Ad Placeholder Image

Feses Hitam? Ini Cara Mengatasi dan Penyebabnya!

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   19 Juni 2026

Feses hitam bisa disebabkan oleh perdarahan saluran cerna bagian atas atau konsumsi suplemen zat besi.

Feses Hitam? Ini Cara Mengatasi dan Penyebabnya!Feses Hitam? Ini Cara Mengatasi dan Penyebabnya!

DAFTAR ISI


Kondisi feses atau tinja merupakan salah satu indikator penting untuk mengetahui kesehatan sistem pencernaan kamu. Dalam keadaan normal, feses biasanya berwarna kecokelatan yang berasal dari empedu dan bilirubin. Namun, bagaimana jika tiba-tiba feses berubah warna menjadi gelap gulita? Mengalami feses berwarna hitam, atau dalam istilah medis disebut sebagai melena, sering kali membuat banyak orang panik dan cemas.

Secara umum, feses yang berwarna hitam pekat bisa menjadi tanda adanya perdarahan di saluran pencernaan bagian atas, seperti lambung atau kerongkongan. Darah yang tercampur dengan asam lambung dan enzim pencernaan akan teroksidasi dan berubah warna menjadi hitam seperti aspal saat keluar. Namun, tidak semua feses hitam disebabkan oleh perdarahan. Mengonsumsi makanan tertentu atau suplemen juga sangat memengaruhi warna fesesmu.

Jika kamu penasaran mengenai apa penyebab feses berwarna hitam, penting untuk mengetahui riwayat konsumsi obat, suplemen, serta gejala penyertanya agar diagnosis yang tepat bisa dilakukan. Mengetahui apakah feses hitam tersebut disertai gejala seperti pusing, lemas, atau nyeri perut sangatlah krusial untuk menentukan langkah medis selanjutnya.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang berkaitan dengan kondisi feses hitam, baik sebagai penyebab non-medis maupun sebagai pereda kondisi pemicunya? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Terkait Feses Hitam

Sebagai apoteker, saya sering menerima pertanyaan mengapa feses berubah warna setelah minum obat tertentu. Di sisi lain, ada juga obat-obatan yang digunakan untuk mencegah terjadinya perdarahan lambung yang bisa memicu feses hitam. Berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang relevan dengan kondisi ini yang aman dan tersedia di apotek:

1. Sangobion 10 Kapsul

Sangobion adalah suplemen penambah darah yang mengandung Ferrous Gluconate (Zat Besi), Vitamin C, Asam Folat, Vitamin B12, dan mineral lainnya. Suplemen ini bekerja dengan menyuplai kebutuhan zat besi dalam tubuh untuk membentuk sel darah merah (hemoglobin), sehingga sangat efektif untuk mengatasi anemia defisiensi besi.

Yang perlu kamu ketahui, konsumsi suplemen zat besi seperti Sangobion adalah penyebab paling umum feses berwarna hitam yang tidak berbahaya. Zat besi yang tidak diserap secara keseluruhan oleh tubuh akan dikeluarkan melalui feses, mengubah warnanya menjadi gelap atau kehitaman. Ini adalah efek samping yang sangat normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 kapsul, diminum 1 kali sehari pada waktu makan atau sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sangobion 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. Polysilane 8 Tablet Kunyah

Jika feses hitam disebabkan oleh perdarahan akibat tukak lambung (luka pada dinding lambung), mengatasi asam lambung yang berlebih adalah langkah pencegahan awal yang krusial. Polysilane mengandung Dimethicone, Aluminium Hidroksida, dan Magnesium Hidroksida. Kombinasi antasida ini bekerja menetralkan asam lambung yang korosif, sementara Dimethicone membantu memecah gelembung gas di dalam perut.

Manfaat spesifik dari obat ini adalah meredakan gejala gastritis, maag, dan tukak lambung seperti nyeri ulu hati, mual, dan perut kembung. Dengan menjaga lambung dari iritasi asam yang parah, kamu bisa menurunkan risiko terjadinya luka lambung berdarah yang memicu melena (feses hitam).

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak-anak (6-12 tahun): 1/2-1 tablet, diminum 3-4 kali sehari.
  • Tablet harus dikunyah sebelum ditelan, diminum 1-2 jam sebelum makan atau sebelum tidur.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Aman digunakan untuk swamedikasi dengan mengikuti dosis anjuran.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Polysilane 8 Tablet Kunyah di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Feses Hitam yang Harus Kamu Ketahui
  1. Konsumsi Suplemen Zat Besi: Menyebabkan sisa zat besi yang tidak terserap teroksidasi di usus.
  2. Obat-obatan Bismuth dan Karbon Aktif: Sering digunakan untuk diare atau keracunan, langsung mengubah warna feses menjadi hitam.
  3. Perdarahan Saluran Cerna Atas (Melena): Akibat tukak lambung, gastritis berat, atau pecahnya varises esofagus. Berbau sangat menyengat dan bertekstur lengket.
  4. Makanan Gelap: Mengonsumsi buah bit, blueberry, akar manis (licorice hitam), atau makanan dengan pewarna hitam pekat.

3. Norit 40 Tablet

Norit adalah obat yang mengandung 100% Karbon Aktif (Activated Charcoal). Cara kerjanya sangat unik, yaitu dengan mengikat (adsorpsi) racun, gas, atau bakteri penyebab diare di dalam saluran pencernaan agar tidak diserap oleh tubuh, untuk kemudian dibuang melalui feses.

