High-Flow Nasal Cannula (HFNC): Kenali Manfaat dan Cara Kerjanya
High-Flow Nasal Cannula (HFNC) adalah alat terapi oksigen yang memberikan aliran oksigen tinggi melalui kanula hidung untuk membantu pernapasan pasien.

Daftar Isi:
- Pengertian HFNC atau High-Flow Nasal Cannula
- Bagaimana HFNC Bekerja?
- Indikasi Penggunaan HFNC
- Manfaat HFNC Dibandingkan Terapi Oksigen Konvensional
- Potensi Risiko dan Komplikasi HFNC
- Pertanyaan Umum Seputar HFNC
- Kapan Harus ke Dokter?
High-Flow Nasal Cannula (HFNC) adalah metode pemberian oksigen yang semakin banyak digunakan dalam dunia medis.
Terapi ini memberikan oksigen dengan laju aliran yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional.
HFNC menawarkan sejumlah keuntungan, terutama bagi pasien dengan gangguan pernapasan. Simak selengkapnya mengenai HFNC mulai dari manfaat hingga cara kerjanya berikut ini!
Pengertian HFNC atau High-Flow Nasal Cannula
HFNC atau High-Flow Nasal Cannula adalah teknik pemberian oksigen menggunakan alat khusus melalui kanula hidung.
Alat ini mengalirkan gas medis, seperti oksigen murni atau campuran oksigen dan udara, dengan laju aliran tinggi yang umumnya berkisar antara 30–60 liter per menit pada orang dewasa, dan lebih rendah pada anak-anak atau bayi sesuai kebutuhan klinis.
Berbeda dengan terapi oksigen standar yang menggunakan masker atau kanula biasa, HFNC memberikan aliran gas yang lebih besar dan terkontrol.
Hal ini memungkinkan pemberian oksigen dengan fraksi oksigen inspirasi (FiO₂) yang lebih akurat dan stabil.
Selain itu, HFNC juga memberikan sedikit tekanan positif pada jalan napas, yang dapat membantu meningkatkan efisiensi pernapasan.
Bagaimana HFNC Bekerja?
HFNC bekerja melalui beberapa mekanisme utama:
- Pemberian Oksigen dengan Akurat: HFNC memungkinkan pengaturan FiO₂ yang tepat, sesuai dengan kebutuhan pasien.
- Mengurangi Ruang Rugi Anatomis: Aliran gas yang tinggi membersihkan ruang rugi di saluran pernapasan atas, meningkatkan efisiensi pertukaran gas.
- Memberikan Tekanan Positif Ringan: Tekanan positif ini membantu menjaga alveoli tetap terbuka, mencegah kolaps, dan meningkatkan oksigenasi.
- Melembapkan dan Menghangatkan Gas: HFNC dilengkapi dengan sistem pelembap dan penghangat untuk mencegah iritasi dan pengeringan pada saluran napas.
Indikasi Penggunaan HFNC
HFNC digunakan dalam berbagai kondisi medis, terutama yang berhubungan dengan gangguan pernapasan. Beberapa indikasi umum meliputi:
- Gagal Napas Hipoksemik: Kondisi di mana kadar oksigen dalam darah terlalu rendah.
- Pasca-Ekstubasi: Setelah pelepasan dari ventilator mekanis.
- Pneumonia: Infeksi paru-paru yang menyebabkan peradangan dan gangguan pernapasan.
- Bronkiolitis: Infeksi saluran napas kecil pada bayi dan anak-anak.
- PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis): HFNC dapat membantu mengurangi kerja napas pada pasien PPOK dengan eksaserbasi akut.
- Dukungan Pernapasan pada Neonatus dan Bayi: Terutama pada bayi prematur dengan sindrom gangguan pernapasan.
Simak juga, 8 Rekomendasi Obat Sesak Napas yang Umum Digunakan.
Manfaat HFNC Dibandingkan Terapi Oksigen Konvensional
HFNC menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan terapi oksigen konvensional, antara lain:
- Oksigenasi Lebih Baik: Pemberian oksigen yang lebih akurat dan efisien meningkatkan kadar oksigen dalam darah.
- Mengurangi Kerja Napas: Aliran gas yang tinggi dan tekanan positif ringan membantu mengurangi usaha yang dibutuhkan untuk bernapas.
- Peningkatan Kenyamanan: Pasien umumnya merasa lebih nyaman dengan HFNC dibandingkan masker oksigen yang ketat.
- Toleransi Lebih Baik: Pasien dapat makan, minum, dan berbicara dengan lebih mudah saat menggunakan HFNC.
- Menurunkan kebutuhan intubasi: Menunjukan bahwa HFNC dapat menurunkan kebutuhan akan ventilasi mekanis invasif dan memperpendek lama rawat di ICU.
Cari tahu lebih jauh mengenai Gangguan Pernapasan: Jenis, Gejala, dan Cara Mengatasi.
Potensi Risiko dan Komplikasi HFNC
Meskipun HFNC umumnya aman, ada beberapa risiko dan komplikasi yang perlu diperhatikan:
- Iritasi Hidung: Aliran gas yang tinggi dapat menyebabkan iritasi atau pengeringan pada selaput lendir hidung. Penggunaan humidifier yang tepat dapat membantu mengurangi risiko ini.
- Distensi Abdomen: Pada bayi, HFNC dapat menyebabkan distensi abdomen jika udara masuk ke saluran pencernaan.
- Pneumotoraks: Jarang terjadi, tetapi tekanan positif yang berlebihan dapat menyebabkan kebocoran udara ke dalam ruang antara paru-paru dan dinding dada.
- Kegagalan Terapi: HFNC mungkin tidak efektif pada semua pasien, dan beberapa pasien mungkin memerlukan ventilasi mekanis invasif.
Pertanyaan Umum Seputar HFNC
Q: Apakah HFNC sama dengan ventilator?
Tidak, HFNC bukan ventilator. Ventilator memberikan dukungan napas mekanis, sedangkan HFNC hanya memberikan oksigen dengan laju aliran tinggi dan tekanan positif ringan.
Q: Apakah HFNC bisa digunakan di rumah?
HFNC umumnya digunakan di rumah sakit atau fasilitas perawatan intensif. Namun, dalam beberapa kasus, HFNC dapat digunakan di rumah dengan pengawasan medis yang ketat.
Q: Berapa lama terapi HFNC biasanya berlangsung?
Durasi terapi HFNC bervariasi tergantung pada kondisi pasien dan respons terhadap pengobatan. Beberapa pasien mungkin hanya memerlukan HFNC selama beberapa jam, sementara yang lain mungkin membutuhkannya selama beberapa hari atau minggu.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika mengalami kesulitan bernapas, sesak napas, atau gejala lain yang mengkhawatirkan, segera cari pertolongan medis. Dokter dapat menentukan apakah HFNC atau terapi lain sesuai dengan kondisi.
Konsultasi dengan dokter penting untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Kamu dapat menggunakan aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis paru.
Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc.
Produknya 100% asli original dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.
Yuk, download Halodoc sekarang juga!


