
Dikenal sebagai Pengobatan Tradisional, Ini Manfaat Akupresur bagi Tubuh
“Teknik akupresur bisa dilakukan untuk meredakan nyeri, mengurangi stres, serta meningkatkan sirkulasi darah.”

DAFTAR ISI
- Memahami Cara Kerja Akupresur
- Manfaat Akupresur bagi Kesehatan
- Titik Akupresur Umum dan Fungsinya
- Kapan Akupresur Tidak Disarankan?
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- FAQ
Akupresur adalah salah satu bentuk terapi penyembuhan tradisional yang telah dipraktikkan selama ribuan tahun, terutama dalam pengobatan tradisional Tiongkok (Traditional Chinese Medicine atau TCM). Secara sederhana, akupresur sering disebut sebagai “akupunktur tanpa jarum”. Terapi ini melibatkan penerapan tekanan fisik pada titik-titik tertentu di tubuh dengan menggunakan jari, telapak tangan, siku, atau alat bantu khusus, dengan tujuan untuk mengembalikan keseimbangan aliran energi di dalam tubuh.
Dalam pandangan medis modern dan kesehatan masyarakat di Indonesia, akupresur semakin populer sebagai terapi komplementer atau pelengkap. Banyak orang mencari alternatif non-farmakologis untuk mengatasi masalah kesehatan ringan sehari-hari, seperti sakit kepala, mual, stres, hingga nyeri otot. Pendekatan ini dinilai aman, praktis, dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah jika kamu mengetahui titik-titik yang tepat dan teknik penekanan yang benar.
Penting untuk dipahami bahwa meskipun akupresur memberikan banyak manfaat untuk meredakan gejala, terapi ini tidak dirancang untuk menggantikan pengobatan medis utama, terutama untuk penyakit kronis atau kondisi darurat. Akupresur lebih berfungsi sebagai metode holistik untuk merangsang kemampuan alami tubuh dalam menyembuhkan dirinya sendiri, mengurangi ketegangan saraf, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
Nah, mau tahu lebih dalam tentang apa itu akupresur, bagaimana cara kerjanya secara medis, dan titik-titik mana saja yang bisa kamu praktikkan sendiri? Berikut ulasan lengkapnya!
Memahami Cara Kerja Akupresur
Berdasarkan filosofi tradisional Tiongkok, tubuh manusia memiliki energi vital yang disebut “Qi” (dibaca: chi) yang mengalir melalui saluran atau jalur yang tidak terlihat, yang dikenal sebagai meridian. Terdapat 12 meridian utama yang masing-masing terhubung dengan organ atau jaringan tubuh tertentu. Ketika aliran Qi ini terhambat atau tidak seimbang, disitulah penyakit atau keluhan kesehatan muncul. Akupresur bekerja dengan menekan titik-titik spesifik (acupoints) di sepanjang meridian ini untuk membersihkan sumbatan dan mengembalikan aliran energi yang sehat.
Namun, bagaimana ilmu kedokteran modern menjelaskan fenomena ini? Dari kacamata medis dan farmakologi, penekanan pada titik-titik akupresur dapat menstimulasi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Stimulasi fisik pada otot dan jaringan ikat ini mengirimkan sinyal ke otak untuk melepaskan endorfin. Endorfin adalah bahan kimia alami tubuh yang berfungsi sebagai pereda nyeri (analgesik) dan pembawa perasaan rileks.
Selain pelepasan endorfin, tekanan fisik pada tubuh juga membantu meningkatkan sirkulasi darah ke area yang bermasalah. Peningkatan aliran darah ini membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi, sekaligus membantu membuang racun dan asam laktat yang menumpuk di otot. Inilah sebabnya mengapa setelah sesi akupresur, otot yang kaku akan terasa lebih kendur dan rasa nyeri berkurang secara signifikan.
Manfaat Akupresur bagi Kesehatan
Praktik akupresur telah banyak diteliti dan terbukti memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan fisik maupun mental. Berikut adalah beberapa manfaat utama yang sering dicari oleh masyarakat:
1. Meredakan Sakit Kepala dan Migrain
Sakit kepala tegang (tension headache) sering dipicu oleh stres, kelelahan mata, atau postur tubuh yang buruk yang menyebabkan kekakuan pada otot leher dan bahu. Penekanan pada titik-titik tertentu di sekitar kepala, leher, dan tangan dapat membantu melonggarkan ketegangan otot dan memperlancar aliran darah, sehingga intensitas sakit kepala dapat berkurang.
2. Mengatasi Mual dan Muntah
Ini adalah salah satu manfaat akupresur yang paling banyak diakui secara klinis. Penekanan pada area pergelangan tangan bagian dalam sangat efektif untuk mengatasi mual akibat mabuk perjalanan (motion sickness), morning sickness pada ibu hamil, hingga efek samping dari kemoterapi atau mual pasca-operasi.
3. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Tekanan pada titik relaksasi tubuh dapat membantu menurunkan kadar hormon kortisol (hormon stres) dan menstabilkan detak jantung. Hal ini membuat akupresur sangat bermanfaat bagi mereka yang mengalami gangguan kecemasan (anxiety), serangan panik ringan, atau insomnia kronis.
4. Meredakan Nyeri Otot dan Sendi
Bagi pekerja kantoran yang sering duduk berjam-jam atau atlet yang mengalami kelelahan otot, akupresur dapat membantu memecah ketegangan pada *trigger points* (titik pemicu nyeri) di punggung bawah, bahu, dan lutut. Endorfin yang dilepaskan akan bekerja mirip dengan obat pereda nyeri alami tubuh.
Tips Melakukan Akupresur Mandiri di Rumah
- Gunakan ibu jari atau jari telunjuk untuk memberikan tekanan yang stabil dan kuat, namun tidak sampai menimbulkan rasa sakit yang tajam.
- Lakukan penekanan selama 1 hingga 2 menit pada setiap titik.
- Tarik napas dalam-dalam dan perlahan selama melakukan penekanan untuk membantu relaksasi otot.
- Pijat titik tersebut dengan gerakan melingkar kecil.
Titik Akupresur Umum dan Fungsinya
Ada ratusan titik akupresur di seluruh tubuh, namun ada beberapa titik utama yang paling sering digunakan karena manfaatnya yang serbaguna dan mudah dijangkau untuk perawatan mandiri. Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Titik Hegu (LI4 / Large Intestine 4)
Titik ini terletak di punggung tangan, tepatnya di otot berdaging antara pangkal ibu jari dan jari telunjuk. Jika kamu merapatkan ibu jari dan telunjuk, titik ini berada di puncak gundukan otot tersebut. Menekan titik Hegu sangat efektif untuk meredakan sakit kepala bagian depan, sakit gigi, stres, dan nyeri leher. Catatan penting: Titik ini sangat dilarang untuk ditekan pada ibu hamil karena dapat memicu kontraksi rahim.
2. Titik Neiguan (P6 / Pericardium 6)
Titik Neiguan adalah titik andalan untuk segala jenis keluhan mual. Posisinya berada di pergelangan tangan bagian dalam. Cara menemukannya: letakkan tiga jari dari pergelangan tangan ke arah lengan bawah, titiknya berada tepat di tengah, di antara dua tendon besar. Tekan titik ini selama beberapa menit saat kamu merasa mabuk kendaraan, mual akibat asam lambung, atau morning sickness.
3. Titik Fengchi (GB20 / Gallbladder 20)
Titik ini berada di bagian belakang leher, tepat di dasar tengkorak, di cekungan antara dua otot besar leher. Menekan titik Fengchi secara bersamaan (kiri dan kanan) dengan kedua ibu jari sangat baik untuk mengatasi sakit kepala tegang, migrain, mata lelah, dan hidung tersumbat akibat flu atau alergi.
4. Titik Zusanli (ST36 / Stomach 36)
Zusanli dikenal sebagai titik umur panjang dan vitalitas. Letaknya berada di bawah lutut. Untuk menemukannya, letakkan empat jari di bawah tempurung lutut, lalu geser sekitar satu inci ke arah luar (ke arah tulang kering). Penekanan rutin pada titik ini diyakini dapat memperbaiki masalah pencernaan (seperti kembung dan sembelit), meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta mengatasi kelelahan ekstrem yang sering terjadi setelah bekerja seharian.
5. Titik Taichong (LV3 / Liver 3)
Titik ini terletak di punggung kaki, di cekungan pertemuan antara tulang ibu jari kaki dan jari telunjuk kaki. Titik Taichong sering distimulasi untuk membantu menyeimbangkan tekanan darah, mengurangi stres emosional (mudah marah), mengatasi nyeri punggung bawah, dan meredakan kram menstruasi pada wanita.
Apabila setelah melakukan akupresur namun keluhan kesehatan seperti demam, mual hebat, atau nyeri dada tidak kunjung membaik, ini adalah tanda bahwa kamu memerlukan diagnosis medis yang tepat. Segera hubungi tenaga medis melalui konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam kapan saja dan di mana saja. Evaluasi medis diperlukan untuk memastikan tidak ada kondisi serius yang mendasari gejala yang kamu alami.
Kapan Akupresur Tidak Disarankan?
