Ad Placeholder Image

Catat, Ini Gejala Diabetes dan Cara Mengobatinya

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   05 Februari 2026

Diabetes adalah penyakit kronis gula darah tinggi yang memerlukan manajemen pola makan dan aktivitas fisik untuk mencegah komplikasi.

Catat, Ini Gejala Diabetes dan Cara MengobatinyaCatat, Ini Gejala Diabetes dan Cara Mengobatinya

DAFTAR ISI


Diabetes merupakan penyakit umum yang sudah dikenal banyak orang. Penyakit ini tidak boleh  diremehkan, karena bisa berbahaya jika tidak dikelola dengan baik.Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. 

Penting untuk mengenali apa saja tanda-tanda atau gejala diabetes, agar kamu bisa segera mencari pertolongan medis sebelum terlambat. Simak juga cara mengobati diabetes di sini.

Gejala Diabetes

Diabetes atau penyakit terjadi ketika pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau ketika tubuh tidak bisa menggunakan insulin yang dihasilkannya secara efektif.

Insulin adalah hormon yang mengatur gula darah. Akibatnya, gula atau glukosa lama kelamaan akan menumpuk dalam darah dan menyebabkan masalah kesehatan.

Ada dua jenis diabetes yang umum, yaitu tipe 1 dan tipe 2. Umumnya diabetes tipe 1 berkembang lebih cepat dalam hitungan minggu. Sedangkan pengidap diabetes tipe 2 sering kali tak menyadari mereka mengidap penyakit tersebut, karena gejalanya kurang signifikan.

Akan tetapi, menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai, yaitu: 

1. Meningkatnya frekuensi buang air kecil

Karena tubuh tidak bisa menyerap glukosa dengan baik, ginjal mencoba mengeluarkan glukosa sebanyak mungkin.

Akibatnya, pengidap diabetes jadi lebih sering buang air kecil daripada orang sehat. Gejala diabetes ini bisa berlangsung bahkan di malam hari.

2. Rasa haus berlebihan

Dengan hilangnya banyak cairan tubuh karena sering buang air kecil, pengidap akan merasa haus dan membutuhkan banyak air.

Melansir dari Health, menurut ahli sering buang air kecil dan rasa haus berlebihan merupakan beberapa cara tubuh untuk mencoba mengelola gula darah tinggi.

3. Berat badan menurun

Kadar gula darah terlalu tinggi juga bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat. Karena hormon insulin tidak mendapatkan glukosa untuk sel yang digunakan sebagai energi, tubuh memecah protein dari otot sebagai sumber alternatif bahan bakar.

4. Penglihatan terganggu

Masalah penglihatan, seperti penglihatan kabur atau atau sesekali melihat kilatan cahaya merupakan akibat langsung kadar gula darah tinggi.

Bila kamu membiarkan gula darah tidak terkendali dalam waktu lama, penglihatan bisa rusak secara permanen, bahkan mungkin berakibat kebutaan.

5. Kelelahan dan mudah tersinggung

Gejala diabetes yang juga umum dialami pengidap adalah mudah merasa lelah. Selain itu, terbangun di malam hari karena harus buang air kecil juga bisa membuat pengidap lelah dan akhirnya mudah tersinggung.

6. Infeksi jamur

Diabetes menyebabkan pengidapnya rentan mengalami berbagai infeksi. Namun, infeksi yang paling umum terjadi adalah candida dan infeksi jamur lainnya. Jamur dan bakteri tumbuh subur di lingkungan yang kaya akan gula.

7. Luka sulit sembuh

Infeksi, luka, dan memar yang tidak sembuh dengan cepat juga merupakan gejala diabetes. Hal itu biasanya terjadi karena pembuluh darah mengalami kerusakan akibat glukosa dalam jumlah berlebihan yang mengelilingi pembuluh darah dan arteri.

Diabetes mengurangi efisiensi sel progenitor endotel atau EPC, yang melakukan perjalanan ke lokasi cedera dan membantu pembuluh darah sembuhkan luka.

