Ad Placeholder Image

Catat, Ini Ciri-Ciri Cacingan pada Orang Dewasa

8 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Tak hanya terjadi pada anak-anak, infeksi cacing bisa menyerang orang dewasa. Untungnya, kamu bisa mengonsumsi Combantrin Tablet atau Combantrin Jeruk Sirup untuk mengatasinya.

Catat, Ini Ciri-Ciri Cacingan pada Orang DewasaCatat, Ini Ciri-Ciri Cacingan pada Orang Dewasa

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan perut berbunyi “keroncongan” padahal baru saja selesai makan? Fenomena medis yang dikenal sebagai borborygmi ini sering kali dikaitkan dengan rasa lapar. Namun, jika bunyi tersebut muncul terus-menerus dan disertai dengan gejala lain seperti perut kembung atau rasa tidak nyaman, banyak masyarakat Indonesia yang langsung mencurigai hal tersebut sebagai tanda cacingan. Anggapan ini tidak sepenuhnya salah, namun perlu dipahami secara medis bagaimana kaitan antara suara perut dan infeksi parasit.

Infeksi cacing atau helminthiasis masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, terutama karena faktor lingkungan dan kebersihan. Cacing yang hidup di saluran pencernaan dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi dan menghasilkan gas berlebih, yang pada akhirnya memicu suara bising dari dalam perut. Mengabaikan kondisi ini dapat menyebabkan malnutrisi kronis, lemas, hingga penurunan daya tahan tubuh, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Penting bagi kamu untuk mengenali gejala cacingan pada orang dewasa sejak dini agar penanganan bisa dilakukan dengan tepat. Selain menjaga kebersihan diri, penggunaan obat cacing secara rutin setiap 6 bulan sekali sangat disarankan sebagai langkah pencegahan maupun pengobatan tahap awal.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat cacingan yang aman dan tersedia secara bebas? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Cacingan yang Ampuh

Sebagai apoteker, saya merekomendasikan produk-produk yang mengandung zat aktif Pirantel Pamoat. Zat ini bekerja secara efektif untuk melumpuhkan cacing di dalam usus tanpa diserap secara signifikan ke dalam pembuluh darah, sehingga relatif aman untuk penggunaan mandiri sesuai dosis yang dianjurkan. Berikut adalah daftar produknya:

1. Combantrin Jeruk Sirup 10 ml

Combantrin Jeruk Sirup adalah pilihan utama untuk mengatasi infeksi cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing kremi (Enterobius vermicularis), dan cacing tambang (Ancylostoma duodenale). Produk ini mengandung zat aktif Pirantel Pamoat yang bekerja sebagai agen penyekat neuromuskular yang melumpuhkan cacing. Setelah cacing lumpuh, mereka akan dikeluarkan dari tubuh melalui feses secara alami tanpa memerlukan pencahar tambahan.

Manfaat utamanya adalah membasmi cacing parasit dengan rasa jeruk yang disukai, sehingga memudahkan pemberian pada anak-anak maupun dewasa yang sulit menelan tablet.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 2-6 tahun: 1 – 1.5 sendok takar (5-7.5 ml) sebagai dosis tunggal.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1.5 – 2 sendok takar (7.5-10 ml) sebagai dosis tunggal.
  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 2 – 3 sendok takar (10-15 ml) sebagai dosis tunggal.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Combantrin Jeruk Sirup 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Combantrin 250 mg 2 Tablet

Produk ini merupakan varian tablet dari Combantrin yang mengandung Pirantel Pamoat 250 mg. Sangat praktis untuk orang dewasa karena hanya memerlukan satu kali minum (single dose) untuk membasmi berbagai jenis cacing di saluran pencernaan. Pirantel Pamoat memiliki profil keamanan yang baik karena kerjanya yang lokal di dalam usus.

Manfaat produk ini efektif untuk mematikan cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang dengan cara melumpuhkan sistem saraf otot cacing tersebut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 2 tablet (500 mg) sebagai dosis tunggal.
  • Anak 6-12 tahun: 1 – 1.5 tablet sebagai dosis tunggal.
  • Diminum sebelum atau sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Combantrin 250 mg 2 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Cacingan Berulang
  1. Selalu mencuci tangan dengan sabun setelah dari toilet dan sebelum makan.
  2. Memotong kuku secara rutin untuk mencegah telur cacing terselip di bawah kuku.
  3. Memastikan makanan dimasak hingga matang sempurna, terutama daging dan sayuran.

3. Konvermex 250 mg 2 Tablet

Konvermex mengandung Pirantel Pamoat yang diformulasikan untuk dewasa dalam bentuk tablet. Produk ini bekerja efektif menghancurkan cacing dalam sekali minum. Sangat disarankan bagi mereka yang sering terpapar risiko tinggi, seperti hobi berkebun tanpa sarung tangan atau sering mengonsumsi makanan yang kurang higienis di pinggir jalan.

