• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Harus Tahu, Hemofilia Hanya Diturunkan dari Ibu

Harus Tahu, Hemofilia Hanya Diturunkan dari Ibu

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Setiap anak pasti akan mewarisi sifat-sifat dari orangtuanya yang diturunkan melalui genetik. Ternyata, genetik yang diwariskan tersebut bukan hanya mencakup sifat dan fisik, tetapi beberapa gangguan juga dapat diturunkan. Salah satu gangguan yang diturunkan karena kelainan genetik adalah hemofilia.

Gangguan ini dapat menyebabkan pengidapnya kerap mengalami perdarahan saat luka karena kelainan pada pembekuan darahnya. Ternyata, hemofilia adalah penyakit yang diturunkan oleh sang ibu. Penyakit ini juga lebih umum terjadi pada anak laki-laki. Berikut pembahasan lengkap tentang hemofilia yang disebabkan oleh kelainan genetik dari ibu!

Baca juga: Pria Lebih Rentan Alami Hemofilia, Ini Alasannya

Hemofilia Penyakit yang Diturunkan oleh Ibu

Hemofilia adalah kelainan genetik yang menyebabkan tubuh pengidapnya tidak dapat menghentikan perdarahan yang terjadi karena gangguan pembekuan darah. Penyakit ini bersifat genetika yang terjadi karena kromosom X yang diwariskan. Kelainan genetik ini sangat umum terjadi pada pria dan wanita dapat menjadi pembawa penyakit ini.

Jenis kelamin seseorang terkait dengan pasangan kromosom yang diwarisi oleh orangtuanya. Pada bayi laki-laki, pasangan gen XY terdiri dari kromosom X diwarisi dari ibunya dan kromosom Y dari ayah. Lalu, pada perempuan memiliki pasangan gen XX, yang masing-masing berasal dari ibu dan ayahnya.

Wanita merupakan pembawa hemofilia yang memiliki satu kromosom X dengan satu gen yang berubah, sehingga menyebabkan hemofilia. Selain itu, kromosom X lainnya dapat berfungsi dengan baik. Pembawa kelainan ini mungkin saja menimbulkan gejala. Namun, umumnya gen di tubuhnya mampu mencegah perdarahan yang berlebih sehingga tidak terjadi gejala apa pun.

Jika anak laki-laki tersebut mewarisi kromosom X yang tidak mengalami kelainan, hemofilia tidak terjadi. Namun, jika anak tersebut mendapatkan kromosom X yang tidak normal, maka penyakit kelainan genetik tersebut dapat terjadi. Lalu, pada anak perempuan yang mewarisi kromosom X yang tidak normal, dirinya akan menjadi pembawa gangguan tersebut.

Seorang ibu yang mempunyai kromosom yang terganggu tersebut mempunyai kemungkinan sekitar 50 persen untuk anak laki-lakinya dapat mengidap hemofilia. Selain itu, dengan kemungkinan yang sama juga dapat membuat anak perempuannya dapat menjadi pembawa penyakit hemofilia untuk anaknya kelak.

Baca juga: Kenalan dengan 3 Tipe Hemofilia dan Gejalanya

Kemungkinan Lainnya Anak Mengidap Hemofilia

Lalu, bagaimana jika sang ayah ternyata mengidap hemofilia? Apakah anaknya dapat mengidap penyakit yang sama? Sperma pada pria mengandung kromosom X atau kromosom Y. Telur yang dibuahi dari kromosom X akan menjadi betina dan telur yang dibuahi oleh kromosom Y maka jenis kelaminnya adalah jantan.

Dengan begitu, tidak ada anak laki-laki yang mengidap hemofilia karena warisan kromosom X dari ibunya sehat. Namun pada anak perempuan, anak tersebut mempunyai kemungkinan 50% menjadi pembawa penyakit. Setelah itu, bagaimana jika ayahnya mengidap hemofilia dan sang ibu adalah pembawa kromosom tidak normal tersebut?

Hal ini termasuk dalam peristiwa yang langka apabila kedua orangtuanya memiliki kromosom X yang tidak normal. Dengan begitu, kemungkinannya menjadi 50% jika anak laki-laki yang dilahirkan mengidap hemofilia. Lalu, terdapat kemungkinan sekitar 50% anak perempuannya akan menjadi pembawa. Terakhir, kemungkinan sebesar 50% jika anak perempuannya mengidap kondisi hemofilia.

Baca juga: Ibu Perlu Tahu Cara Pencegahan Pendarahan pada Hemofilia

Itulah beberapa fakta yang dapat diketahui tentang hemofilia. Jika anak ibu mengidap gangguan ini, maka mampu diketahui asal-muasal penyebabnya. Dengan begitu, langkah selanjutnya dapat ditentukan dengan cara bertanya pada dokter ahli seperti pada aplikasi Halodoc. Caranya hanya dengan download aplikasi Halodoc di smartphone-mu!

Referensi:
Hemophilia News Today. Diakses pada 2020. How Hemophilia Is Inherited.
IHTC. Diakses pada 2020. The Xs and Ys of Hemophilia.