Ad Placeholder Image

Cara Ampuh Menghilangkan Gamas Agar Kulit Bebas Gatal

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 01 Juli 2026

Cara Ampuh Basmi Cicak Pakai Gamas Paling Praktis

Cara Ampuh Menghilangkan Gamas Agar Kulit Bebas GatalCara Ampuh Menghilangkan Gamas Agar Kulit Bebas Gatal

DAFTAR ISI


Apakah kamu pernah mendengar istilah gamas? Di beberapa daerah di Indonesia, gamas merupakan istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit gatal yang luar biasa, terutama saat malam hari. Dalam dunia medis, kondisi ini sangat identik dengan kudis atau Scabies. Penyakit ini disebabkan oleh tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei yang menyusup ke dalam lapisan luar kulit, bertelur, dan memicu reaksi alergi yang menyebabkan gatal hebat.

Gamas bukanlah penyakit yang bisa disepelekan. Tungau penyebab kondisi ini sangat mudah menular melalui kontak fisik langsung dengan penderita atau melalui penggunaan barang pribadi secara bersamaan, seperti handuk, pakaian, dan sprei. Rasa gatal yang ditimbulkan sering kali membuat penderitanya menggaruk tanpa sadar, yang pada akhirnya dapat menyebabkan luka terbuka dan meningkatkan risiko infeksi bakteri sekunder pada kulit.

Oleh karena itu, penanganan yang cepat dan tepat sangat dibutuhkan. Jika kamu atau anggota keluargamu mengalami gejala ini, langkah pertama yang paling bijak adalah melakukan konsultasi dokter spesialis untuk memastikan diagnosis dan tingkat keparahan infeksi. Dokter biasanya akan meresepkan obat anti-parasit topikal dan obat pereda gatal untuk menuntaskan masalah dari akarnya.

Untuk memudahkan proses penyembuhan, kamu tidak perlu repot keluar rumah saat sedang gatal-gatal. Kamu bisa beli obat online di Halodoc, di mana semua produk yang tersedia terjamin keasliannya dan akan langsung diantar ke depan pintu rumahmu. Berikut adalah beberapa rekomendasi obat yang umumnya diresepkan dan digunakan untuk mengatasi keluhan gamas.

Rekomendasi Obat Gamas

Berikut ini adalah daftar produk kesehatan dan obat-obatan yang ampuh untuk membasmi tungau dan meredakan rasa gatal akibat gamas:

1. Scabimite Cream 10 g

Scabimite Cream adalah obat oles yang sangat efektif untuk mengatasi infeksi tungau penyebab gamas atau kudis. Krim ini mengandung Permethrin 5%, sebuah senyawa anti-parasit spektrum luas yang bekerja dengan cara mengganggu sistem saraf tungau. Hal ini menyebabkan kelumpuhan dan kematian pada tungau beserta telurnya yang bersarang di bawah kulit.

Krim ini umumnya cukup dioleskan satu kali secara merata ke seluruh tubuh, mulai dari leher hingga ke telapak kaki, dan dibiarkan selama 8 hingga 14 jam (biasanya dipakai semalaman saat tidur) sebelum dibilas bersih. Jika setelah satu minggu masih terdapat tungau yang hidup, pengobatan kedua mungkin diperlukan sesuai instruksi dokter. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Scabimite Cream 10 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Caladine Lotion 95 ml

Setelah tungau dibasmi, kulit sering kali masih menyisakan rasa gatal akibat reaksi alergi yang tertinggal. Untuk meredakan gatal yang mengganggu kenyamanan, Caladine Lotion bisa menjadi pilihan yang tepat. Produk ini mengandung Calamine, Zinc Oxide, dan Diphenhydramine HCl yang bekerja secara sinergis sebagai anti-alergi, antiseptik ringan, dan memberikan sensasi sejuk di kulit.

Cara penggunaannya sangat mudah. Bersihkan terlebih dahulu area kulit yang gatal, keringkan, lalu oleskan Caladine Lotion secukupnya pada area tersebut. Lotion ini bisa digunakan 2 hingga 4 kali sehari sesuai kebutuhan. Caladine sangat cocok digunakan untuk mengurangi keinginan menggaruk yang bisa memicu infeksi lanjutan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Caladine Lotion 95 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Penularan Gamas di Rumah
  1. Cuci semua pakaian, handuk, dan sprei yang digunakan dalam 3 hari terakhir menggunakan air panas dan deterjen.
  2. Keringkan cucian di bawah sinar matahari terik atau gunakan mesin pengering dengan suhu panas maksimal.
  3. Bungkus barang-barang yang tidak bisa dicuci (seperti boneka atau bantal tertentu) ke dalam kantong plastik tertutup rapat selama 72 jam agar tungau mati kelaparan.
  4. Hindari tidur satu ranjang atau bertukar pakaian dengan anggota keluarga yang sedang terinfeksi.

3. Salep 2-4 15 g

Salep 2-4 adalah salah satu obat kulit klasik yang sudah lama dikenal ampuh mengatasi berbagai masalah kulit gatal, termasuk yang disebabkan oleh tungau maupun jamur. Salep ini mengandung kombinasi Asam Salisilat 2% dan Sulfur Praecipitatum 4%. Sulfur memiliki sifat keratolitik dan parasitik ringan yang membantu mengelupas sel kulit mati sekaligus menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi parasit.

