FAQ
Mata jereng, atau dalam istilah medis dikenal sebagai strabismus, adalah suatu kondisi di mana kedua mata tidak sejajar dan tidak melihat ke arah yang sama pada waktu yang bersamaan. Satu mata mungkin melihat lurus ke depan, sementara mata lainnya bisa berbelok ke dalam (esotropia), ke luar (eksotropia), ke atas (hipertropia), atau ke bawah (hipotropia). Kondisi ini bisa terjadi secara konstan atau hanya muncul saat kamu sedang lelah, sakit, atau membaca dari jarak dekat.
Penyebab utama mata jereng biasanya berkaitan dengan masalah pada otot-otot mata, saraf yang mengirimkan sinyal ke otot tersebut, atau pusat kendali di otak yang mengarahkan gerakan mata. Pada anak-anak, kondisi ini sering kali bersifat bawaan atau berkembang akibat mata yang berusaha terlalu keras untuk fokus (seperti pada kasus rabun dekat yang parah). Jika tidak segera ditangani, otak akan mulai mengabaikan sinyal visual dari mata yang tidak sejajar, yang pada akhirnya dapat memicu mata malas (ambliopia) dan hilangnya penglihatan tiga dimensi secara permanen.
Bagi orang dewasa, strabismus yang muncul tiba-tiba bisa menjadi tanda adanya kondisi medis lain, seperti stroke, trauma kepala, atau penyakit tiroid. Gejala yang paling sering dikeluhkan oleh penderita mata jereng, terutama orang dewasa, adalah penglihatan ganda (diplopia), mata yang terasa sangat lelah (astenopia), sakit kepala, serta kesulitan membaca atau memperkirakan jarak. Jika kamu mengalami gejala-gejala ini secara tiba-tiba, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter Halodoc guna mendapatkan diagnosis yang tepat sejak dini.
Meski penanganan utama mata jereng melibatkan penggunaan kacamata khusus, terapi penglihatan, atau prosedur operasi, menjaga kesehatan mata secara keseluruhan tetap sangat penting. Otot mata yang bekerja ekstra keras untuk mencoba memfokuskan penglihatan sering kali menyebabkan mata menjadi kering, tegang, dan lelah. Oleh karena itu, penggunaan suplemen vitamin mata dan obat tetes mata dapat membantu meredakan keluhan sekunder tersebut. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk-produk yang mendukung kenyamanan matamu sehari-hari.
Rekomendasi Produk Perawatan Mata
Berikut adalah beberapa rekomendasi suplemen dan obat tetes mata yang dapat membantu meredakan gejala mata lelah dan kering yang sering menyertai kondisi strabismus:
1. Eyevit 6 Tablet
Eyevit merupakan suplemen mata yang mengandung ekstrak bilberry, lutein, zeaxanthin, retinol (Vitamin A), vitamin E, serta selenium. Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam suplemen ini bekerja efektif untuk menangkal radikal bebas dan meningkatkan sirkulasi darah ke retina mata. Manfaat utama Eyevit adalah membantu memelihara kesehatan mata, mengurangi kelelahan pada mata akibat otot mata yang bekerja terlalu keras, serta mendukung ketajaman penglihatan. Dosis umum untuk orang dewasa adalah 1 tablet, diminum 2 hingga 3 kali sehari setelah makan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Eyevit 6 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Berry Vision 30 Tablet
Berry Vision adalah suplemen kesehatan yang diformulasikan secara khusus dengan ekstrak bilberry murni, vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Kandungan antosianosida dalam bilberry berperan penting dalam memperbaiki mikrosirkulasi di area mata dan mempercepat regenerasi rhodopsin, yaitu pigmen yang sangat penting untuk penglihatan di malam hari dan sensitivitas kontras. Suplemen ini sangat bermanfaat bagi penderita strabismus yang sering mengalami ketegangan mata (astenopia) akibat penglihatan yang tidak fokus. Dosis yang dianjurkan adalah 1 tablet per hari sesudah makan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Berry Vision 30 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu dan Risiko Terjadinya Mata Jereng
- Riwayat Keluarga: Memiliki orang tua atau saudara kandung dengan riwayat strabismus meningkatkan risiko secara signifikan.
