
GLP-1 vs Operasi Bariatrik: Ini Alasan Tren Penurunan Berat Badan Mulai Berubah
Popularitas obat GLP-1 yang mampu menurunkan berat badan secara signifikan tanpa bedah telah memicu penurunan tren operasi bariatrik.

DAFTAR ISI
- Studi Terbaru: Operasi Bariatrik Mulai Menurun
- Mengapa Pasien Beralih ke GLP-1?
- Apakah Operasi Bariatrik Sudah Tidak Relevan?
- Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit
Selama bertahun-tahun, operasi bariatrik seperti sleeve gastrectomy dan gastric bypass dianggap sebagai solusi utama bagi individu dengan obesitas berat yang tidak berhasil menurunkan berat badan melalui diet dan olahraga.
Namun, sebuah tren baru yang signifikan tengah terjadi di dunia medis: jumlah operasi bariatrik mulai menurun, sementara penggunaan obat-obatan GLP-1 seperti semaglutide (Wegovy, Ozempic) dan tirzepatide (Mounjaro, Zepbound) terus melonjak drastis.
Studi Terbaru: Operasi Bariatrik Mulai Menurun
Sebuah penelitian dari Loyola University Chicago yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society for Metabolic and Bariatric Surgery pada Mei 2026 mengungkap pergeseran signifikan dalam lanskap pengobatan obesitas.
Peneliti menganalisis data dari database nasional ACS-MBSAQIP yang mencatat operasi bariatrik di seluruh Amerika Serikat dari tahun 2020 hingga 2024.
Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah keseluruhan operasi bariatrik mencapai puncaknya pada 2022, kemudian mengalami penurunan di tahun-tahun berikutnya, bertepatan dengan semakin luasnya ketersediaan obat-obatan GLP-1.
Di sisi lain, jenis operasi yang dilakukan pun bergeser. Sleeve gastrectomy, yang sebelumnya menjadi prosedur paling populer, semakin menurun porsinya.
Sementara itu, gastric bypass, prosedur yang membuat kantong lambung kecil dan mengarahkan ulang usus justru semakin sering dilakukan, terutama sebagai prosedur konversi bagi pasien yang sebelumnya sudah menjalani sleeve gastrectomy.
Mengapa Pasien Beralih ke GLP-1?
Daya tarik obat-obatan GLP-1 cukup jelas: tanpa perlu operasi, tanpa risiko komplikasi bedah, dan pengguna bisa menurunkan berat badan secara signifikan.
Dalam uji klinis, semaglutide terbukti menghasilkan penurunan berat badan rata-rata sekitar 15% dari berat awal pada orang tanpa diabetes, sementara tirzepatide bisa menghasilkan penurunan hingga sekitar 21% pada dosis tertinggi.
Hasil ini mendekati atau bahkan menyamai hasil yang diperoleh dari beberapa jenis operasi bariatrik.
Bagi banyak pasien, pilihan berupa suntikan seminggu sekali tanpa harus menjalani prosedur bedah tentu jauh lebih menarik dan kurang menakutkan. Inilah yang menurut para ahli mendorong pergeseran tren ini.
Pahami juga: Ini 6 Risiko dari Operasi Bariatrik untuk Menurunkan Berat Badan
Apakah Operasi Bariatrik Sudah Tidak Relevan?
Para dokter dan ahli bedah bariatrik menegaskan bahwa operasi bariatrik tetap relevan dan bahkan lebih unggul dalam kondisi tertentu.
Menurut Dr. Sergey Terushkin, seorang ahli bedah bariatrik, operasi bariatrik bukan sekadar “memperkecil lambung.”
Prosedur ini juga mengubah hormon kelaparan, metabolisme, perkembangan diabetes, sleep apnea, tekanan darah, dan mobilitas secara struktural, dampak yang berlangsung dalam jangka panjang berdasarkan data bertahun-tahun.
Dr. John DeBarros menambahkan bahwa kekhawatiran terbesar bukan pada tren beralih ke GLP-1 itu sendiri, melainkan ketika pasien dengan obesitas berat, BMI di atas 35 dengan kondisi medis serius, menghindari operasi hanya karena GLP-1 terasa lebih mudah dan kurang menakutkan, tanpa memahami bahwa operasi mungkin jauh lebih efektif untuk kondisi mereka.
Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah keberlangsungan penggunaan obat GLP-1. Berat badan cenderung kembali naik jika penggunaan obat dihentikan.
Sementara itu, efek operasi bariatrik bersifat lebih permanen dalam mengubah anatomi pencernaan.
Baca juga: Apa Itu Operasi Bariatrik? Ini Prosedur, Syarat, dan Risiko yang Perlu Diketahui
Temukan Cara Menurunkan Berat Badan Tepat dengan Program Klinis dan Menyeluruh dari Halofit
Sedang mencari cara menurunkan berat badan dengan cepat tapi tetap aman dan diawasi dokter?
Kini kamu bisa mencapainya lewat Halofit, layanan Klinik Obesitas Digital dari Halodoc yang menawarkan pendekatan klinis, nutrisi, dan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Halofit dirancang khusus untuk membantu kamu menemukan cara menurunkan berat badan yang benar-benar efektif, bukan sekadar diet sementara.
Dengan dukungan dokter dan ahli gizi profesional, setiap program Halofit disesuaikan dengan kondisi tubuh, pola makan, dan target penurunan berat badanmu.
Program ini dirancang untuk membantu kamu menurunkan berat badan 10-12 kg* dalam 2 bulan dengan cara yang sehat dan aman, di bawah pengawasan dokter dan dietisien.
Berikut dua pilihan program yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan:
1. Halofit Advanced – Rp750.000/bulan

Cocok bagi kamu yang ingin memulai perjalanan sehat dengan pendampingan dokter dan ahli gizi selama 30 hari.
Program Halofit Advanced mencakup meal plan personal, serta obat pendamping penurun berat badan yang diresepkan langsung oleh dokter untuk mendukung hasil yang aman dan maksimal.
2. Halofit Transform – Mulai dari Rp3.300.000/bulan

Program Halofit Transform adalah program premium bagi kamu yang membutuhkan cara menurunkan berat badan dengan cepat dan terukur melalui terapi injeksi GLP-1.
Terapi ini telah terbukti secara klinis membantu mengontrol nafsu makan dan mempercepat penurunan berat badan.
Dengan pengawasan dokter, kamu akan mendapatkan dukungan medis lengkap beserta obat diet paling ampuh sesuai kebutuhan tubuhmu.
Semua layanan ini tersedia langsung di aplikasi Halodoc, mulai dari konsultasi, pemesanan paket, hingga pemantauan progres, semuanya bisa dilakukan tanpa perlu datang ke klinik.
Tunggu apa lagi? Kamu bisa klik di sini untuk mulai coba program Halofit!
Bingung Bagaimana Cara Tepat untuk Mulai Diet? Tanya HILDA, Gratis!
- Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum atau pertanyaan seputar cara menurunkan berat badan dalam sekejap.
- Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
- Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.
Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!



