Cek Gula Minuman Kemasan di Minimarket? Ini Caranya!
Cek gula minuman kemasan di minimarket bisa dilakukan dengan membaca label nutrisi untuk mengetahui kandungan gula per sajiannya.

Daftar Isi:
- Pentingnya Memilih Minuman Rendah Gula
- Cara Mengecek Minuman Kemasan Rendah Gula di Minimarket
- Tips Tambahan Memilih Minuman Kemasan
- Rekomendasi Minuman Rendah Gula
- Kapan Harus Membatasi Konsumsi Gula?
- Konsultasi dengan Dokter di Halodoc
Minuman kemasan memang praktis dan mudah ditemukan di minimarket, tapi sering kali mengandung gula tinggi yang bisa berdampak pada kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Sayangnya, tidak semua orang terbiasa mengecek kadar gula sebelum membeli, padahal informasi ini selalu tercantum pada label nutrisi.
Dengan mengetahui cara membaca label minuman kemasan, kamu bisa lebih bijak memilih produk yang sesuai kebutuhan dan menjaga asupan gula harian tetap terkendali.
Berikut ini langkah mudah untuk cek gula minuman kemasan di minimarket agar kamu bisa tetap sehat tanpa harus meninggalkan kenyamanan minuman siap saji.
Pentingnya Memilih Minuman Rendah Gula
Konsumsi gula berlebihan telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kerusakan gigi.
Memilih minuman rendah gula adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah penyakit kronis.
Di tengah banyaknya pilihan minuman kemasan di minimarket, penting untuk cermat dalam memilih. Banyak minuman mengandung gula tambahan yang tinggi, sering kali tanpa kita sadari.
Oleh karena itu, kemampuan untuk mengecek kandungan gula pada minuman kemasan menjadi sangat penting.
Cara Mengecek Minuman Kemasan Rendah Gula di Minimarket
Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk mengecek kandungan gula pada minuman kemasan di minimarket:
- Baca Label Nilai Gizi: Cari label nilai gizi yang biasanya terletak di bagian belakang atau samping kemasan.
- Perhatikan Kolom “Total Karbohidrat”: Kolom ini menunjukkan total karbohidrat dalam satu sajian minuman.
- Fokus pada “Gula”: Di bawah “Total Karbohidrat,” perhatikan baris “Gula” atau “Sugar.” Angka ini menunjukkan jumlah gula tambahan dalam gram per sajian.
- Pahami Batasan “Rendah Gula”: Menurut standar kesehatan, minuman dapat dikategorikan “rendah gula” jika mengandung ≤5 gram gula per 100 ml (atau ≤2.5 gram per 100 ml untuk klaim “sangat rendah gula”).
- Bandingkan Merek: Jangan ragu untuk membandingkan kandungan gula antara beberapa merek minuman sejenis. Pilihlah yang memiliki kandungan gula paling rendah.
Tips Tambahan Memilih Minuman Kemasan
Selain mengecek label nilai gizi, perhatikan juga beberapa hal berikut:
- Perhatikan Ukuran Sajian: Informasi nilai gizi biasanya disajikan per “sajian”. Perhatikan ukuran sajian dan sesuaikan dengan jumlah yang akan dikonsumsi. Jika minuman dikonsumsi lebih dari satu sajian, kalikan jumlah gula yang tertera.
- Waspadai Pemanis Buatan: Beberapa minuman “rendah gula” mungkin mengandung pemanis buatan. Konsultasikan dengan dokter spesialis gizi mengenai konsumsi pemanis buatan yang aman.
- Cek Sertifikasi: Periksa apakah minuman tersebut memiliki sertifikasi dari badan kesehatan yang terpercaya, seperti BPOM atau sertifikasi halal.
Rekomendasi Minuman Rendah Gula
Berikut adalah beberapa pilihan minuman yang umumnya memiliki kandungan gula lebih rendah:
- Air Mineral: Pilihan terbaik untuk hidrasi tanpa tambahan gula.
- Teh Tawar atau Kopi Hitam: Tanpa tambahan gula, teh dan kopi bisa menjadi pilihan yang menyegarkan.
- Infused Water: Air mineral yang diberi tambahan potongan buah atau herbal untuk rasa alami.
- Beberapa Jenis Jus Buah Murni (Tanpa Gula Tambahan): Periksa label untuk memastikan tidak ada tambahan gula.
Namun, perlu diingat bahwa jus buah alami tetap mengandung gula alami (fruktosa). Konsumsi dalam jumlah sedang sebagai bagian dari diet seimbang.
Kapan Harus Membatasi Konsumsi Gula?
Beberapa kondisi kesehatan memerlukan pembatasan konsumsi gula yang lebih ketat, termasuk:
- Diabetes: Penderita diabetes harus memantau asupan gula untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Obesitas: Mengurangi asupan gula dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah komplikasi terkait obesitas.
- Penyakit Jantung: Konsumsi gula berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
- Kondisi Medis Lainnya: Konsultasikan dengan dokter jika memiliki kondisi medis lain yang memerlukan pembatasan gula.
Konsultasi dengan Dokter di Halodoc
Jika memiliki kekhawatiran tentang asupan gula atau kondisi kesehatan tertentu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.
Mereka dapat memberikan saran yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan kamu.
Konsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik sekarang lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.
Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Yuk, download Halodoc sekarang juga!


