Ad Placeholder Image

Di Mana Vaksin Meningitis untuk Umroh?

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Fauzan Azhari SpPD   27 Januari 2026

Vaksin meningitis diwajibkan untuk individu yang akan menunaikan ibadah haji maupun umroh.

Di Mana Vaksin Meningitis untuk Umroh?Di Mana Vaksin Meningitis untuk Umroh?

DAFTAR ISI


Bagi kamu yang berencana menjalankan ibadah umroh, salah satu persyaratan penting yang harus dipenuhi adalah vaksinasi meningitis.

Vaksin ini wajib bagi jemaah umroh untuk mencegah penyebaran penyakit meningitis meningokokus yang bisa berakibat fatal.

Lalu, di mana kamu bisa mendapatkan vaksin meningitis untuk umroh? Simak penjelasannya berikut ini!

Pentingnya Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umroh

Meningitis adalah peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus.

Arab Saudi sebagai negara tujuan umroh mewajibkan setiap jemaah mendapatkan vaksin meningitis sebelum keberangkatan.

Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit di antara jemaah dari berbagai negara.

Kelompok Jamaah Umroh yang Berisiko Tinggi Terinfeksi Meningitis

Meskipun tidak wajib, vaksin meningitis sangat direkomendasikan bagi kelompok berikut:

  • Jemaah dengan penyakit komorbid: Mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung, atau gangguan pernapasan.
  • Jemaah lanjut usia (lansia): Sistem kekebalan tubuh lansia cenderung lebih lemah, sehingga lebih rentan terhadap infeksi.
  • Jemaah dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah: Misalnya, mereka yang menjalani pengobatan imunosupresan atau memiliki kondisi autoimun.

Lokasi Penyedia Vaksin Meningitis

Kamu bisa mendapatkan vaksin meningitis di beberapa lokasi berikut:

1. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)

KKP di berbagai kota di Indonesia merupakan tempat utama untuk mendapatkan vaksin meningitis. Kamu bisa mengunjungi KKP yang ada di bandara atau pelabuhan besar.

2. Rumah Sakit dan Klinik yang Ditunjuk

Beberapa rumah sakit dan klinik memiliki layanan vaksinasi untuk keperluan perjalanan internasional, termasuk vaksin meningitis untuk umroh.

3. Puskesmas Tertentu

Di beberapa daerah, puskesmas juga menyediakan vaksin meningitis. Kamu bisa menghubungi puskesmas terdekat untuk memastikan ketersediaan vaksin.

4. Layanan Vaksinasi di Travel Umroh

Beberapa biro perjalanan umroh menyediakan layanan vaksinasi bagi jemaahnya. Biasanya, mereka bekerja sama dengan fasilitas kesehatan yang memiliki izin resmi.

Tips Menjaga Kesehatan Selama Umroh

Selain vaksinasi, ada beberapa tips lain yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan selama umroh:

  • Istirahat yang cukup: Usahakan untuk tidur minimal 7-8 jam setiap malam.
  • Makan makanan yang bergizi: Konsumsi makanan yang seimbang dan mengandung nutrisi lengkap.
  • Minum air yang cukup: Hindari dehidrasi dengan minum air minimal 2-3 liter per hari.
  • Jaga kebersihan diri: Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air, terutama sebelum makan dan setelah dari toilet.
  • Gunakan masker: Masker dapat membantu melindungi diri dari penularan penyakit pernapasan.
  • Hindari kontak dengan orang sakit: Jika ada orang di sekitar yang sakit, usahakan untuk menjaga jarak.

Vaksin Meningitis Kini Bisa Lewat Halodoc

Vaksin meningitis adalah upaya pencegahan penyakit meningitis.

Tak perlu repot ke klinik atau rumah sakit, kamu bisa melakukan Vaksinasi Meningokokus Polisakarida (Menivax ACYW) untuk keluarga dari rumah melalui layanan Halodoc Homecare.

Nah, berikut beberapa keunggulan melakukan vaksinasi lewat layanan Halodoc Homecare:

  • Vaksinasi diberikan 100% oleh Dokter Khusus Vaksinasi. Ini Daftar Dokter yang Tangani Layanan Vaksin Halodoc Homecare.
  • Protokol kesehatan ketat.
  • Setelah vaksin diberikan, tenaga medis akan melakukan observasi kondisi kesehatanmu untuk memastikan tidak ada efek samping yang berbahaya.
  • Partner resmi produsen vaksin internasional, sehingga vaksin terjamin keasliannya dan sudah terdaftar BPOM.
  • Harga vaksin mulai dari Rp390.000,-, dan kamu bisa melakukan family booking untuk mendapatkan ekstra diskon.
  • Hemat waktu dan biaya.
  • Tanpa biaya tambahan.
  • Kamu akan mendapatkan buku kuning (e-ICV) sebagai persyaratan jamaah haji atau umrah.

Jadi, bagi kamu yang belum mendapatkan vaksin meningitis, tunggu apa lagi? Lakukan vaksin sekarang!

Saat ini, Halodoc Home Lab & Vaksinasi belum menyediakan Sertifikat Vaksinasi Internasional (Buku Kuning ICV) untuk layanan Home Care. Jika kamu memerlukannya, harap hubungi Admin WhatsApp Home Lab di 0888-0999-9226.

Untuk travel agensi atau organisasi yang membutuhkan tindakan vaksin meningitis bersama grup, silahkan hubungi kontak pada gambar berikut untuk info penawaran lebih lanjut.

Lantas, Kapan Sebaiknya Vaksinasi Dilakukan?

Disarankan untuk mendapatkan vaksin meningitis minimal 2 minggu sebelum keberangkatan. 

Vaksin ini memiliki masa berlaku selama 3 tahun, sehingga kamu tidak perlu khawatir jika dalam beberapa tahun ke depan ingin kembali menjalankan ibadah umroh.

Jika kamu masih memiliki pertanyaan tentang vaksin meningitis untuk umroh, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc.

Tunggu apa lagi? Yuk pakai Halodoc sekarang! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Meningitis.
Medscape. Diakses pada 2026. Meningitis.
Healthline. Diakses pada 2026. What Do You Want to Know about Meningitis? Bacterial Meningitis: Causes and How It’s Spread.
WebMD. Diakses pada 2026. Meningitis Symptoms Warning Signs.

FAQ

1. Kapan waktu terbaik untuk melakukan vaksin meningitis sebelum berangkat umroh?

Vaksin sebaiknya diberikan paling lambat 10 hingga 14 hari sebelum tanggal keberangkatan agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk membentuk antibodi secara optimal. Jika dilakukan terlalu dekat dengan jadwal keberangkatan, dikhawatirkan perlindungan vaksin belum terbentuk sempurna saat kamu tiba di tanah suci.

2. Apakah wajib membawa paspor saat hendak melakukan suntik meningitis?

Ya, kamu sangat disarankan membawa paspor atau minimal fotokopinya karena nomor paspor akan dicantumkan dalam Buku Kuning (ICV) atau dokumen digital sebagai validasi internasional. Hal ini penting untuk memastikan data pada sertifikat vaksinasi sesuai dengan dokumen perjalanan resmi kamu saat pemeriksaan di bandara.

3. Berapa lama efek samping vaksin meningitis biasanya berlangsung?

Efek samping ringan seperti nyeri di area suntikan, sakit kepala, atau demam biasanya hanya berlangsung selama 1 hingga 3 hari setelah penyuntikan. Kamu tidak perlu khawatir karena ini adalah tanda alami bahwa sistem kekebalan tubuhmu sedang bereaksi positif terhadap vaksin untuk membentuk perlindungan.