Advertisement

Faktor Risiko Skizofrenia

1 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   19 Februari 2025

Faktor risiko skizofrenia meliputi komplikasi kehamilan dan persalinan, riwayat keluarga, serta kelahiran prematur.

Faktor Risiko SkizofreniaFaktor Risiko Skizofrenia

Gangguan kejiwaan kronis seperti skizofrenia dapat menyebabkan penderitanya mengalami delusi, halusinasi, kekacauan dalam berpikir, serta perubahan sikap.

Secara umum, gangguan mental ini dikaitkan dengan gejala psikosis, di mana seseorang kesulitan membedakan realitas dari imajinasi mereka sendiri.

Siapa pun dapat mengalami skizofrenia, tetapi kondisi ini lebih sering muncul pada remaja dan dewasa muda.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko gangguan mental ini meliputi:

  • Struktur otak dan sistem saraf pusat yang tidak berkembang secara normal.
  • Komplikasi saat kehamilan atau kelahiran, seperti kekurangan nutrisi, kekurangan oksigen, atau paparan zat beracun dan virus yang memengaruhi perkembangan otak.
  • Riwayat keluarga dengan skizofrenia.
  • Kelahiran sebelum waktunya (prematur).
  • Aktivasi sistem kekebalan tubuh yang berlebihan.
  • Ketidakseimbangan neurotransmitter seperti serotonin dan dopamin.
  • Konsumsi obat psikoaktif atau psikotropika pada masa remaja dan dewasa muda.

Jika kamu mencurigai adanya tanda-tanda skizofrenia, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kejiwaan atau psikiater di Halodoc!

Referensi:
Halodoc. Diakses pada 2025. Skizofrenia.