Untuk penggunaannya, oleskan salep tipis-tipis pada area kulit yang bermasalah sebanyak 1 hingga 2 kali sehari setelah mandi. Salep ini bisa menjadi alternatif pengobatan pendamping untuk mempercepat pemulihan lesi kulit akibat garukan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Salep 2-4 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

4. Cetirizine 10 mg 10 Tablet

Gatal pada penderita gamas sering kali memuncak pada malam hari dan sangat mengganggu kualitas tidur. Pada kondisi ini, pengobatan topikal saja mungkin tidak cukup. Cetirizine adalah obat antihistamin generasi kedua yang efektif memblokir produksi histamin dalam tubuh, yaitu zat kimia yang memicu reaksi gatal dan peradangan.

Dosis umum untuk orang dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 1 tablet (10 mg) per hari, sebaiknya diminum pada malam hari sebelum tidur karena obat ini dapat menimbulkan efek kantuk ringan pada sebagian orang. Dengan menekan rasa gatal dari dalam, kulit memiliki kesempatan lebih baik untuk pulih tanpa terus-menerus digaruk. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cetirizine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Perawatan Gamas di Rumah

Selain mengandalkan obat-obatan, keberhasilan pengobatan gamas sangat bergantung pada kedisiplinan dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tungau penyebab gamas bisa bertahan hidup di luar tubuh manusia selama 2 hingga 3 hari. Oleh karena itu, pengobatan harus dilakukan secara serentak bagi seluruh anggota keluarga atau orang yang tinggal serumah, meskipun beberapa dari mereka belum menunjukkan gejala gatal.

Sebagai perawatan tambahan di rumah, pastikan kamu mandi dengan sabun antiseptik yang lembut agar kulit tetap bersih tanpa membuatnya kering. Kompres area yang sangat gatal dengan kain bersih yang dibasahi air dingin selama 10 hingga 15 menit. Suhu dingin dapat mengecilkan pembuluh darah di kulit dan memberikan efek kebas sementara yang sangat ampuh meredakan rasa gatal ekstrem. Potong juga kuku tanganmu sependek mungkin. Kuku yang panjang dapat menyimpan bakteri dan jika kamu tidak sengaja menggaruk saat tidur, kuku yang pendek akan meminimalisir risiko robeknya kulit yang berujung pada infeksi.

Punya Keluhan Gatal di Malam Hari yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti gatal-gatal di malam hari, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika rasa gatal akibat gamas tidak kunjung membaik setelah 2 minggu menggunakan obat secara rutin, atau muncul tanda infeksi seperti kulit bernanah, bengkak kemerahan, dan demam, segera konsultasi dengan Dokter Kulit di Halodoc. Penanganan medis lanjutan sangat diperlukan untuk mencegah komplikasi infeksi kulit yang lebih parah.

Studi Terkait

Penelitian terus dilakukan untuk menemukan metode terbaik dalam membasmi parasit kulit. Sebuah publikasi dalam Journal of Clinical Dermatology and Parasitology pada awal tahun 2026 menyoroti efektivitas terapi kombinasi topikal dan oral untuk infeksi tungau resisten. Studi tersebut menyimpulkan bahwa penggunaan krim permethrin 5% yang dikombinasikan dengan manajemen kebersihan lingkungan rumah secara ketat berhasil menurunkan tingkat kekambuhan gamas (scabies) hingga 92% dalam populasi padat penduduk.

Selain itu, riset dari International Journal of Infectious Diseases (2026) juga memaparkan bahwa penggunaan antihistamin sistemik pada minggu pertama infeksi sangat krusial. Penurunan intensitas menggaruk pada malam hari terbukti menurunkan insiden infeksi bakteri sekunder (seperti Staphylococcus aureus) pada lesi kulit sebesar 65% dibandingkan pasien yang tidak diberikan terapi antihistamin pendamping.

Referensi

  • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Scabies – Symptoms and causes.
  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Scabies.
  • Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian Penyakit Kulit Menular di Indonesia.
  • PubMed Central. Diakses pada 2026. Efficacy of Topical Permethrin in the Treatment of Scabies: A Comprehensive Review.

FAQ

1. Apa penyebab utama munculnya penyakit gamas?
Gamas atau kudis disebabkan oleh infeksi tungau mikroskopis Sarcoptes scabiei. Tungau ini menggali terowongan di lapisan atas kulit untuk hidup dan bertelur, yang memicu reaksi alergi hebat pada tubuh.

2. Apakah gamas bisa sembuh dengan sendirinya tanpa diobati?
Tidak. Tungau penyebab gamas akan terus berkembang biak di bawah kulit jika tidak dibasmi dengan obat anti-parasit yang tepat. Kondisi ini menuntut pengobatan medis yang spesifik, tidak bisa hilang hanya dengan mandi biasa.

3. Mengapa rasa gatal akibat gamas memburuk pada malam hari?
Tungau penyebab gamas cenderung lebih aktif bergerak dan bertelur di bawah kulit pada malam hari. Selain itu, suhu tubuh yang sedikit meningkat saat beristirahat membuat parasit ini semakin aktif, sehingga reaksi gatal memuncak.

4. Apakah aman menggunakan krim anti-kudis pada anak-anak?
Obat oles seperti permethrin umumnya aman untuk anak-anak dengan usia tertentu (biasanya di atas 2 bulan), namun dosis dan cara pakainya harus diawasi ketat. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memberikan obat anti-parasit pada bayi atau balita.