Sama halnya dengan suplemen zat besi, konsumsi Norit adalah alasan medis yang umum mengapa seseorang tiba-tiba memiliki feses berwarna hitam. Karbon aktif ini akan melewati sistem pencernaan tanpa diserap dan keluar mewarnai feses menjadi hitam pekat. Hal ini wajar dan menandakan obat sedang bekerja membersihkan saluran pencernaan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 3-4 tablet, diminum 3 kali sehari. Maksimal 12 tablet per hari.
  • Minum dengan air putih yang cukup. Beri jeda 2 jam jika kamu sedang mengonsumsi obat lain, karena Norit dapat menyerap obat tersebut.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Aman untuk penggunaan jangka pendek.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Norit 40 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Promag 10 Tablet

Promag merupakan antasida lini pertama yang sangat populer di Indonesia untuk mengatasi gangguan lambung. Produk ini mengandung Hydrotalcite, Magnesium Milk, dan Simethicone. Obat ini bekerja ganda menetralkan asam lambung dengan cepat dan melindungi mukosa (dinding) lambung dari iritasi lebih lanjut.

Penggunaan obat maag seperti Promag secara tepat saat asam lambung naik dapat mencegah komplikasi yang lebih parah, yaitu luka berdarah pada lambung (ulkus peptikum). Jika lambung berdarah, darah tersebut akan dicerna dan keluar sebagai feses hitam. Oleh karena itu, melindungi lambung adalah bentuk pencegahan terbaik dari bahaya melena.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1-2 tablet kunyah, diminum 3-4 kali sehari.
  • Anak-anak (6-12 tahun): 1/2-1 tablet kunyah, diminum 3-4 kali sehari.
  • Dikunyah sebelum ditelan, diminum segera saat timbul gejala atau 1 jam sebelum makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Aman digunakan untuk swamedikasi dengan mengikuti dosis anjuran.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Promag 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Konsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam via Halodoc

Jika kamu mengalami gejala yang disebutkan di artikel ini, jangan tunda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam terpercaya. Kamu bisa konsultasi langsung dari rumah melalui Halodoc.

Konsultasi Sekarang

Penyebab dan Penanganan Medis Feses Hitam

1. Perdarahan Saluran Cerna Atas (Melena)

Kondisi medis serius yang menyebabkan feses hitam adalah perdarahan lambung, kerongkongan, atau usus 12 jari. Darah yang terekspos asam lambung akan berubah warna jadi hitam. Kondisi ini sering disebabkan oleh tukak lambung, penggunaan obat pereda nyeri (NSAID) jangka panjang secara sembarangan, atau varises esofagus. Jika feses hitam disertai mual muntah darah atau pusing berputar, ini adalah kegawatdaruratan medis.

2. Faktor Makanan dan Suplemen

Tidak perlu panik jika feses hitam terjadi setelah kamu mengonsumsi suplemen zat besi untuk anemia, obat karbon aktif, atau obat dengan kandungan Bismuth subsalicylate. Begitu juga jika kamu baru saja mengonsumsi makanan seperti buah bit dalam jumlah banyak, dark chocolate, atau makanan laut berbahan dasar tinta cumi. Feses akan kembali normal dalam 2-3 hari setelah konsumsi dihentikan.

Studi Mengenai Perdarahan Saluran Cerna dan Feses Hitam

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi literatur klinis yang menjelaskan bahwa melena (feses hitam seperti aspal) adalah presentasi klinis paling umum dari Upper Gastrointestinal Bleeding (UGIB) atau perdarahan saluran cerna atas.

Studi tersebut menegaskan bahwa identifikasi bau yang khas dan tekstur feses yang lengket adalah kunci diagnosis klinis untuk membedakan melena akibat perdarahan dengan feses hitam yang disebabkan oleh konsumsi suplemen zat besi atau makanan tertentu.

Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Mengetahui perbedaan antara feses hitam akibat makanan/suplemen dan feses hitam akibat perdarahan lambung adalah hal yang sangat vital. Jika feses hitam terus berlanjut tanpa alasan diet yang jelas dan disertai lemas pucat, segera periksakan diri ke IGD atau dokter terdekat.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc.

Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2024. Stool color: When to worry.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2024. Melena (Black, Tarry Stools).
NCBI – StatPearls. Diakses pada 2024. Upper Gastrointestinal Bleeding.
WHO. Diakses pada 2024. Iron deficiency anaemia.

FAQ

1. Apakah feses berwarna hitam tanda bahaya?

Bisa ya, bisa tidak. Menjadi bahaya jika disebabkan oleh perdarahan di lambung atau saluran cerna bagian atas. Namun tidak berbahaya jika feses hitam tersebut muncul setelah kamu minum suplemen penambah darah (zat besi), obat norit, atau makan makanan gelap.

2. Berapa lama feses hitam akibat zat besi akan hilang?

Umumnya, warna feses akan kembali normal menjadi kecokelatan dalam kurun waktu 2 hingga 3 hari setelah kamu berhenti mengonsumsi suplemen zat besi tersebut.

3. Bagaimana membedakan feses hitam penyakit dan yang biasa?

Feses hitam akibat perdarahan lambung (melena) biasanya memiliki tekstur yang sangat lengket (seperti aspal cair) dan memiliki bau amis atau busuk yang sangat menyengat. Sedangkan feses hitam akibat suplemen memiliki tekstur dan bau yang normal seperti feses biasa.

4. Kapan saya harus segera ke dokter?

Segera cari pertolongan medis darurat jika feses hitam disertai dengan muntah darah atau muntah berwarna seperti bubuk kopi, pusing hebat, jantung berdebar cepat, kulit pucat, napas pendek, dan rasa ingin pingsan.