Cara Mencegah serta Menghilangkan Infeksi Jamur pada Kulit Kepala
Infeksi jamur di kulit kepala bisa dicegah dan diatasi dengan menjaga kebersihan rambut serta menggunakan perawatan antijamur secara rutin.

Daftar Isi:
- Apa Itu Infeksi Jamur Kulit Kepala?
- Gejala Infeksi Jamur Kulit Kepala
- Penyebab Infeksi Jamur Kulit Kepala
- Cara Mencegah Infeksi Jamur Kulit Kepala
- Cara Menghilangkan Jamur di Kulit Kepala
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kesimpulan
Infeksi jamur kulit kepala atau tinea capitis adalah infeksi yang disebabkan oleh jamur dermatofita. Jamur ini menyerang lapisan luar kulit kepala dan batang rambut, menyebabkan peradangan dan gejala yang tidak nyaman.
Infeksi ini lebih sering terjadi pada anak-anak, tetapi juga dapat menyerang orang dewasa. Umumnya, infeksi dapat menimbulkan rasa gatal, kemerahan, dan bahkan kerontokan rambut.
Mengenali penyebab dan cara pencegahannya adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan kulit kepala. Oleh karena itu, yuk, bahas cara mencegah dan menghilangkan infeksi jamur di kulit kepala selengkapnya!
Gejala Infeksi Jamur Kulit Kepala
Gejala infeksi jamur pada kulit kepala bervariasi, tergantung pada jenis jamur dan tingkat keparahan infeksi. Beberapa gejala umum meliputi:
- Rasa gatal pada kulit kepala.
- Area kulit kepala yang bersisik atau berkerak.
- Kemerahan pada kulit kepala.
- Rambut rontok atau patah di area yang terinfeksi.
- Munculnya benjolan kecil berisi nanah (kerion).
Penyebab Infeksi Jamur Kulit Kepala
Infeksi jamur kulit kepala disebabkan oleh jamur dermatofita. Jamur ini dapat menyebar melalui:
- Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.
- Berbagi barang pribadi seperti sisir, handuk, atau topi.
- Kontak dengan hewan peliharaan yang terinfeksi.
Menurut Kementerian Kesehatan RI, menjaga kebersihan diri dan lingkungan adalah langkah penting untuk mencegah penyebaran jamur.
Cara Mencegah Infeksi Jamur Kulit Kepala
Mencegah infeksi jamur pada kulit kepala lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil:
- Jaga kebersihan kulit kepala: Cuci rambut secara teratur dengan sampo antijamur, terutama setelah berolahraga atau berkeringat.
- Hindari berbagi barang pribadi: Jangan berbagi sisir, handuk, topi, atau barang pribadi lainnya dengan orang lain.
- Perhatikan kebersihan hewan peliharaan: Jika memiliki hewan peliharaan, pastikan mereka juga bersih dan sehat. Periksakan hewan peliharaan ke dokter hewan jika ada tanda-tanda infeksi jamur.
- Hindari kontak dengan orang yang terinfeksi: Jika mengetahui ada orang yang terinfeksi jamur, hindari kontak langsung dengan mereka untuk mencegah penyebaran infeksi.
- Keringkan rambut dengan benar: Setelah mencuci rambut, keringkan rambut dengan benar sebelum mengikat atau menutupinya. Jamur tumbuh subur di lingkungan yang lembap.
Cara Menghilangkan Jamur di Kulit Kepala
Selain langkah pencegahan, ada beberapa cara untuk menghilangkan jamur di kulit kepala jika sudah terinfeksi:
- Gunakan sampo antijamur: Sampo yang mengandung bahan aktif seperti ketoconazole atau selenium sulfide dapat membantu mengatasi infeksi jamur. Gunakan sampo ini sesuai petunjuk dokter atau apoteker.
- Obat antijamur oral: Dalam kasus yang parah, dokter mungkin meresepkan obat antijamur oral. Obat ini bekerja dari dalam tubuh untuk membunuh jamur.
- Krim atau salep antijamur: Krim atau salep antijamur dapat dioleskan langsung ke area kulit kepala yang terinfeksi.
- Perawatan medis: Jika infeksi tidak membaik dengan perawatan di rumah, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter dapat memberikan perawatan medis yang lebih intensif, seperti terapi laser atau injeksi antijamur.
- Jaga kebersihan lingkungan: Bersihkan semua barang pribadi seperti sisir, handuk, dan topi dengan disinfektan untuk mencegah penyebaran jamur.
Cari tahu juga, 6 Cara Efektif Mengatasi Jamur di Kulit Kepala.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan dengan dokter jika mengalami gejala infeksi jamur kulit kepala yang tidak membaik dengan perawatan di rumah. Beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis meliputi:
- Infeksi yang menyebar ke area lain di tubuh.
- Munculnya benjolan berisi nanah (kerion).
- Rambut rontok yang parah.
- Demam atau gejala sistemik lainnya.
Kamu alami rambut rontok akibat infeksi kulit kepala? Simak selengkapnya, Ini 5 Rekomendasi Vitamin Rambut Rontok untuk Mencegah Kebotakan.
Dokter akan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan yang sesuai untuk mengatasi infeksi jamur.
Kesimpulan
Infeksi jamur pada kulit kepala adalah masalah umum yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan masalah rambut.
Dengan menjaga kebersihan kulit kepala, menghindari berbagi barang pribadi, dan mengikuti langkah-langkah pencegahan lainnya, risiko infeksi jamur dapat dikurangi.
Jika mengalami gejala infeksi jamur, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Konsultasi dengan dokter spesialis kulit kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Selain itu, penggunaan produk yang tepat seperti sampo antijamur dan suplemen kesehatan rambut dapat membantu mempercepat proses penyembuhan dan menjaga kesehatan kulit kepala.
Kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.
Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Yuk, download Halodoc sekarang juga!