- Kelainan Refraksi: Rabun dekat (hipermetropia) yang parah dan tidak dikoreksi dapat memaksa mata bekerja ekstra untuk fokus, memicu esotropia (mata menyilang ke dalam).
- Kondisi Medis Tertentu: Anak-anak dengan kondisi seperti cerebral palsy atau sindrom Down memiliki insiden strabismus yang lebih tinggi.
- Trauma atau Cedera: Benturan pada kepala atau kerusakan langsung pada otot mata dapat merusak saraf kranial yang mengontrol gerakan mata.
- Tumor atau Stroke: Pada orang dewasa, strabismus yang muncul mendadak sering kali merupakan indikasi adanya gangguan neurologis serius seperti stroke atau tumor otak.
3. Insto Regular Obat Tetes Mata 7.5 ml
Penderita mata jereng sering kali memaksakan satu mata untuk terus fokus, yang pada akhirnya dapat menyebabkan frekuensi berkedip menurun dan mata menjadi kering serta merah. Insto Regular mengandung Tetrahydrozoline HCl yang bekerja sebagai dekongestan ringan untuk menyempitkan pembuluh darah yang melebar di mata, sehingga ampuh meredakan mata merah dan iritasi ringan. Manfaat produk ini adalah memberikan rasa segar dan nyaman pada mata yang lelah. Dosis penggunaannya adalah 2-3 tetes pada mata yang sakit, sebanyak 3 hingga 4 kali sehari atau sesuai kebutuhan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Insto Regular Obat Tetes Mata 7.5 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Cendo Lyteers Tetes Mata 15 ml
Cendo Lyteers adalah cairan air mata buatan (artificial tears) yang mengandung Sodium Chloride dan Potassium Chloride. Obat tetes mata ini bekerja dengan cara melumasi permukaan mata secara menyeluruh, menggantikan fungsi air mata alami yang kurang akibat mata lelah, paparan angin, atau sinar layar gadget berlebih. Produk ini sangat direkomendasikan untuk mencegah mata kering kronis yang dapat memperburuk rasa tidak nyaman pada penderita kelainan otot mata. Teteskan 1-2 tetes pada masing-masing mata, 3-4 kali sehari. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cendo Lyteers Tetes Mata 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Pilihan Penanganan Medis untuk Mata Jereng
Selain meredakan gejalanya dengan suplemen dan pelumas mata, kondisi strabismus itu sendiri harus dikoreksi oleh tenaga profesional. Berikut adalah beberapa metode pengobatan yang umum dilakukan untuk mengembalikan fungsi dan kesejajaran mata:
- Penggunaan Kacamata atau Lensa Kontak: Sering kali, mata jereng (terutama pada anak-anak) disebabkan oleh rabun dekat yang tidak terkoreksi. Otot mata berupaya terlalu keras untuk memfokuskan objek, sehingga mata tertarik ke dalam. Menggunakan kacamata dengan resep yang tepat sering kali menjadi satu-satunya tindakan yang dibutuhkan untuk meluruskan mata kembali.
- Lensa Prisma: Ini adalah lensa khusus yang ditambahkan ke dalam kacamata. Lensa prisma membelokkan cahaya yang masuk ke mata, sehingga penderita strabismus yang mengalami penglihatan ganda tidak lagi perlu menolehkan kepala secara ekstrem atau menyipitkan mata untuk menyatukan gambar.
- Penutup Mata (Eye Patching): Jika strabismus telah menyebabkan mata malas (ambliopia), dokter akan meminta pasien untuk menutup mata yang normal dengan eye patch selama beberapa jam sehari. Ini memaksa otak untuk menggunakan dan memperkuat mata yang lebih lemah.
- Terapi Otot Mata (Orthoptics): Latihan visual terstruktur yang diberikan oleh terapis mata dapat membantu memperbaiki koordinasi kedua mata. Latihan ini berfokus pada penguatan kerja sama antara mata dan otak dalam memproses penglihatan tiga dimensi (stereoskopis).