Walaupun tergolong metode alami dan relatif aman, sebagai apoteker dan praktisi kesehatan, saya perlu menekankan bahwa akupresur memiliki beberapa kontraindikasi. Terapi ini tidak boleh dilakukan sembarangan pada kondisi-kondisi berikut:
1. Kehamilan Terutama Trimester Pertama
Beberapa titik akupresur (seperti LI4 di tangan, SP6 di atas pergelangan kaki, dan GB21 di bahu) diyakini dapat merangsang sirkulasi darah ke area panggul dan memicu kontraksi otot rahim. Penekanan yang kuat pada titik-titik ini selama kehamilan dapat meningkatkan risiko persalinan prematur atau keguguran. Oleh karena itu, ibu hamil wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba terapi ini.
2. Area Tubuh yang Mengalami Cedera Fisik
Jangan pernah melakukan tekanan akupresur pada area kulit yang terbakar, luka terbuka, memar, bengkak, memar parah, atau area di mana terdapat patah tulang (fraktur). Tekanan pada area ini dapat memperburuk peradangan, menyebabkan infeksi, atau menunda proses penyembuhan jaringan.
3. Penderita Penyakit Tertentu
Bagi pasien yang menderita osteoporosis berat, kanker tulang, gangguan pembekuan darah (atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah), penekanan yang kuat dapat berisiko menyebabkan memar internal atau bahkan patah tulang mikro. Penderita penyakit jantung kronis dan kanker juga disarankan untuk mendapat persetujuan dokter spesialis (onkolog atau kardiolog) sebelum menjalani terapi komplementer ini.
Sebagai terapi pelengkap, hasil yang optimal seringkali didapatkan dari kombinasi akupresur dan penggunaan produk kesehatan yang tepat. Misalnya, untuk pegal linu, kamu bisa menggunakan salep pereda nyeri. Jika kamu membutuhkan produk medis, kamu bisa beli obat online di Halodoc, di mana produk dijamin 100% asli dan diantar langsung ke rumahmu.
Studi Mengenai Akupresur
Journal of Pain and Symptom Management menerbitkan studi di tahun 2011 yang menjelaskan bahwa akupresur secara signifikan dapat mengurangi intensitas nyeri pada pasien yang menderita sakit punggung bawah kronis dibandingkan dengan terapi fisik konvensional saja.
Studi ini menemukan bahwa penekanan pada meridian spesifik membantu merelaksasi otot-otot yang tegang dan memicu respons relaksasi sistem saraf otonom. Selain itu, tinjauan komprehensif dari Cochrane Collaboration juga secara konsisten menemukan bukti bahwa stimulasi pada titik P6 (Neiguan) sangat efektif untuk mencegah serta mengobati mual dan muntah pasca-operasi pada orang dewasa. Hal ini mengukuhkan posisi akupresur sebagai intervensi non-farmakologis yang valid dalam standar perawatan klinis tertentu.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Acupuncture.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Acupressure: What It Is, How It Works & Benefits.
Memorial Sloan Kettering Cancer Center. Diakses pada 2024. Acupressure for Nausea and Vomiting.
National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH). Diakses pada 2024. Traditional Chinese Medicine: What You Need To Know.
PubMed/NCBI. Diakses pada 2024. The Effectiveness of Acupressure for Pain Management: A Systematic Review.
FAQ
1. Apakah akupresur adalah pengobatan yang sakit saat dilakukan?
Tidak. Akupresur seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit yang tajam atau menyiksa. Kamu mungkin akan merasakan sedikit rasa nyeri tumpul atau ngilu (seperti otot yang pegal ditekan), namun itu adalah pertanda bahwa titik yang ditekan sudah tepat. Jika terasa sangat sakit, tekanan harus segera dikurangi.
2. Berapa kali saya bisa melakukan terapi akupresur dalam sehari?
Untuk perawatan mandiri di rumah, kamu bisa melakukan akupresur 2 hingga 3 kali sehari sesuai kebutuhan. Durasi penekanan idealnya adalah 1 hingga 3 menit untuk setiap titik. Pastikan tubuh dalam keadaan rileks saat melakukannya.
3. Apakah akupresur sama dengan pijat refleksi?
Meskipun mirip karena sama-sama menggunakan penekanan, keduanya berbeda. Pijat refleksi umumnya hanya fokus pada titik-titik saraf di area telapak kaki, tangan, dan telinga yang diyakini terhubung dengan organ tubuh. Sementara akupresur mencakup titik-titik meridian yang tersebar di seluruh permukaan tubuh dari kepala hingga kaki.
4. Bisakah akupresur menyembuhkan penyakit kronis seperti diabetes atau hipertensi?
Tidak. Akupresur tidak dapat menyembuhkan penyakit medis kronis secara tuntas. Terapi ini bersifat komplementer (pelengkap) untuk membantu meredakan gejala penyerta, seperti sakit kepala akibat darah tinggi atau neuropati akibat diabetes, serta meningkatkan kualitas hidup pasien. Pengobatan utama dari dokter tetap wajib dilanjutkan.


