• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Ampuh Mengatasi Sariawan pada Si Kecil
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Ampuh Mengatasi Sariawan pada Si Kecil

Cara Ampuh Mengatasi Sariawan pada Si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 14 Agustus 2020
Cara Ampuh Mengatasi Sariawan pada Si Kecil

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar masalah kesehatan bernama stomatitis aftosa? Kalau belum, bagaimana dengan sariawan? Sariawan atau stomatitis aftosa boleh dibilang sebagai penyakit ‘sejuta umat’. Hampir setiap orang pasti pernah mengalami sariawan, paling tidak sekali dalam seumur hidupnya. 

Lokasi sariawan ini bisa terjadi di bagian dalam pipi, bibir, atau permukaan gusi dan lidah dengan jumlahnya bisa satu, atau lebih. Hal yang perlu diingat, sariawan ini bisa dialami siapa saja, termasuk anak-anak atau bahkan bayi. 

Nah, pertanyaannya, bagaimana cara mengobati sariawan pada anak-anak?

Baca juga: Sering Sariawan Tanda Kurang Vitamin C, Benarkah?

Tidak Harus dengan Obat-obatan

Jangan langsung menyuruh Si Kecil mengonsumsi obat-obatan untuk mengobati sariawan. Alasannya, sariawan pada umumnya bisa sembuh dengan sendirinya dalam hitungan satu hingga dua minggu.

Namun, ada beberapa pengobatan mandiri untuk mengurangi atau mengobati rasa sakit sariawan. Misalnya:

  • Hindari semua pemicu yang bisa memperparah luka sariawan.
  • Gunakan sedotan saat minum untuk mengurangi rasa sakit. 
  • Perbanyak mengonsumsi air putih, meski terbilang sepele hal ini bisa membantu untuk mempercepat penyembuhan sariawan.
  • Cobalah berkumur dengan larutan garam. Takarannya kira-kira setengah cangkir air hangat.
  • Jangan gunakan pasta gigi dengan bahan yang bisa memicu iritasi, contohnya sodium lauril sulfat.
  • Konsumsi makanan yang lembut dan hindari makanan yang asam, asin, pedas, dan minuman panas. 
  • Cara mengobati sariawan dengan bahan alami juga bisa melalui makanan. Perbanyak asupan sayur dan buah-buahan yang kaya vitamin C, B, folat, dan zat besi. Bila dianggap perlu, kita juga boleh mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin tersebut. Vitamin B kompleks dan C dapat mempercepat penyembuhan sariawan.

Andaikan cara-cara mengatasi sariawan di atas tak ampuh, cobalah temui atau tanyakan pada dokter. Apalagi bila sariawan tidak kunjung membaik dalam satu sampai dua minggu. Ibu bisa membawa Si Kecil ke rumah sakit terdekat untuk menemui dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Nantinya, dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan bila dianggap perlu. Contohnya, obat pereda nyeri atau obat antimikroba untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi pada luka. 

Baca juga: Perlukah ke Dokter untuk Mengobati Sariawan?

Sama seperti anak-anak, sariawan pada bayi umumnya juga akan pulih dengan sendirinya. Namun, ketahui beberapa cara berikut ini untuk mengatasi sariawan pada bayi:

  • Berikan makanan bertekstur lembut dan bersuhu dingin, seperti es krim contohnya. 
  • Kompres sariawan dengan es batu. Sensasi dingin bisa membuat sariawan jadi mati rasa. 
  • Berikan minuman dalam jumlah sedikit tapi sering. Tujuannya untuk membasahi rongga mulut.
  • Buat larutan dari dari garam dan soda kue. Lalu, celupkan kapas pada laurat tersebut dan tempelkan kapas pada sariawan. Agar hasilnya maksimal, lakukan cara ini 3-4 kali sehari. 

Jangan Anggap Remeh Bila Tak Kunjung Sembuh

Sariawan membutuhkan waktu untuk sembuh dengan sendirinya. Kira-kira sekitar 2-4 minggu, bergantung dari luka tersebut. Misalnya, luka karena trauma (tergigit, tergesek benda tajam) bisa membuat peradangan cenderung tak kunjung reda. Namun, bila tak terjadi hal-hal yang memicu iritasi pada peradangan, kamu perlu waspada. Hal ini bisa saja pertanda dari suatu penyakit. 

Selain itu, orang dengan anemia biasanya sangat mudah terserang sariawan. Selain itu, pengidap HIV yang memiliki sistem imun yang rendah, juga rentan terhadap sariawan. Nah, bila sariawan ini sering kambuh atau tak kunjung sembuh, sebaiknya tanyalah pada dokter. 

Hal yang perlu diperhatikan lagi mengenai bentuknya. Lesi dalam mulut bisa disebut sariawan atau bukan, bila memenuhi lima indikator. Mulai dari berbentuk bulat atau oval, membentuk kawan atau cekungan, diikuti rasa sakit, dasar luka berwarna putih kekuningan, dan pinggiran merah karena peradangan. 

Baca juga: 5 Fakta tentang Sariawan

Nah, ketika kelima indikator ini tak terpenuhi, sebaiknya tanyakan pada dokter mengenai kondisi tersebut. Meskipun awalnya sariawan yang terbentuk tidak oval atau bulat, lama-kelamaan lukanya akan tetap berbentuk seperti indikator yang disebutkan di atas. 

Mau tahu lebih jauh mengenai cara mengatasi sariawan pada anak? Ibu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. 

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2020. Canker Sores. 
Healthline. Diakses pada 2020. Stomatitis.
WebMD. Diakses pada 2020. Oral Health Centre. Mouth ulcers: Symptoms, treatment and prevention.