Pilihan Pengobatan untuk Mengelola Diabetes

Pengobatan diabetes bertujuan untuk mengontrol kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Pilihan pengobatan tergantung pada jenis diabetes, tingkat keparahan kondisi, dan kondisi kesehatan individu. Beberapa pilihan pengobatan diabetes meliputi:

Perubahan gaya hidup:

  • Pola makan sehat: Mengonsumsi makanan rendah gula, rendah lemak jenuh, tinggi serat, dan kaya nutrisi.
  • Aktivitas fisik teratur: Berolahraga secara teratur membantu tubuh menggunakan insulin lebih efektif dan mengontrol berat badan.
  • Menurunkan berat badan: Jika kelebihan berat badan, menurunkan berat badan dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Obat-obatan:

  • Insulin: Diperlukan untuk penderita diabetes tipe 1 dan beberapa penderita diabetes tipe 2 yang tidak dapat mengontrol kadar gula darah dengan obat-obatan oral.
  • Obat oral: Berbagai jenis obat oral tersedia untuk membantu tubuh memproduksi lebih banyak insulin, meningkatkan sensitivitas insulin, atau memperlambat penyerapan glukosa.
  • Pemantauan gula darah: Memantau kadar gula darah secara teratur membantu pasien dan dokter untuk menyesuaikan pengobatan dan gaya hidup.

Perawatan Diabetes Mandiri di Rumah

Selain pengobatan medis, perawatan diabetes mandiri di rumah juga penting untuk mengelola kondisi ini dengan efektif. Beberapa langkah perawatan diabetes mandiri meliputi:

  • Memantau kadar gula darah secara teratur: Gunakan alat pengukur gula darah (glukometer) untuk memantau kadar gula darah sesuai dengan anjuran dokter. Catat hasil pengukuran dan laporkan kepada dokter.
  • Mengikuti rencana makan yang ditetapkan: Konsultasikan dengan ahli gizi untuk membuat rencana makan yang sesuai dengan kebutuhan individu dan kondisi diabetes.
  • Berolahraga secara teratur: Lakukan aktivitas fisik ringan hingga sedang selama 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.
  • Memeriksa kaki setiap hari: Periksa kaki setiap hari untuk mencari luka, lecet, atau perubahan warna. Segera obati luka kecil dan konsultasikan dengan dokter jika ada masalah.
  • Menjaga kebersihan diri: Mandi setiap hari dan menjaga kebersihan kulit untuk mencegah infeksi.
  • Berhenti merokok: Merokok dapat memperburuk komplikasi diabetes.
  • Mengelola stres: Temukan cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih.
  • Tidur yang cukup: Usahakan tidur 7-8 jam setiap malam.

Jika punya pertanyaan lain terkait perawatan diabetes lainnya, Ini Pilihan Dokter Spesialis yang Akan Bantu Perawatan Diabetes untuk kamu hubungi.

Langkah-Langkah Pencegahan Diabetes yang Efektif

Meskipun tidak semua jenis diabetes dapat dicegah, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2 dan diabetes gestasional:

  • Menjaga berat badan ideal: Kelebihan berat badan, terutama di sekitar perut, meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
  • Mengonsumsi makanan sehat: Pilih makanan rendah gula, rendah lemak jenuh, tinggi serat, dan kaya nutrisi. Batasi konsumsi minuman manis dan makanan olahan.
  • Berolahraga secara teratur: Lakukan aktivitas fisik minimal 150 menit setiap minggu.
  • Berhenti merokok: Merokok meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan komplikasi diabetes.
  • Mengelola stres: Temukan cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih.
  • Memeriksakan kadar gula darah secara teratur: Jika memiliki faktor risiko diabetes, seperti riwayat keluarga diabetes, obesitas, atau kurang aktivitas fisik, periksakan kadar gula darah secara teratur untuk deteksi dini.
  • Bagi wanita hamil: Lakukan skrining diabetes gestasional selama kehamilan dan ikuti anjuran dokter untuk mengelola kadar gula darah.

Itulah penjelasan seputar diabetes yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan lain terkait kondisi ini, hubungi dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc saja!

Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Tanda dan Gejala Diabetes.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Diabetes.

FAQ

1. Apakah diabetes bisa disembuhkan?

Saat ini, diabetes tipe 1 belum bisa disembuhkan, tetapi dapat dikelola dengan suntikan insulin dan perubahan gaya hidup. Diabetes tipe 2 dapat dikelola dengan perubahan gaya hidup, obat-obatan, atau kombinasi keduanya. Dalam beberapa kasus, diabetes tipe 2 dapat diremisi dengan penurunan berat badan yang signifikan dan perubahan gaya hidup yang drastis.

2. Apa yang harus dilakukan jika kadar gula darah terlalu tinggi?

Jika kadar gula darah terlalu tinggi, ikuti anjuran dokter. Minum air putih, hindari makanan manis, dan periksa kadar gula darah secara teratur. Jika kadar gula darah tetap tinggi, segera hubungi dokter.

3. Apakah penderita diabetes boleh berpuasa?

Penderita diabetes dapat berpuasa dengan aman jika kadar gula darah terkontrol dan mendapatkan persetujuan dari dokter. Penting untuk memantau kadar gula darah secara teratur selama berpuasa dan menyesuaikan dosis obat-obatan jika perlu.