• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Sariawan Tanda Kurang Vitamin C, Benarkah?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Sariawan Tanda Kurang Vitamin C, Benarkah?

Sering Sariawan Tanda Kurang Vitamin C, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 25 Juli 2020
Sering Sariawan Tanda Kurang Vitamin C, Benarkah?

Halodoc, Jakarta – Saat mengalami sariawan, kamu mungkin akan dinasehati untuk memperbanyak asupan vitamin C. Karena katanya, sering sariawan menandakan bahwa kamu kurang asupan vitamin C. Namun, benarkah demikian? Yuk, cari tahu faktanya di bawah ini.

Sariawan atau yang disebut juga stomatitis aftosa adalah salah satu permasalahan pada mulut yang sangat umum. Masalah kesehatan ini ditandai dengan munculnya lesi kecil dalam mulut yang terasa nyeri. Meskipun dapat terjadi pada siapa saja dengan usia berapapun, tetapi sariawan lebih sering dialami oleh orang dewasa yang lebih muda dan wanita.  

Sariawan kadang-kadang bisa dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Sariawan sederhana: jenis sariawan ini hanya muncul 3–4 kali dalam setahun, umumnya terjadi pada orang berusia 10–20 tahun, dan berlangsung sekitar satu minggu.
  • Sariawan yang kompleks. Jenis sariawan ini lebih jarang terjadi, berukuran lebih besar dan lebih menyakitkan. Sariawan kompleks bisa bertahan hingga 1 bulan dan meninggalkan bekas luka. Sariawan kompleks seringkali disebabkan oleh kondisi yang mendasarinya, seperti sistem kekebalan tubuh yang terganggu, penyakit Crohn, atau defisiensi vitamin.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh, Sariawan Bisa Menandai 6 Penyakit Ini

Benarkah Sariawan Tanda Kurang Vitamin C?

Memang benar bahwa kekurangan vitamin atau defisiensi vitamin dapat menyebabkan sariawan. Namun, vitamin yang bertanggung jawab atas munculnya lesi dalam mulut tersebut bukanlah vitamin C, melainkan vitamin B12. Sariawan yang disebabkan oleh defisiensi vitamin B12 biasanya dialami oleh anak-anak. 

Hal ini karena anak-anak membutuhkan asupan vitamin yang lebih banyak daripada orang dewasa, karena mereka masih dalam masa pertumbuhan. Namun, kebanyakan anak biasanya benci mengonsumsi makanan bervitamin, seperti buah-buahan dan sayuran. Itulah mengapa anak-anak lebih rentan mengalami sariawan akibat kekurangan vitamin B12. 

Bila hal ini terjadi, ibu dapat menerapkan kandungan kapsul vitamin B12 langsung ke daerah munculnya sariawan untuk mengatasi masalah mulut tersebut. Selain kekurangan vitamin B12, kekurangan zat besi, asam folat, dan seng juga dapat menyebabkan sariawan.

Nah, memperbanyak konsumsi vitamin C justru dapat menyebabkan sariawan. Banyak orang tidak tahu bahwa manusia hanya membutuhkan 40 miligram vitamin C per hari dan 30 miligram untuk anak usia 1–10 tahun. 

Vitamin C sebenarnya adalah asam askorbat dan mulut tidak merespons terlalu banyak asam. Jadi, bila kamu mengonsumsi vitamin C melebihi asupan harian yang disarankan, yang sangat mungkin terjadi karena sebagian besar suplemen vitamin C adalah sekitar 500–1000 miligram, maka hal ini bisa menjadi penyebab kamu mengalami sariawan.

Namun, anjuran untuk mengonsumsi vitamin C saat sariawan tidak sepenuhnya salah dan justru baik untuk kamu ikuti. Hal ini karena sariawan dapat disebabkan oleh menurunnya sistem kekebalan tubuh. Vitamin C sudah dikenal sebagai nutrisi yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh kamu. Itulah mengapa mengonsumsi vitamin C dapat membantu proses penyembuhan sariawan. Namun, kekurangan vitamin C tidak menyebabkan sariawan secara langsung.

Baca juga: Cara Mengobati Sariawan Tanpa Rasa Perih

Tips Memenuhi Kebutuhan Vitamin C

Vitamin C sebenarnya banyak ditemukan dalam berbagai buah dan sayuran. Namun, menurut data Asupan Makanan dan Pedoman Diet A.S 2005, kebanyakan orang dewasa tidak mendapatkan cukup asupan vitamin C dari makanan mereka. Terutama para perokok.

Contoh makanan yang kaya akan vitamin C, antara lain buah jeruk, paprika hijau, stroberi, tomat, brokoli, dan kentang. Sumber vitamin C baik lainnya, yaitu sayuran berdaun gelap, blewah, pepaya, mangga, semangka, kubis brussel, kembang kol, kol, paprika merah, raspberi, bluberi, dan nanas.

Berikut ini tips untuk memenuhi kebutuhan vitamin C:

  • Usahakan untuk menambahkan sayuran atau buah ke dalam makanan kamu, seperti sayuran ke dalam piring steak atau mangkuk sup kamu.
  • Simpanlah potongan-potongan buah dan sayuran di dalam lemari es agar siap untuk menjadi camilan kamu kapan saja.
  • Jadikan irisan buah beku sebagai camilan saat cuaca panas.

Baca juga: Konsumsi Yoghurt untuk Obat Sariawan, Seberapa Ampuh?

Itulah penjelasan mengenai kekurangan vitamin C yang sering disebut-sebut sebagai penyebab sariawan. Untuk membeli suplemen vitamin C yang kamu butuhkan, gunakan saja aplikasi Halodoc. Kamu enggak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan suplemen pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga ya di App Store dan Google Play.

Referensi:
Dentistry IQ. Diakses pada 2020. The top 5 reasons why people get canker sores.
Daily Mail. Diakses pada 2020. Why Vitamin C can give you mouth ulcers.
WebMD. Diakses pada 2020. The Benefits of Vitamin C.