Advertisement

Exfoliating Wajah: Bagaimana Cara Melakukan yang Benar?

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   02 Desember 2025

Exfoliating wajah bantu kulit lebih cerah; pelajari cara aman dan efektifnya.

Exfoliating Wajah: Bagaimana Cara Melakukan yang Benar?Exfoliating Wajah: Bagaimana Cara Melakukan yang Benar?

DAFTAR ISI


Banyak orang merasa kulitnya kusam, make up sulit menempel, atau muncul komedo yang susah hilang, dan mulai mencari solusi seperti exfoliating wajah. Ini wajar, karena kebutuhan kulit berubah seiring usia, gaya hidup, hingga polusi harian.

Exfoliating wajah jadi salah satu langkah perawatan kulit yang makin populer karena hasilnya cepat terlihat. Tapi agar manfaatnya maksimal dan tidak merusak skin barrier, kamu perlu memahami cara kerjanya.

Apa Itu Exfoliating Wajah?

Exfoliating wajah adalah proses mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Tumpukan ini sering bikin kulit terlihat kusam, pori-pori tersumbat, dan muncul jerawat.

Exfoliating wajah terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Physical exfoliation (eksfoliasi fisik)

Ini melibatkan gesekan langsung pada kulit, seperti scrub wajah, sikat pembersih, atau handuk microfiber. Kelebihannya, physical exfoliaton bekerja cepat dan memberikan efek halus seketika.

Namun, jika terlalu kasar atau terlalu sering, bisa mengiritasi kulit sensitif.

2. Chemical exfoliation (eksfoliasi kimia)

Jenis ini menggunakan bahan kimia seperti AHA (glycolic acid, lactic acid), BHA (salicylic acid), atau PHA.

Kelebihan chemical exfoliation yakni lebih merata, lebih aman untuk kulit sensitif, dan dapat bekerja sampai ke dalam pori.

Namun, jenis ini butuh waktu adaptasi dan harus dipakai sesuai aturan agar tidak membuat kulit kering.

Exfoliating wajah dari kedua jenis tersebut sebenarnya memiliki tujuan yang sama, yakni merangsang regenerasi kulit baru yang lebih sehat, cerah, dan lembut.

Yuk, ketahui lebih lanjut seputar Skincare – Jenis, Manfaat, dan Cara Menggunakannya berikut ini.

Manfaat Exfoliating Wajah untuk Kulit

Exfoliating wajah memberikan banyak efek positif yang sudah dibuktikan secara ilmiah. Berikut manfaat utamanya:

  • Membuat kulit lebih cerah. Sel kulit mati yang menumpuk membuat wajah tampak kusam. Dengan exfoliating wajah secara rutin, lapisan kulit baru muncul lebih cepat sehingga kulit tampak lebih glowing.
  • Mencegah dan mengatasi jerawat. BHA seperti salicylic acid dapat masuk ke dalam pori-pori dan membersihkan minyak berlebih. Ini penting untuk kamu yang memiliki kulit berjerawat atau rawan komedo.
  • Mengurangi tekstur dan bekas jerawat. AHA seperti glycolic acid dan lactic acid bekerja pada permukaan kulit sehingga dapat menghaluskan tekstur dan memudarkan dark spot secara bertahap.
  • Membantu skincare menyerap lebih optimal. Ketika permukaan kulit bersih dari sel kulit mati, serum dan moisturizer dapat meresap lebih efektif.
  • Memperlambat tanda penuaan. Eksfoliasi membantu merangsang produksi kolagen, sehingga garis halus terlihat lebih halus dan kulit tampak lebih kencang.

Studi dermatologi menunjukkan bahwa eksfoliasi teratur dapat meningkatkan pergantian sel kulit (skin cell turnover) dan kesehatan kulit secara keseluruhan.

Simak lebih lanjut mengenai Perawatan Wajah – Tipe Kulit, Tips, dan Langkah Perawatannya berikut ini.

Cara Exfoliating Wajah yang Benar

Banyak orang mengalami iritasi karena tidak memahami cara exfoliating wajah yang benar. Berikut panduan lengkapnya:

1. Pilih jenis eksfoliasi sesuai kondisi kulit

  • Kulit berminyak / berjerawat: lebih cocok BHA (salicylic acid 0,5–2%).
  • Kulit kering / sensitif: mulai dari PHA atau lactic acid yang lembut.
  • Kulit normal / kombinasi: bisa kombinasi AHA & BHA sesuai kebutuhan.

2. Frekuensi ideal exfoliating wajah

  • Kulit sensitif: 1x seminggu
  • Kulit normal: 2x seminggu
  • Kulit berminyak: 2–3x seminggu

Lebih dari itu bisa merusak skin barrier dan menyebabkan redness atau breakout.

3. Jangan eksfoliasi saat kulit sedang iritasi

Jika kulit sedang perih, merah, atau mengelupas karena treatment lain (retinol, isotretinoin, cuaca ekstrem), hentikan dulu exfoliating wajah.

4. Hindari menggabungkan banyak kandungan aktif sekaligus

Terutama kombinasi berikut:

  • AHA/BHA + Retinol.
  • AHA/BHA + Vitamin C L-Ascorbic Acid.
  • Scrub + AHA/BHA di hari yang sama.

Gabungan bahan aktif di atas bisa bikin kulit over-exfoliated, terasa panas, atau breakout.

5. Selalu gunakan sunscreen

Kulit yang habis eksfoliasi lebih sensitif terhadap matahari. Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari, bahkan saat mendung.

6. Beri waktu adaptasi

Jika kamu baru mulai exfoliating wajah, gunakan teknik “low and slow”:

  • Minggu 1–2: 1x seminggu
  • Minggu 3–4: tambah menjadi 2x seminggu

Pendekatan ini membantu kulit beradaptasi tanpa iritasi.

7. Perhatikan kandungan pendukung

Produk exfoliating wajah akan bekerja lebih baik ketika dipadukan dengan ingredients berikut:

  • Niacinamide: menenangkan & memperbaiki barrier
  • Hyaluronic acid: menjaga kelembapan
  • Ceramide: menguatkan skin barrier
  • Centella asiatica: meredakan kemerahan

8. Cara menggunakan chemical exfoliant yang tepat

  1. Cuci wajah dan keringkan.
  2. Oleskan chemical exfoliant tipis-tipis di seluruh wajah.
  3. Tunggu 10–20 menit untuk absorb optimal (opsional).
  4. Lanjutkan dengan moisturizer yang melembapkan.

Apabila telah melakukan perawatan di atas tetapi kulit tidak membaik, Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Kulit di Halodoc yang bisa kamu hubungi.

Kesimpulan

Exfoliating wajah adalah salah satu langkah skincare yang sangat membantu membuat kulit lebih cerah, bersih, dan sehat.

Asalkan digunakan dengan benar, exfoliating wajah bisa membuat kulit lebih halus, bebas komedo, dan glowing.

Ingat, kuncinya ada pada pemilihan produk, frekuensi yang pas, dan perlindungan kulit setelahnya.

Jika kamu masih bingung memilih exfoliant yang cocok, jangan ragu untuk bicara dengan dokter spesialis kulit di Halodoc.

Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan produk perawatan terbaik.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Skin care: 5 tips for healthy skin.
WebMD. Diakses pada 2025. What to Know About Skin Exfoliation.
Healthline. Diakses pada 2025. AHA vs. BHA: Choosing an Exfoliant, Acid Types, Products.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2025. Have you exfoliated lately?