Manfaatnya mencakup pembersihan total parasit usus yang umum ditemukan di wilayah tropis seperti Indonesia.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 2 tablet sekaligus dalam satu kali minum.
  • Anak 6-12 tahun: 1 tablet sebagai dosis tunggal.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Konvermex 250 mg 2 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Konvermex 125 Suspensi 10 ml

Bagi yang lebih menyukai sediaan cair dengan konsentrasi yang lebih ringan, Konvermex 125 Suspensi hadir sebagai solusi. Mengandung Pirantel Pamoat 125 mg per 5 ml, suspensi ini memberikan fleksibilitas dalam penentuan dosis untuk anak-anak maupun orang dewasa dengan berat badan tertentu.

Manfaat utamanya adalah melumpuhkan cacing gelang, cacing kremi, dan cacing tambang dengan cara mengganggu transmisi impuls saraf pada parasit tersebut.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 2-6 tahun: 1 – 2 sendok takar (5-10 ml) dosis tunggal.
  • Anak usia 6-12 tahun: 2 – 3 sendok takar (10-15 ml) dosis tunggal.
  • Dewasa: 3 – 4 sendok takar (15-20 ml) dosis tunggal.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Konvermex 125 Suspensi 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Kaitan Perut Berbunyi dan Cacingan

Perut berbunyi atau borborygmi terjadi akibat pergerakan gas dan cairan di dalam usus yang dipicu oleh gerakan peristaltik. Pada kondisi normal, ini adalah tanda sistem pencernaan sedang bekerja. Namun, pada penderita cacingan, populasi cacing yang banyak di dalam usus dapat menyebabkan beberapa kondisi medis berikut:

1. Produksi Gas Berlebih

Cacing dalam usus dapat mengganggu proses fermentasi makanan dan metabolisme bakteri usus normal. Hal ini memicu penumpukan gas karbon dioksida dan metana yang menyebabkan perut terasa kembung dan sering berbunyi keras.

2. Iritasi Dinding Usus

Beberapa jenis cacing seperti cacing tambang menempel pada dinding usus untuk menghisap darah, yang dapat menyebabkan peradangan ringan. Iritasi ini merangsang usus untuk bergerak lebih aktif, sehingga bunyi perut menjadi lebih sering terdengar.

3. Malabsorpsi Nutrisi

Cacing “mencuri” nutrisi dari makanan yang kamu konsumsi. Kondisi ini membuat usus mengirimkan sinyal “lapar” ke otak lebih cepat, yang sering kali disertai dengan kontraksi otot usus yang menimbulkan suara nyaring.

Studi Mengenai Helminthiasis di Indonesia

Journal of Parasitology Research menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa prevalensi infeksi cacing tambang dan cacing gelang masih sangat tinggi di negara berkembang. Studi tersebut menyoroti bahwa gejala gastrointestinal yang tidak spesifik, seperti suara perut berlebih dan perut kembung, sering kali menjadi indikator awal beban parasit yang tinggi dalam tubuh pasien.

Penelitian ini juga menekankan pentingnya pemberian obat cacing berkala (deworming) setiap 6-12 bulan untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mencegah komplikasi anemia akibat infeksi cacing tambang.

Jika kamu merasakan gejala seperti perut sering berbunyi yang disertai gatal pada area anus di malam hari, penurunan berat badan secara drastis, atau badan terasa sangat lemas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Kamu bisa beli obat untuk cacingan dengan mudah melalui platform digital.

Jangan tunggu sampai gejala semakin parah. Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Soil-transmitted helminth infections.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Diakses pada 2026. Parasites – Ascariasis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Pinworm infection – Symptoms and causes.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Profil Kesehatan Indonesia: Pengendalian Kecacingan.

FAQ

1. Apakah perut berbunyi selalu berarti cacingan?

Tidak selalu. Perut berbunyi bisa disebabkan oleh rasa lapar, konsumsi makanan pemicu gas, atau gangguan pencernaan seperti IBS. Namun, jika disertai gejala lain seperti gatal di anus, patut dicurigai sebagai cacingan.

2. Seberapa sering orang dewasa harus minum obat cacing?

Sesuai anjuran medis dan program kesehatan di Indonesia, orang dewasa disarankan meminum obat cacing minimal setiap 6 bulan sekali sebagai langkah pencegahan rutin.

3. Apakah obat cacing boleh diminum saat perut kosong?

Obat cacing yang mengandung Pirantel Pamoat dapat diminum kapan saja, baik sebelum maupun sesudah makan. Namun, meminumnya setelah makan dapat membantu mengurangi risiko rasa tidak nyaman pada lambung bagi pemilik lambung sensitif.

4. Apakah cacing yang keluar selalu terlihat di feses setelah minum obat?

Tidak selalu. Dengan obat modern, cacing sering kali sudah hancur atau terurai oleh enzim pencernaan sehingga tidak terlihat secara kasat mata saat keluar bersama feses.

Punya Keluhan Perut Sering Berbunyi? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti perut sering berbunyi atau gejala pencernaan lainnya, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.