Advertisement

Cara BAB Lancar: Tips Efektif untuk Pencernaan Sehat

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Caisar Dewi Maulina   28 April 2025

Seseorang dikatakan mengalami sembelit jika sudah tidak bisa BAB lebih dari tiga hari.

Cara BAB Lancar: Tips Efektif untuk Pencernaan SehatCara BAB Lancar: Tips Efektif untuk Pencernaan Sehat

Daftar Isi:

  1. Cara Efektif agar BAB Lancar
  2. Kapan Harus ke Dokter?
  3. Kesimpulan

Sembelit atau konstipasi adalah masalah pencernaan umum yang membuat seseorang sulit buang air besar (BAB).

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kurangnya asupan serat hingga kurangnya aktivitas fisik.

Simak lebih lanjut, berikut ini cara BAB lancar yang efektif dan mudah diterapkan di rumah!

Cara Efektif agar BAB Lancar

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar BAB Lancar yaitu:

1. Makan makanan tinggi serat

Serat adalah kunci utama untuk melancarkan pencernaan. Serat membantu menambahkan volume pada tinja, sehingga lebih mudah melewati usus. Sumber serat terbaik meliputi buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan.

Cobalah untuk mengonsumsi setidaknya 25-30 gram serat setiap hari. Contoh makanan tinggi serat yang mudah didapatkan adalah apel, pir, brokoli, bayam, oatmeal, dan lentil.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, asupan serat yang cukup berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dan mencegah berbagai penyakit kronis.

Mau tahu apa saja obat yang ampuh untuk melancarkan BAB? Baca selengkapnya di artikel ini: Ini 7 Rekomendasi Obat Pelancar BAB yang Ampuh.

2. Perbanyak minum air putih

Dehidrasi dapat memperkeras tinja dan membuatnya sulit untuk dikeluarkan. Minum air yang cukup membantu menjaga tinja tetap lunak dan mudah melewati usus.

Usahakan untuk minum setidaknya 8 gelas air putih setiap hari. Selain air putih, cairan lain seperti jus buah tanpa gula dan sup juga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Kebutuhan cairan setiap orang dapat bervariasi, tergantung pada tingkat aktivitas dan kondisi kesehatan. Namun, penting untuk memastikan tubuh terhidrasi dengan baik.

3. Olahraga secara teratur

Aktivitas fisik dapat membantu merangsang kontraksi otot-otot usus, yang pada gilirannya membantu mendorong tinja melalui sistem pencernaan. Olahraga ringan seperti berjalan kaki, jogging, atau berenang sudah cukup untuk memberikan manfaat.

Usahakan untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Jika sulit meluangkan waktu khusus untuk berolahraga, cobalah untuk lebih aktif dalam kegiatan sehari-hari, seperti naik tangga daripada lift atau berjalan kaki ke tempat kerja.

Menurut WHO, aktivitas fisik yang teratur tidak hanya membantu melancarkan pencernaan, tetapi juga meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko diabetes, dan menjaga berat badan ideal.

Nah, apabila kamu Mengidap Konstipasi? Ini Dokter yang Bisa Bantu Pengobatannya.

4. Posisi buang air besar yang tepat

Posisi jongkok saat BAB dianggap lebih alami dan efektif karena meluruskan saluran pencernaan, sehingga memudahkan tinja untuk keluar. Jika menggunakan toilet duduk, gunakan bangku kecil untuk menopang kaki dan menciptakan sudut yang lebih baik.

Posisi ini membantu otot-otot panggul untuk rileks dan mengurangi tekanan pada usus besar. Mencoba posisi ini bisa menjadi solusi sederhana untuk mengatasi sembelit.

Simak selengkapnya, berikut ini Cara Sederhana yang Bisa Dilakukan saat Sembelit Menyerang.

5. Konsumsi probiotik

Probiotik adalah bakteri baik yang hidup di dalam usus dan membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme dalam sistem pencernaan. Konsumsi probiotik dapat membantu meningkatkan kesehatan usus dan melancarkan BAB.

Probiotik dapat ditemukan dalam makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, dan kimchi. Suplemen probiotik juga tersedia, tetapi sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Probiotik membantu memecah makanan, menyerap nutrisi, dan melawan bakteri jahat. Dengan menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, probiotik dapat membantu mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya.

Pahami masalah buang air besar lebih lanjut melalui artikel berikut ini: Mitos dan Fakta seputar Sembelit yang Perlu Dipahami.

Kapan Harus ke Dokter?

Sembelit biasanya bukan kondisi serius dan dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup. Namun, jika sembelit berlangsung lebih dari dua minggu, disertai dengan gejala lain seperti sakit perut parah, perdarahan rektal, atau penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, segera konsultasikan dengan dokter.

Dokter dapat membantu menentukan penyebab sembelit dan merekomendasikan pengobatan yang tepat. Jangan ragu untuk mencari bantuan medis jika kamu khawatir tentang kesehatan pencernaan.

Kesimpulan

Melancarkan BAB dapat dilakukan dengan berbagai cara sederhana, mulai dari meningkatkan asupan serat dan cairan, berolahraga secara teratur, hingga mencoba posisi BAB yang tepat dan konsumsi probiotik.

Kamu bisa bertanya dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc terkait dengan dosis dan jenis obat yang cocok sesuai dengan kondisi yang kamu alami.

Selain itu, dapatkan obat dan suplemen lebih mudah melalui Toko Kesehatan Halodoc. Produk kesehatannya 100% asli  (original) dan diantar dalam waktu 1 jam!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Constipation.
WebMD. Diakses pada 2024. What Is Constipation?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Constipation.
Healthline. Diakses pada 2024. What You Should Know About Constipation.