• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cegah Anak Sakit Gigi dengan 4 Kebiasaan Ini

Cegah Anak Sakit Gigi dengan 4 Kebiasaan Ini

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Bagi Si Kecil, sakit gigi bisa terasa sangat tidak nyaman dan sakitnya bisa tidak tertahankan. Sakit gigi dapat terjadi ketika erosi atau pembusukan menembus ruang pulpa gigi, yang berisi saraf dan pembuluh darah sangat kecil yang sangat sensitif. Alasan paling umum terjadinya sakit gigi biasanya berkaitan dengan makanan, minuman, dan kebiasaan yang tidak sehat. 

Agar sakit gigi tidak terjadi, orangtua perlu mengajarkan, mencontohkan, dan membiasakan kebiasaan sehat merawat gigi pada anak. Ajarkan kebiasaan sesederhana mungkin, dan lakukan secara rutin. Berikut kebiasaan yang harus rutin dilakukan:

Baca juga: Anak Sakit Gigi, Ini Cara Alami Mengobatinya

1. Sikat Gigi Dua Kali Sehari

Anak-anak sebaiknya sudah mulai diajarkan menggosok gigi dua kali sehari. Jadikan kegiatan membersihkan gigi sebagai rutinitas pagi dan sore, sehingga Si Kecil menanti-nanti saat-saat itu. Orangtua juga bisa menjadikan sikat gigi sebagai kegiatan menyenangkan dengan memilih sikat gigi dan pasta gigi bertema karakter yang difavoritkan Si Kecil.

Menyikat gigi akan berlangsung sekitar dua menit. Alih-alih mengatur timer, sebaiknya putar lagu favorit saat anak menyikat. Lagu tidak hanya akan membantu Si Kecil menyikat gigi tepat waktu, tetapi musik juga akan membuat kegiatan sikat gigi jadi lebih menyenangkan.

2. Jadwalkan Kunjungan Dokter Gigi Rutin

Anak-anak harus mengunjungi dokter gigi setidaknya dua kali per tahun atau sesering yang direkomendasikan oleh dokter gigi. Jadwalkan kunjungan pertama saat anak berusia antara enam bulan dan satu tahun, atau ketika gigi pertamanya tumbuh. Mulai kebiasaan kesehatan mulut sejak dini dan menjadikan kunjungan dokter gigi sebagai jadwal normal bagi Si Kecil.

Bawa anak ke dokter gigi jika ia mengalami cedera mulut. Misalnya, saat terjadi gigi patah ketika mereka bermain. Intervensi dini dapat mencegah kerusakan permanen dan membantu menjaga anak bebas dari rasa sakit. Beberapa anak mengalami ketakutan untuk bertemu dokter gigi. Agar setiap kunjungan berjalan mulus, pilihlah dokter gigi anak yang memiliki pengalaman bekerja menghadapi anak kecil.

Baca juga: Anak Sakit Gigi, Lakukan Pengobatan Ini

3. Hindari Mengunyah Selain Makanan dan Es Batu

Anak-anak suka menggigit atau mengunyah sesuatu yang bukan makanan. Sejak anak lahir, mereka sering menghisap dan mengunyah dot. Saat giginya mulai tumbuh, mereka mencoba untuk menggigit benda lain. Untuk melindungi kesehatan mulut Si Kecil, dorong dia untuk menghindari mengunyah dan mengisap.

Benda keras, seperti es dan permen keras, dapat mematahkan gigi atau mengurangi stabilitasnya. Walaupun mengisap dan mengunyah terbukti menenangkan bagi anak kecil, sebaiknya tetap hentikan kebiasaan itu saat anak berusia 4 tahun untuk mencegah kerusakan jangka panjang. 

4. Beri Makanan Sehat dengan Nutrisi Lengkap

Makanan sehat tidak hanya mencegah obesitas dan kondisi kesehatan serius lainnya pada anak, tetapi juga membantu mencegah kerusakan gigi. Makanan ringan dan minuman manis dapat mendorong bakteri di mulut, yang mengarah ke karies gigi. Selain itu, makanan asam dapat merusak enamel gigi anak yang kemudian berujung pada gigi berlubang. 

Arahkan anak untuk mengonsumsi makanan berprotein tanpa lemak, sayuran, dan buah. Meskipun buah mengandung gula, buah tidak berbahaya seperti kandungan gula dalam kue dan permen. Setelah anak makan sepotong buah, dorong dia untuk menyikat gigi untuk menghilangkan gula dari mulutnya. 

Baca juga: Waspada, Sakit Gigi pada Anak Bisa Berakibat Fatal

Itulah kebiasaan sehat dalam merawat mulut anak yang bisa orangtua ajarkan dan contohkan. Jika gangguan kesehatan gigi pada anak terjadi, sebaiknya segera bicarakan pada dokter gigi melalui aplikasi Halodoc mengenai penanganannya. Perawatan kesehatan bisa lebih mudah tanpa perlu keluar rumah hanya dengan download aplikasinya sekarang!

Referensi:
Guardian. Diakses pada 2020. 4 Important Oral Health Habits for Kids.
Kids Health. Diakses pada 2020. Keeping Your Child's Teeth Healthy.