
Cara Membuat Donat Empuk dan Lembut Anti Gagal di Rumah
Panduan mudah cara membuat donat empuk dan lembut anti gagal di rumah.

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Cara Membuat Donat
- Tips Membuat Donat
- Studi Terkait
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Cara membuat donat di rumah sebenarnya cukup sederhana, asalkan takaran bahan dan proses fermentasinya dilakukan dengan tepat. Donat yang empuk biasanya memerlukan adonan yang cukup kalis, waktu istirahat yang sesuai, serta suhu minyak yang stabil.
Resep ini dapat digunakan untuk membuat donat goreng dengan tekstur lembut dan ringan. Kamu juga bisa menambahkan gula halus, meses, cokelat leleh, atau keju sebagai topping sesuai selera.
Cara Membuat Donat
Bahan Donat
- 250 gram tepung terigu protein tinggi.
- 1 sendok teh ragi instan.
- 2 sendok makan gula pasir.
- 1 butir kuning telur.
- 120–140 mililiter susu cair hangat.
- 30 gram margarin atau mentega.
- Sejumput garam.
- Minyak untuk menggoreng dan topping sesuai selera.
Langkah Membuat Donat
- Campurkan tepung terigu, ragi, dan gula dalam wadah.
- Masukkan kuning telur, lalu tuangkan susu sedikit demi sedikit sambil diuleni.
- Tambahkan margarin dan garam, kemudian uleni sampai adonan kalis dan elastis.
- Tutup adonan dengan kain bersih dan diamkan sekitar 45–60 menit sampai mengembang.
- Kempiskan adonan, bagi menjadi beberapa bagian, lalu bentuk bulat dan lubangi bagian tengahnya.
- Diamkan kembali selama sekitar 15–20 menit.
- Goreng dalam minyak dengan api kecil hingga sedang sampai kedua sisinya berwarna keemasan.
- Tiriskan dan tambahkan topping setelah donat cukup dingin.
Resep donat tidak membutuhkan rekomendasi obat karena termasuk panduan memasak dan tidak berkaitan dengan pengobatan. Pastikan bahan yang digunakan masih layak, tangan serta peralatan bersih, dan donat dikonsumsi secukupnya sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Tips Membuat Donat Empuk
- Gunakan ragi yang masih aktif dan belum melewati tanggal kedaluwarsa.
- Jangan menggunakan susu terlalu panas karena dapat mengganggu kerja ragi.
- Uleni adonan sampai elastis agar teksturnya lebih lembut.
- Hindari menambahkan terlalu banyak tepung saat membentuk donat karena hasilnya bisa keras.
- Goreng donat secukupnya dan jangan memenuhi wajan agar suhu minyak tetap stabil.
Studi Terkait
Donat termasuk makanan tinggi energi karena umumnya dibuat dari tepung, gula, lemak, dan minyak. Konsumsilah dalam porsi wajar, terutama jika kamu sedang membatasi asupan gula atau lemak.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter jika setelah mengonsumsi donat muncul sesak napas, pembengkakan pada wajah atau bibir, muntah berulang, atau keluhan lain yang mengarah pada reaksi alergi berat. Untuk keluhan kesehatan yang menetap atau memburuk, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi setelah sesi konsultasi.
- ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Produk disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA.
- ✅ Jaminan asli: Produk memiliki segel resmi, nomor batch, tanggal kedaluwarsa, dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar dari apotek terdekat sesuai ketersediaan layanan.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Chat dokter di Halodoc dapat membantu kamu memperoleh informasi kesehatan secara praktis tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Dokter akan memberikan arahan sesuai keluhan dan menyarankan pemeriksaan lanjutan bila diperlukan.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Healthy Diet.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Gizi Seimbang.
WebMD. Diakses pada 2026. Food Allergies.
PubMed. Diakses pada 2026. Dietary Intake and Health Outcomes.
FAQ
1. Apa penyebab donat tidak mengembang?
Donat bisa tidak mengembang jika ragi sudah tidak aktif, cairan terlalu panas, atau waktu fermentasi kurang. Suhu ruangan dan kondisi adonan juga dapat memengaruhi proses pengembangan.
2. Berapa lama adonan donat harus didiamkan?
Fermentasi pertama umumnya berlangsung sekitar 45–60 menit, sedangkan fermentasi setelah donat dibentuk sekitar 15–20 menit. Waktu tersebut dapat berbeda bergantung pada suhu ruangan dan aktivitas ragi.
3. Mengapa donat menyerap banyak minyak?
Donat dapat menyerap banyak minyak jika suhu minyak terlalu rendah atau adonan terlalu lama digoreng. Gunakan api kecil hingga sedang dan goreng secukupnya.
4. Apakah donat boleh dikonsumsi setiap hari?
Donat sebaiknya dikonsumsi sesekali dalam porsi wajar karena biasanya mengandung gula, tepung, dan lemak. Lengkapi pola makan dengan sayur, buah, protein, serta cukup air.




