Advertisement

Hati-Hati, 7 Kesalahan Memakai Lensa Kontak Ini Perlu Dihindari

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Rizal Fadli   24 Agustus 2022

“Ada beberapa jenis kesalahan yang kerap dilakukan saat memakai lensa kontak. Di antaranya menggunakan terlalu lama, mencampur cairan lama dan baru, membilas dengan air keran serta tidak melepas saat tidur.”

Hati-Hati, 7 Kesalahan Memakai Lensa Kontak Ini Perlu DihindariHati-Hati, 7 Kesalahan Memakai Lensa Kontak Ini Perlu Dihindari

Halodoc, Jakarta – Lensa kontak merupakan salah satu alat bantu penglihatan untuk mengatasi gangguan, seperti rabun jauh, rabun dekat dan mata silinder. Tak hanya itu, alat ini juga dipakai untuk memperindah warna dan bentuk mata.

Lensa kontak terbuat dari plastik berbahan tipis. Alat ini cepat kotor dan robek sehingga perlu dijaga dengan baik kebersihannya. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah tidak mencopot lensa kontak saat tidur.

Jika sudah begitu, kamu akan mengalami rasa nyeri pada mata, sensasi seperti ada pasir di mata, mata merah, sensitif terhadap cahaya dan penglihatan kabur. Akibatnya, mata lebih rentan mengalami infeksi berat.

Kesalahan yang Harus Dihindari saat Memakai Lensa Kontak

1. Memakai Lensa Kontak yang Terlalu Lama

Beberapa orang melakukan ini karena tidak mau repot mencopot dan memasang lensa kontak saat ingin memakainya. Padahal, lensa kontak yang dipakai terlalu lama bisa memicu gangguan pada lapisan terluar mata (kornea). 

Kornea membutuhkan oksigen yang cukup untuk menjaga kelembaban mata, sehingga lensa kontak tidak boleh dipakai terlalu lama. Karena itu, tidak disarankan menggunakan lensa kontak lebih dari 8 jam.

2. Memakai Lensa Kontak Secara Bergantian

Kebiasaan buruk ini bisa meningkatkan risiko infeksi mata akibat lensa kontak yang kotor. Selain itu, infeksi juga bisa ditularkan dari satu orang ke orang lain dengan cara berbagi lensa kontak.

Salah satunya adalah infeksi bakteri Pseudomonas aeruginosa dan Staphylococcus aureus. Kedua jenis bakteri ini terdapat di permukaan tubuh manusia, benda di sekitar dan permukaan air serta tanah.

3. Mencampur Cairan Lensa Kontak

Mencampur cairan lensa kontak yang lama dan baru bisa menurunkan efektivitas. Ini berdampak pada perkembangbiakan bakteri dan kuman yang bisa menginfeksi mata.

Itu mengapa kamu perlu mensterilkan tempat lensa kontak setelah cairan yang lama dibuang. Caranya bisa dilakukan dengan membersihkan tempat lensa kontak, lalu mengeringkannya. Kemudian, tuang cairan lensa kontak yang baru di dalam wadah. 

Jangan lupa untuk mengganti tempat lensa kontak setiap tiga bulan sekali guna menjaga kesterilannya. Tak lupa lensa kontaknya, kamu juga perlu menggantinya 3 hingga 6 bulan sekali.

4. Membilas Lensa Kontak dengan Air Keran

Tidak disarankan membasuh lensa kontak dengan air keran karena berisiko terkontaminasi bakteri. Baik yang menempel di ujung keran atau dari aliran air. Jadi, sebaiknya bilas lensa kontak dengan air khusus.

Jika tidak mau repot mencuci sebelum menggunakan, kamu bisa memakai lensa kontak sekali pakai. Jadi, setelah seharian beraktivitas, kamu tinggal membuangnya saja sebelum tidur malam hari.

5. Menyimpan Lensa Kontak Sembarangan

Setelah memakai lensa kontak, bersihkan terlebih dulu sebelum disimpan kembali. Ini bertujuan untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel setelah seharian beraktivitas.

Kemudian, simpan lensa kontak di tempat penyimpanan yang sudah diisi dengan larutan pembersih berbahan dasar hidrogen peroksida. Jangan lupa untuk membersihkan wadah lensa kontak secara berkala.

6. Tidak Melepas Lensa Kontak Saat Tidur

Ketika mata tertutup, lensa kontak yang sudah kamu gunakan sepanjang hari akan menciptakan suhu hangat yang bisa memicu pertumbuhan bakteri. Karena itu, disarankan untuk melepas sebelum tidur untuk mencegah infeksi mata. 

Lensa kontak yang digunakan saat tidur bisa bergeser terus-menerus dan menyebabkan luka baret pada kornea. Kerusakan pada kornea mata bisa menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan.

7. Memakai Lensa Kontak saat Berenang

Air di kolam renang mengandung bakteri yang bisa membahayakan mata. Ditambah dengan kaporit, zat ini bisa membuat mata jadi iritasi. Akibatnya, mata menjadi tampak kemerahan dan perih.

Itulah beberapa kesalahan yang umum dilakukan saat memakai lensa kontak. Jika kamu mengalami gejala berupa mata merah, perih dan nyeri yang tak kunjung membaik, segera tanya dokter untuk melakukan perawatan.

Jika kamu membutuhkan informasi lain seputar kesehatan, gaya hidup, dan pola hidup sehat lainnya, silakan download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Well and Good. Diakses pada 2022. Mistakes Wearing Contact Lenses.
The Healthy. Diakses pada 2022. 18 Contact Lens Mistakes That Could Ruin Your Eyes.