
Ciri-Ciri Sunscreen Tidak Cocok, Panduan Lengkap untuk Kesehatan Kulit
Ciri-ciri sunscreen tidak cocok dapat dikenali dari reaksi kulit seperti kemerahan, gatal, jerawat, hingga rasa perih setelah pemakaian.

DAFTAR ISI:
- Apa Itu Sunscreen?
- Mengapa Sunscreen Penting?
- Apa Ciri-Ciri Jika Sunscreen Tidak Cocok?
- Penyebab Sunscreen Tidak Cocok
- Jenis Sunscreen dan Kecocokan Kulit
- Cara Mengatasi dan Mencegah Ketidakcocokan Sunscreen
- Tips Memilih Sunscreen yang Tepat
- Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter Kulit?
- Kesimpulan
Sunscreen adalah produk penting untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari. Namun, tidak semua sunscreen cocok untuk semua jenis kulit.
Penggunaan sunscreen yang tidak tepat justru dapat menimbulkan berbagai masalah kulit. Misalnya saja memicu kemerahan, gatal, hingga jerawat.
Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mencari tahu ciri-ciri sunscreen yang tidak cocok, penyebabnya, dan cara memilih sunscreen yang tepat untuk kulit!
Apa Itu Sunscreen?
Sunscreen atau tabir surya adalah losion, semprotan, gel, atau bentuk topikal lainnya yang menyerap atau memantulkan radiasi ultraviolet (UV) dari matahari dan membantu melindungi kulit dari sunburn.
Sunscreen hadir dalam berbagai bentuk dan formula untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan jenis kulit.
Mengapa Sunscreen Penting?
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) paparan radiasi UV dari matahari dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan kulit, termasuk sunburn, penuaan dini, kerusakan DNA kulit, dan peningkatan risiko kanker kulit.
Nah, penggunaan sunscreen secara teratur membantu melindungi kulit dari efek berbahaya ini. Kamu bisa menggunakannya secara rutin setiap hari, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah.
Buat kamu yag sedang mencari produk sunscreen, berikut ini Rekomendasi Sunscreen Terbaik yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit.
Apa Ciri-Ciri Jika Sunscreen Tidak Cocok?
Lantas, seperti apa ciri-ciri jika sunscreen tidak cocok?
Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang menunjukkan bahwa sunscreen yang kamu gunakan mungkin tidak cocok untuk kulitmu:
- Kulit lebih berminyak: Sunscreen yang tidak cocok dapat membuat kulit terasa lebih berminyak karena tidak meresap dengan baik dan menyumbat pori-pori.
- Muncul jerawat atau komedo: Bahan komedogenik dalam sunscreen dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan timbulnya jerawat atau komedo, terutama pada kulit berminyak atau rentan berjerawat.
- Kulit kemerahan dan iritasi: Reaksi alergi terhadap bahan seperti pewangi atau pengawet dapat menyebabkan kulit menjadi merah, gatal, atau iritasi.
- Kulit kering atau mengelupas: Sunscreen yang tidak mengandung pelembap yang cukup dapat menyebabkan kulit kering dan mengelupas.
- Sensasi terbakar atau menyengat: Sensitivitas terhadap bahan tertentu dalam sunscreen dapat menimbulkan sensasi terbakar atau menyengat pada kulit.
- Whitecast yang berlebihan: Sunscreen berbahan dasar fisik dapat meninggalkan lapisan putih (whitecast) yang sulit hilang dan membuat kulit terlihat abu-abu.
- Kulit terasa berat di bawah riasan: Sunscreen yang tidak cocok dapat membuat kulit terasa berat dan tidak nyaman saat digunakan di bawah makeup, menyebabkan makeup mudah luntur.
- Kulit menjadi gatal dan perih: Reaksi alergi dapat menyebabkan kulit menjadi gatal, perih, atau iritasi.
Jika kamu memiliki kulit sensitif dan rentan kemerahan, berikut Ini 7 Produk Skincare untuk Kulit Sensitif yang bisa digunakan.
Penyebab Sunscreen Tidak Cocok
Ketidakcocokan sunscreen dengan kulit dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Memahami penyebabnya dapat membantu memilih produk yang lebih sesuai:
- Bahan aktif: Bahan aktif dalam sunscreen, seperti filter UV tertentu, dapat menyebabkan reaksi iritasi pada beberapa orang.
- Formulasi yang terlalu berat: Sunscreen dengan formulasi yang terlalu berat (berminyak atau tebal) dapat menyumbat pori-pori, terutama pada kulit berminyak atau berjerawat.
- Kandungan iritan: Kandungan iritan seperti alkohol, pewangi, atau pengawet dalam sunscreen dapat memicu alergi pada kulit sensitif.
- Interaksi dengan produk skincare lain: Penggunaan sunscreen bersamaan dengan produk skincare lain, seperti retinoid atau asam, dapat membuat kulit lebih sensitif dan rentan terhadap iritasi.
- Kondisi kulit: Kondisi kulit yang sedang rusak atau sensitif dapat menurunkan toleransi terhadap bahan-bahan dalam sunscreen.
