
Cheating Day Adalah Strategi Diet, Perlu atau Tidak?
Cheating day adalah strategi diet dengan makan bebas, tapi tetap ada aturan agar tidak merusak pola dietmu.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Cheat Day?
- Rekomendasi Suplemen Pendukung Diet
- Perbedaan Cheat Day dan Cheat Meal
- Studi Terkait
- FAQ
Menjalani program diet ketat seringkali terasa melelahkan, baik secara fisik maupun mental. Bagi banyak pejuang diet, istilah “hari libur makan” atau yang dikenal dengan cheat day menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Namun, sebenarnya apa itu cheat day dan bagaimana pengaruhnya terhadap progres penurunan berat badan kamu?
Memahami konsep ini sangat penting agar niat awal untuk hidup sehat tidak berantakan hanya karena satu hari makan berlebihan. Banyak orang salah kaprah dengan menganggap hari tersebut sebagai ajang “balas dendam” untuk mengonsumsi semua makanan cepat saji dalam jumlah tak terbatas. Padahal, jika dilakukan dengan strategi yang salah, hal ini justru bisa memicu gangguan makan atau kenaikan berat badan yang drastis.
Untuk menjaga keseimbangan nutrisi dan kesehatan pencernaan selama fase diet, penggunaan suplemen pendukung terkadang diperlukan. Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan produk kesehatan yang mendukung metabolisme tubuhmu agar tetap optimal meski sedang menjalani hari libur diet.
Nah, mau tahu apa saja pilihan produk dan panduan lengkap mengenai cheat day? Berikut ulasannya!
Apa Itu Cheat Day?
Secara harfiah, cheat day adalah satu hari dalam seminggu di mana seseorang yang sedang menjalani diet ketat diperbolehkan untuk mengabaikan aturan makanannya dan mengonsumsi makanan yang biasanya dilarang atau dibatasi. Konsep ini didasarkan pada teori bahwa memberikan “kejutan” kalori pada tubuh dapat mencegah metabolisme melambat akibat pembatasan kalori jangka panjang.
Dari sisi psikologis, hari ini berfungsi sebagai sistem penghargaan (reward system). Dengan mengetahui bahwa ada satu hari di mana kamu boleh makan pizza atau es krim, kamu akan merasa lebih termotivasi untuk disiplin selama enam hari lainnya. Namun, penting untuk diingat bahwa “bebas” bukan berarti kehilangan kendali total.
Rekomendasi Suplemen Pendukung Diet yang Ampuh
Saat melakukan cheat day, sistem pencernaan mungkin akan bekerja lebih keras dari biasanya karena adanya lonjakan lemak, gula, atau karbohidrat. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk kesehatan yang dapat membantu menjaga kondisi tubuh kamu tetap prima:
1. Fibercure Kaplet
Fibercure mengandung serat alami yang berasal dari Psyllium Husk. Serat sangat penting saat kamu mengonsumsi makanan olahan saat cheat day yang biasanya rendah serat. Produk ini bekerja dengan cara menyerap air di usus, membentuk gel yang melunakkan feses, dan membantu melancarkan buang air besar.
Manfaat utamanya adalah membantu mencukupi kebutuhan serat harian, mencegah sembelit pasca makan besar, dan membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga kamu tidak makan berlebihan secara liar.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1-3 kaplet per hari, diminum bersama air putih yang cukup.
Suplemen ini termasuk kategori produk kesehatan bebas. Pastikan kamu minum banyak air putih saat mengonsumsinya agar serat dapat bekerja optimal.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Fibercure Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Gazero 10 ml
Gazero adalah produk herbal yang mengandung ekstrak jahe, adas, peppermint, dan bahan alami lainnya. Produk ini dirancang khusus untuk mengatasi perut kembung dan begah yang sering muncul setelah mengonsumsi makanan berminyak atau bergas saat hari libur diet.
Cara kerjanya adalah dengan merelaksasi otot-otot di saluran pencernaan dan membantu mengeluarkan gas berlebih dari dalam perut, sehingga rasa tidak nyaman setelah makan besar dapat segera teratasi.
Manfaat: Meredakan kembung, mual, dan rasa perih di ulu hati akibat gangguan pencernaan ringan.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa: 1 sachet (10 ml) saat muncul keluhan atau setelah makan.
Produk ini merupakan obat herbal yang aman dikonsumsi sesuai petunjuk kemasan.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Gazero 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Menjalankan Cheat Day yang Sehat
- Tetap kontrol porsi, jangan sampai makan hingga perut terasa sakit.
- Mulailah hari dengan sarapan tinggi protein untuk menjaga nafsu makan.
- Pastikan tetap terhidrasi dengan minum air putih yang banyak untuk membantu proses metabolisme.
