Ad Placeholder Image

Gangguan Pendengaran Tandai Gejala Long COVID-19

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   02 Maret 2022

“Meskipun jarang terjadi, gangguan pendengaran bisa menandai gejala long COVID-19 yang perlu diwaspadai. Hal tersebut dialami oleh beberapa pasien yang mengeluhkan telinga berdenging setelah dinyatakan sembuh dari COVID-19.”

Gangguan Pendengaran Tandai Gejala Long COVID-19Gangguan Pendengaran Tandai Gejala Long COVID-19

Halodoc, Jakarta – Beberapa orang penyintas COVID-19 melaporkan jika mereka mengalami sensasi telinga berdenging. Hal tersebut yang diungkapkan oleh Prof.Dr.dr.Jenny Bashiruddin, Sp.THT-KL(K) selaku Ketua Perhimpunan Ahli Ilmu Penyakit THT Indonesia (PP PERHATI). Keluhan tersebut diduga merupakan salah satu dari gejala long COVID-19.

Tandai Gejala Long COVID-19?

Melansir salah satu media nasional, dalam agenda daring Kemenkes RI, Prof Jenny Bashiruddin mengatakan ada beberapa pasien yang datang dengan keluhan telinga berdenging (tinnitus) dan bahkan sampai gangguan pendengaran. Untuk mengetahui letak gangguan pada telinga, apakah gangguan di telinga luar, tengah atau dalam, maka perlu dilakukan beberapa jenis pemeriksaan penunjang seperti otoacoustic emissions (OAE).

Meski tampak sepele, gangguan pendengaran pasca terinfeksi COVID-19 tidak bisa diabaikan begitu saja. Pasalnya, jika gangguan serius terjadi, kemampuan pendengaran bisa saja berkurang signifikan. Prof Jenny juga menambahkan, gangguan tersebut bisa saja mengakibatkan tuli mendadak.

Melansir dari American Association of Retired Persons, dalam beberapa kasus komplikasi COVID-19 memang memicu masalah pendengaran, terutama pada lansia. Selain itu, obat yang digunakan untuk mengatasi COVID-19 bersifat ototoksik, yang dapat memicu masalah pada telinga.

Menurut jurnal Atypical otolaryngologic manifestations of COVID-19: a review, efek COVID-19 menjadi isu menarik dalam audiologi. Beberapa infeksi virus secara langsung dapat merusak struktur telinga bagian dalam yang menyebabkan gangguan pendengaran. 

Biasanya gangguan pendengaran yang disebabkan oleh virus adalah Sensorineural Hearing Loss (SNHL). Mekanisme dalam SNHL yang diinduksi virus termasuk kerusakan langsung pada telinga bagian dalam, atau kerusakan tidak langsung melalui induksi respon autoimun. Studi mengungkapkan ada keterlibatan batang otak dan memengaruhi jalur saraf pendengaran. 

Vaksinasi COVID-19 Turunkan Risiko Gangguan Telinga

Melansir dari jurnal berjudul Preliminary Analysis of Association Between COVID-19 Vaccination and Sudden Hearing Loss Using US Centers for Disease Control and Prevention Vaccine Adverse Events Reporting System Data, tidak ada hubungan yang ditemukan antara gangguan pendengaran dan vaksinasi. 

Justru persentase kehilangan pendengaran lebih rendah dialami setelah melakukan vaksinasi. Dalam jurnal di atas juga disebutkan jika tidak ada bukti bahwa orang yang menerima vaksinasi COVID-19, berisiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran mendadak ketimbang orang yang belum divaksinasi.

Itulah penjelasan mengenai gangguan pendengaran yang dialami oleh para penyintas COVID-19. Agar terhindar dari infeksi COVID-19, disarankan untuk menerapkan pola hidup lebih sehat.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan, seperti:

  • Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang.
  • Konsumsi cairan yang cukup.
  • Menjaga kebersihan diri.
  • Hindari rokok dan minuman beralkohol.
  • Kurangi asupan gula.
  • Olahraga minimal 150 menit per minggu.

Selain beberapa langkah tersebut, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya! 

Referensi:

Detik. Diakses pada 2022. Pasien Long-COVID RI Keluhkan Gangguan Pendengaran, Seperti Ini Gejalanya.

American Association of Retired Persons. Diakses pada 2022. Is Hearing Loss Another Unusual Symptom of COVID-19?

Jurnal JAMA Otolaryngology–Head and Neck Surgery. Diakses pada 2022. Preliminary Analysis of Association Between COVID-19 Vaccination and Sudden Hearing Loss Using US Centers for Disease Control and Prevention Vaccine Adverse Events Reporting System Data.

The Egyptian Journal of Otolaryngology. Diakses pada 2022. Atypical otolaryngologic manifestations of COVID-19: a review.