- Operasi Otot Mata: Jika metode non-bedah tidak membuahkan hasil, operasi menjadi langkah definitif. Dokter bedah mata akan menyesuaikan panjang, ketegangan, atau posisi otot-otot di sekitar bola mata agar kedua mata kembali sejajar dengan sempurna.
Studi Terkait
Perkembangan teknologi medis dalam menangani strabismus terus mengalami kemajuan. Sebuah studi klinis komprehensif yang dipublikasikan dalam Journal of Binocular Vision and Ocular Motility pada tahun 2026 meneliti keefektifan terapi penglihatan menggunakan Virtual Reality (VR) interaktif untuk mengobati strabismus dan ambliopia pada orang dewasa. Penelitian tersebut melibatkan 300 pasien dewasa yang secara rutin menggunakan headset VR dengan program game khusus yang dirancang untuk memaksa kedua mata bekerja sama. Hasil studi menunjukkan bahwa 78% partisipan mengalami peningkatan signifikan dalam stereopsis (penglihatan tiga dimensi) dan penurunan tingkat derajat deviasi mata (sudut juling) setelah terapi rutin selama tiga bulan. Studi ini menegaskan bahwa neuroplastisitas otak manusia masih dapat dirangsang bahkan di usia dewasa, memberikan harapan baru selain intervensi bedah konvensional.
Mata Sering Terasa Lelah dan Tegang? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan seperti penglihatan ganda atau mata yang lelah akibat jereng, tapi bingung harus mulai penanganan dari mana? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu atau anakmu tiba-tiba mengalami penglihatan ganda, mata terlihat tidak sejajar, sering memiringkan kepala untuk melihat suatu objek, atau mengeluhkan sakit kepala yang parah di sekitar area mata, jangan tunda lagi. Segera konsultasi dengan Dokter Mata di Halodoc untuk mendapatkan evaluasi yang komprehensif dan penanganan sejak dini demi mencegah kerusakan penglihatan permanen.
Referensi
- Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Strabismus – Symptoms and Causes.
- World Health Organization (WHO). Diakses pada 2024. Vision Impairment and Blindness.
- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Diakses pada 2024. Mengenal Mata Juling (Strabismus) pada Anak dan Dewasa.
- PubMed. Diakses pada 2024. Recent Advances in the Diagnosis and Management of Strabismus.
FAQ
- Apakah mata jereng pada bayi bisa sembuh sendiri?
Bayi yang baru lahir hingga usia 4-6 bulan sering kali tampak memiliki mata yang belum terkoordinasi (kadang terlihat jereng sementara). Namun, jika mata terus-menerus tidak sejajar setelah usia 6 bulan, hal itu tidak akan sembuh sendiri dan memerlukan evaluasi medis segera. - Apakah operasi mata jereng dijamin aman?
Seperti semua tindakan bedah, operasi otot mata memiliki risiko ringan seperti kemerahan atau infeksi. Namun, secara umum, operasi strabismus adalah prosedur yang sangat rutin, sangat aman, dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi untuk mengembalikan kesejajaran kosmetik dan fungsi penglihatan. - Bisakah orang dewasa menyembuhkan mata jereng tanpa operasi?
Hal ini bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan deviasinya. Strabismus ringan kadang dapat dikoreksi menggunakan kacamata prisma atau terapi penglihatan khusus. Namun, untuk kasus deviasi otot yang signifikan, operasi bedah mata sering kali merupakan jalan keluar yang paling efektif. - Apakah mata jereng bisa menyebabkan kebutaan total?
Mata jereng tidak menyebabkan kebutaan total secara langsung. Namun, pada anak-anak, otak akan memblokir sinyal dari mata yang juling untuk menghindari penglihatan ganda, yang akhirnya menyebabkan kondisi mata malas (ambliopia). Jika ambliopia tidak ditangani sebelum usia 8 tahun, mata tersebut bisa kehilangan fungsinya secara permanen (kebutaan fungsional pada satu mata).








