Advertisement

Cara Mengatasi Gangguan Lambung saat Berpuasa

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   22 Maret 2022

“Bagi pemilik gangguan lambung, puasa mendatangkan tantangan tersendiri. Perut kosong dalam waktu yang lama dapat memicu naiknya asam lambung yang berujung maag, GERD, atau gastritis. Namun, kamu tetap bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman dengan beberapa cara ini."

Cara Mengatasi Gangguan Lambung saat BerpuasaCara Mengatasi Gangguan Lambung saat Berpuasa

Halodoc, Jakarta – Gangguan lambung menjadi istilah yang menjelaskan berbagai rasa tidak nyaman yang muncul di area perut atas. Misalnya, perut terasa begah dan kembung, lambung terasa perih, dan sensasi, seperti terbakar pada area ulu hati.

Banyak faktor bisa memicu munculnya kondisi ini, termasuk pola makan tak sehat, konsumsi makanan yang banyak mengandung gas, dan stres yang tidak terkendali. 

Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan tentu menjadi tantangan tersendiri untuk pemilik gangguan lambung. Sebab, mereka tidak dianjurkan untuk melewatkan waktu makan, sementara itu puasa membuat perut dalam kondisi kosong selama lebih dari 12 jam. Akan tetapi, ini tidak berarti pengidap gangguan lambung tidak boleh berpuasa. 

Baca juga: Alasan Puasa Bisa Sembuhkan Penyakit Asam Lambung

Cara Mengatasi Gangguan Lambung saat Puasa

Ingin menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, kamu bisa mengatasi munculnya gangguan lambung saat puasa dengan cara:

  1. Makan Secukupnya

Makan berlebihan bisa mengakibatkan lambung bekerja sangat keras yang berujung pada perut terasa penuh dan begah. Oleh karena itu, makanlah secukupnya saat sahur maupun berbuka puasa.

Misalnya, kamu bisa berbuka dengan mengonsumsi makanan ringan, lalu lanjutkan dengan mengonsumsi makanan berat. Apabila perut masih terasa lapar setelahnya, kamu bisa mengonsumsi camilan sehat, seperti buah-buahan atau kurma. 

  1. Pilih Menu yang Tepat

Selain itu, pastikan kamu memilih menu makanan yang tepat untuk pengidap masalah lambung baik saat sahur maupun berbuka. Misalnya, oatmeal dan nasi yang dapat membantu mengurangi risiko gejala gangguan lambung.

Lalu, kamu bisa mengonsumsi daging rendah lemak, seperti ikan, dada ayam, dan buah yang rasanya tidak asam, misalnya pisang. 

Baca juga: Agar Maag Tak Lagi Kambuh, Begini Tips Atur Pola Makannya

  1. Hindari Makanan Maupun Minuman Pemicu Gangguan Lambung

Hindari mengonsumsi makanan maupun minuman yang memicu munculnya gejala gangguan lambung. Misalnya, berbuka dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak, makanan dengan rasa yang pedas dan asam, atau makanan siap saji seperti burger maupun pizza.

Sementara itu, pilih mengonsumsi air mineral dibandingkan dengan minuman bersoda maupun tinggi kafein. 

  1. Tidak Tidur Setelah Makan

Rasa kantuk yang datang saat waktu sahur memang wajar terjadi karena jam tidur yang berkurang. Namun, sebaiknya kamu tidak langsung tidur lagi setelah makan sahur.

Pasalnya, hal tersebut bisa mengakibatkan munculnya gangguan lambung. Lalu, bagaimana jika rasa kantuk sudah tidak tertahankan?

Kamu bisa berbaring dengan posisi kepala maupun bahu yang lebih tinggi dari perut atau setengah duduk. Posisi tersebut bisa membantu mencegah naiknya makanan ke kerongkongan.

Baca juga: Ini 6 Makanan yang Bisa Menurunkan Asam Lambung secara Alami

  1. Mengonsumsi Obat

Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi obat untuk mengatasi masalah gangguan lambung. Konsumsi obat yang memiliki kandungan aktif Lansoprazole yang merupakan obat golongan proton pump inhibitor.

Jenis obat tersebut efektif untuk tukak duodenum dan tukak lambung ringan, nyeri perut, mual, GERD, tukak peptik, refluks esofagitis, sindrom zollinger-ellison, dan eradikasi H.pylori

Namun, konsumsi obat ini tidak boleh asal dan harus berdasarkan petunjuk dokter. Jadi, apabila kamu mengalami keluhan lambung seperti maag, nyeri perut, GERD, dan mual, kamu bisa langsung meminta dokter meresepkan obat dan membelinya langsung melalui toko kesehatan di aplikasi Halodoc. Pastikan kamu sudah download aplikasi Halodoc, ya!

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2022. Indigestion.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Indigestion (Dyspepsia).
Healthline. Diakses pada 2022. How to Prevent Acid Reflux and Heartburn.
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Gastroesophageal reflux disease (GERD).