3. Enervon-C Multivitamin
Enervon-C mengandung kombinasi Vitamin C, Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat. Vitamin B kompleks sangat krusial dalam metabolisme energi, membantu mengubah karbohidrat dan lemak yang kamu makan menjadi energi yang dapat digunakan tubuh.
Manfaat utamanya adalah menjaga daya tahan tubuh dan memastikan proses metabolisme nutrisi berjalan lancar, terutama saat asupan makanan sedang tidak stabil selama program diet.
Dosis dan aturan pakai:
- 1 tablet sehari setelah makan.
Obat ini termasuk golongan obat bebas. Simpan di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Enervon-C di Toko Kesehatan Halodoc
4. Thermolyte Plus
Thermolyte Plus adalah suplemen makanan yang mengandung ekstrak tumbuhan alami, asam amino, vitamin, dan mineral. Produk ini bekerja dengan cara membantu menekan nafsu makan, membakar lemak tubuh menjadi energi, serta membantu mengencangkan tubuh.
Manfaatnya sangat membantu bagi kamu yang khawatir berat badan naik kembali setelah cheat day, karena suplemen ini membantu meningkatkan pembakaran kalori (termogenesis) dalam tubuh.
Dosis dan aturan pakai:
- Dewasa dengan berat badan < 60 kg: 1 kaplet pagi dan 1 kaplet siang hari.
- Dewasa dengan berat badan > 60 kg: dosis dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai petunjuk dokter atau kemasan.
Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari konsumsi di malam hari agar tidak mengganggu waktu tidur.
Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Thermolyte Plus di Toko Kesehatan Halodoc
Perbedaan Cheat Day dan Cheat Meal
Banyak ahli gizi lebih menyarankan konsep cheat meal daripada cheat day. Perbedaannya terletak pada durasi dan jumlah kalori yang masuk. Dalam cheat meal, kamu hanya diperbolehkan mengonsumsi satu porsi makanan favorit dalam satu waktu makan saja, misalnya saat makan malam di hari Sabtu.
Sedangkan pada cheat day, kamu membiarkan dirimu makan bebas dari pagi hingga malam. Risiko cheat day adalah total kalori yang masuk bisa sangat besar, bahkan mencapai 3.000-5.000 kalori dalam sehari. Hal ini bisa menghapus defisit kalori yang sudah kamu kumpulkan dengan susah payah selama satu minggu penuh.
Studi Mengenai Strategi Diet dan Metabolisme
International Journal of Obesity menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa variasi asupan kalori (calorie cycling) dapat membantu menjaga kestabilan hormon leptin. Leptin adalah hormon yang memberikan sinyal kenyang ke otak.
Studi tersebut menemukan bahwa periode makan berlebih yang direncanakan dapat membantu mencegah tubuh masuk ke “mode kelaparan” (adaptive thermogenesis), yang biasanya terjadi saat seseorang melakukan diet rendah kalori dalam waktu lama. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas makanan yang dipilih.
Kapan Harus Menghindari Cheat Day?
Meskipun terdengar menyenangkan, tidak semua orang cocok melakukan strategi ini. Kamu sebaiknya menghindari atau berkonsultasi jika memiliki kondisi berikut:
1. Riwayat Gangguan Makan
Bagi individu dengan riwayat binge eating disorder, hari libur diet bisa memicu perilaku makan berlebihan yang tidak terkontrol dan merusak kesehatan mental.
2. Kondisi Medis Tertentu
Penderita diabetes tipe 2 atau hipertensi harus sangat berhati-hati karena lonjakan gula darah dan natrium saat makan bebas dapat berisiko fatal.
Jika kamu merasa keluhan pencernaan atau masalah berat badan tidak kunjung membaik meski sudah mengatur pola makan, segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
FAQ
1. Apakah cheat day bisa menggagalkan diet?
Bisa, jika dilakukan tanpa kendali. Jika total kalori pada hari tersebut melebihi total defisit kalori mingguan kamu, maka penurunan berat badan akan terhenti atau bahkan naik kembali.
2. Berapa kali sebaiknya melakukan cheat day?
Idealnya adalah satu kali dalam seminggu atau sepuluh hari, tergantung pada intensitas diet dan tujuan kesehatan kamu.
3. Makanan apa yang terbaik saat hari libur diet?
Pilihlah makanan yang benar-benar kamu inginkan namun tetap dalam porsi wajar. Usahakan tetap ada unsur protein dan sayuran di dalamnya.
4. Bolehkah langsung olahraga setelah makan besar?
Sebaiknya beri jeda 1-2 jam agar sistem pencernaan tidak terganggu. Namun, tetap aktif di hari tersebut sangat disarankan untuk membantu membakar kalori ekstra.
Punya Keluhan Pencernaan Setelah Diet? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu merasa begah atau kembung setelah melakukan hari libur diet, tapi bingung harus minum apa? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!
[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.