Jenis Sunscreen dan Kecocokan Kulit
Terdapat dua jenis utama sunscreen, yaitu physical sunscreen (mineral) dan chemical sunscreen. Masing-masing memiliki cara kerja dan potensi iritasi yang berbeda:
- Physical sunscreen (mineral sunscreen): Mengandung mineral seperti zinc oxide dan titanium dioxide yang bekerja dengan cara memantulkan sinar UV. Jenis ini umumnya lebih aman untuk kulit sensitif karena cenderung tidak menyebabkan iritasi.
- Chemical sunscreen: Mengandung bahan kimia yang menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas yang dilepaskan oleh kulit. Beberapa orang mungkin mengalami iritasi terhadap bahan kimia ini.
Untuk kulit sensitif atau berjerawat, physical sunscreen seringkali menjadi pilihan yang lebih baik karena lebih lembut dan tidak menyumbat pori-pori.
Cara Mengatasi dan Mencegah Ketidakcocokan Sunscreen
Jika mengalami reaksi negatif setelah menggunakan sunscreen, berikut adalah langkah-langkah yang dapat diambil:
- Hentikan pemakaian: Segera hentikan pemakaian sunscreen jika muncul reaksi negatif.
- Patch test: Lakukan patch test sebelum menggunakan sunscreen baru secara penuh. Oleskan sedikit produk di area kecil seperti lengan bagian dalam dan tunggu 24 jam untuk melihat apakah ada reaksi.
- Pilih sunscreen yang tepat: Pilih sunscreen yang ringan, non-comedogenic (tidak menyumbat pori-pori), dan sesuai dengan jenis kulit.
- Kompres dingin: Jika terjadi iritasi, kompres area yang terkena dengan kain dingin atau mandi dengan air dingin.
- Konsultasi dengan dokter kulit: Jika gejala parah atau tidak membaik, segera konsultasikan dengan dokter kulit.
Penasaran dengan Physical Sunscreen? Ini Kelebihan dan Rekomendasi Produknya.
Tips Memilih Sunscreen yang Tepat
Berikut adalah beberapa tips untuk memilih sunscreen yang tepat untuk kulitmu:
1. Pilih Sunscreen sesuai jenis kulit
- Kulit berminyak: Pilih sunscreen dengan formula ringan, bebas minyak (oil-free), dan non-komedogenik.
- Kulit kering: Pilih sunscreen yang mengandung pelembap, seperti hyaluronic acid atau ceramide.
- Kulit sensitif: Pilih sunscreen dengan formula hypoallergenic, bebas pewangi, dan bebas pengawet.
2. Perhatikan kandungan bahan
Sebelum menggunakan sunscreen, kamu bisa mencari tahu apa saja bahan-bahan yang terkandung di dalamnya dan sesuaikan dengan jenis kulit yang kamu miliki.
Hindari sunscreen dengan kandungan bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi atau alergi, seperti pewangi, pengawet, atau alkohol.
3. Pilih SPF yang tepat
SPF (Sun Protection Factor) adalah ukuran seberapa lama sunscreen dapat melindungi kulit dari paparan sinar UVB penyebab kulit terbakar. Pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 untuk perlindungan yang optimal.
4. Gunakan sunscreen broad spectrum
Sunscreen dengan label broad spectrum memberikan perlindungan menyeluruh terhadap dua jenis sinar ultraviolet yang berbahaya, yaitu UVA dan UVB.
Sebab faktanya, Sinar UVA dapat menyebabkan penuaan dini, sementara sinar UVB berperan dalam menimbulkan kulit terbakar.
5. Lakukan uji coba
Sebelum menggunakan sunscreen secara menyeluruh, lakukan uji coba pada area kecil kulit untuk memastikan tidak ada reaksi alergi.
Oleskan sedikit produk di bagian dalam lengan atau belakang telinga, lalu tunggu selama 24 jam untuk melihat apakah muncul iritasi, kemerahan, atau gatal.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter Kulit?
Meskipun sebagian besar reaksi ketidakcocokan sunscreen dapat diatasi dengan langkah-langkah sederhana di rumah, ada kondisi di mana konsultasi dengan dokter kulit diperlukan.
Segera cari bantuan medis jika:
- Reaksi alergi yang parah, seperti pembengkakan wajah, bibir, atau lidah.
- Kesulitan bernapas atau gejala anafilaksis lainnya.
- Iritasi kulit yang tidak membaik setelah beberapa hari.
- Munculnya luka atau infeksi pada kulit yang teriritasi.
Konsultasi dengan dokter spesialis kulit kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Dokter kulit dapat membantu mengidentifikasi penyebab reaksi dan merekomendasikan sunscreen yang lebih cocok untuk kulit.
Tunggu apa lagi? Segera hubungi dokter kulit di Halodoc dengan klik banner di bawah ini!

Kesimpulan
Memilih sunscreen yang tepat adalah kunci untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari. Perhatikan ciri-ciri sunscreen yang tidak cocok dan pilihlah produk yang sesuai dengan jenis kulit kamu.
Pastikan untuk selalu melakukan uji coba sebelum penggunaan menyeluruh dan konsultasikan dengan dokter kulit jika mengalami reaksi yang tidak diinginkan.
Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!


