“Banyak alasan yang membuat orangtua memilih mendidik anak dengan dwibahasa. Sebenarnya, hal ini tidak pernah jadi masalah. Hanya saja, dibutuhkan usaha yang lebih keras dan cara yang tepat supaya anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang menguasai lebih dari satu bahasa. Simak caranya berikut ini.”

Halodoc, Jakarta – Memiliki buah hati yang mampu bicara lebih dari satu bahasa tentu menjadi kebanggaan tersendiri untuk orangtua. Bukan tanpa alasan, anak dengan kemampuan bilingual dapat dengan mudah menjalin komunikasi dengan orang-orang dari negara lain. Tentunya, hal ini akan membuat wawasannya menjadi semakin luas.
Cara mendidik anak dengan dwibahasa memang membutuhkan usaha yang lebih keras dan langkah yang tepat. Mungkin terasa melelahkan, tetapi hal tersebut ternyata mendatangkan banyak manfaat untuk anak. Misalnya, konsentrasi anak jadi meningkat, ingatan yang menjadi lebih baik, wawasan yang lebih luas, hingga membuat anak menjadi lebih percaya diri.



Cara Mendidik Anak dengan Dwibahasa
Lalu, bagaimana cara mendidik anak dengan menggunakan lebih dari satu bahasa? Berikut langkah mudah yang bisa ibu ikuti:
1. Hindari Berbicara dengan Menggunakan Bahasa Bayi
Bayi mungkin belum dapat berbicara, tetapi satu tahun pertama kehidupannya menjadi masa emas untuk membangun pondasi bahasa. Bayi akan memproses struktur maupun arti bahasa jauh sebelum mereka mulai belajar berbicara.
Jadi, ibu bisa merespons ocehan bayi dengan kata-kata yang sebenarnya, bukan bahasa bayi. Anak akan kesulitan memahami apa yang ibu katakan, tetapi bagian otak yang bertugas untuk mengatur kemampuan bahasa dan bicara sudah mulai terstimulasi ketika ibu berkomunikasi dengannya.
Semakin banyak bahasa yang ibu tunjukkan pada anak, semakin berkembang pula bagian otak yang berhubungan dengan kemampuan berbahasanya.
2. Bernyanyi, Bermain, dan Membaca Lebih Sering
Cara lainnya yang bisa ibu lakukan adalah mengajak anak dalam berbagai aktivitas yang menyenangkan. Bernyanyi, bermain, dan membaca buku lebih sering menjadi salah satu cara tepat. Anak akan lebih mudah mengingat kata yang dihubungkan dengan rima atau nada seperti lagu.
Jangan malu untuk cerewet dalam hal positif pada anak, ikutlah bernyanyi lagu kesukaannya. Bacakan cerita untuknya, dampingi ia bermain sambil mengajaknya berkomunikasi dengan bahasa, serta cara yang pastinya seru dan menyenangkan untuk anak. Seiring dengan bertambahnya usia anak, ibu bisa menambah aktivitasnya dengan menari atau menggambar.
3. Berikan Contoh Secara Langsung
Memberikan contoh secara langsung juga menjadi cara mendidik anak dengan dwibahasa yang cukup efektif. Misalnya, apabila ibu ingin Si Kecil lancar berbahasa Inggris, seringlah mengajaknya bicara dengan menggunakan bahasa tersebut.
Jangan langsung kecewa apabila sang buah hati tidak juga fasih berbahasa Inggris meski ibu sudah mengajaknya berbicara langsung dengan bahasa tersebut. Tetaplah ajak ia belajar dan bermain bersama serta ajak ia belajar banyak kosakata bahasa Inggris.
4. Gunakan Dwibahasa Sesering Mungkin
Kiat penting dalam melatih anak belajar dua bahasa adalah menggunakan bahasa tersebut sesering mungkin. Pasalnya, semakin sering anak menggunakan bahasa tersebut, tentunya ia akan menjadi semakin terbiasa dan akrab. Terlebih dengan kemampuan kognitif anak yang sangat fleksibel dan mudah beradaptasi.
5. Memanfaatkan Teknologi
Teknologi jadi hal penting untuk menunjang kemampuan dwibahasa pada anak. Melalui video, anak dapat dengan cepat belajar bahasa yang ia saksikan. Namun, tetap beri dampingan ketika anak mengakses internet dan melihat video, ya!
Itu tadi beberapa cara mendidik anak dengan dwibahasa yang bisa ibu coba lakukan. Sementara itu, jika ibu Ingin Anak Menjadi Polyglot, Ini Tips Ampuh Agar Anak Menguasai Bahasa Asing.
Jangan lupa, tetap perhatikan kondisi kesehatan anak dengan memberikan asupan vitamin dan suplemen. Ibu bisa mengcek kebutuhan obat, vitamin, maupun suplemen secara online melalui Toko Kesehatan di aplikasi Halodoc. Jadi, jangan lupa download aplikasi Halodoc, ya!



