Ad Placeholder Image

Cara Membaca Hasil USG 2D yang Perlu Bumil Pahami

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 14 September 2026

Hasil pemeriksaan ultrasonografi (USG) umumnya berupa lembaran dengan warna hitam dan putih.

Cara Membaca Hasil USG 2D yang Perlu Bumil PahamiCara Membaca Hasil USG 2D yang Perlu Bumil Pahami

DAFTAR ISI


Pemeriksaan Ultrasonografi (USG) 2D merupakan salah satu metode pencitraan medis yang paling umum digunakan untuk memantau perkembangan janin di dalam kandungan. Melalui pemeriksaan ini, dokter dan ibu hamil dapat melihat gambaran struktur organ serta posisi janin secara periodik.

Namun, lembar cetak hasil USG sering kali membingungkan karena memuat banyak singkatan medis dalam bahasa Inggris. Memahami arti istilah-istilah tersebut sangat penting agar ibu hamil dapat mengikuti perkembangan buah hati dengan lebih tenang dan optimal.

Istilah Penting dalam Hasil USG 2D

Saat menerima hasil pemeriksaan USG 2D, Anda akan melihat berbagai grafik hitam-putih beserta deretan petunjuk angka dan kode singkatan. Berikut adalah penjelasan beberapa kode dan singkatan utama yang sering tercantum pada lembar hasil USG:

  • GS (Gestational Sac): Merupakan ukuran kantung kehamilan berupa bulatan hitam di rahim. Istilah ini biasanya diukur pada trimester pertama untuk mengonfirmasi keberadaan kehamilan.
  • CRL (Crown-Rump Length): Ukuran jarak dari puncak kepala hingga tulang ekor janin. Indikator ini sangat akurat untuk menentukan usia kehamilan pada awal trimester pertama.
  • BPD (Biparietal Diameter): Ukuran tulang pelipis kiri hingga kanan kepala janin. Parameter ini digunakan untuk menilai pertumbuhan janin mulai trimester kedua.
  • FL (Femur Length): Panjang tulang paha janin. Ukuran ini berguna untuk memantau pertumbuhan tulang panjang janin seiring bertambahnya usia kehamilan.
  • AC (Abdominal Circumference): Lingkar perut janin. Parameter ini digabungkan dengan BPD dan FL untuk memperkirakan berat badan janin di dalam kandungan.
  • EFW (Estimated Fetal Weight): Perkiraan berat badan janin dalam satuan gram yang dihitung otomatis oleh mesin USG berdasarkan kombinasi indikator pertumbuhan.
  • GA (Gestational Age) & EDD (Estimated Delivery Date): GA menunjukkan perkiraan usia kehamilan berdasarkan ukuran janin, sedangkan EDD adalah perkiraan hari lahir (HPL).

Waktu Terbaik Melakukan USG 2D

Pemeriksaan USG 2D disarankan untuk dilakukan secara berkala minimal 4 kali selama masa kehamilan. Pada trimester pertama, USG bertujuan memastikan lokasi penempelan janin dan detak jantung awal. Masuk ke trimester kedua dan ketiga, pemeriksaan difokuskan untuk memantau kelengkapan organ tubuh, posisi plasenta, volume air ketuban, serta perkiraan berat janin menjelang persalinan.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika hasil USG menunjukkan adanya ketidaksesuaian ukuran janin dengan usia kehamilan, atau jika ibu mengalami gejala keluhan seperti pendarahan dan nyeri perut hebat, segera lakukan evaluasi medis lanjutan. Ibu dapat melakukan konsultasi langsung dengan Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan di Halodoc untuk mendapatkan penjelasan mendalam mengenai kondisi janin.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Memahami hasil USG terkadang memicu rasa khawatir jika terdapat angka atau istilah yang tidak dipahami. Kamu bisa konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Dokter di Halodoc akan memberikan penjelasan medis yang akurat dan responsif mengenai kondisi kesehatan ibu dan janin tanpa perlu keluar rumah.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience: Ultrasound Examination.
American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Diakses pada 2026. Ultrasound Exams During Pregnancy: Frequently Asked Questions.
WebMD. Diakses pada 2026. What to Expect During a Prenatal Ultrasound.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pentingnya Pemeriksaan USG Berkala bagi Ibu Hamil.

FAQ

Apakah USG 2D aman dilakukan berulang kali selama kehamilan?
Ya, USG 2D sangat aman karena menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi (ultrasound), bukan radiasi sinar-X. Pemeriksaan ini tidak berbahaya bagi ibu maupun perkembangan janin di dalam rahim.

Berapa tingkat akurasi perkiraan berat janin (EFW) pada USG 2D?
Perkiraan berat janin (EFW) memiliki tingkat toleransi atau margin eror sekitar 10–15 persen. Angka ini merupakan kalkulasi matematis dari perpaduan ukuran lingkar perut, kepala, dan panjang tulang paha janin.

Kapan jenis kelamin bayi mulai bisa terlihat jelas lewat USG 2D?
Jenis kelamin janin umumnya dapat mulai diidentifikasi melalui USG 2D pada usia kehamilan 18 hingga 22 minggu. Namun, kejelasannya tetap tergantung pada posisi janin saat pemeriksaan dilakukan.