• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini Dosis Paracetamol Anak sesuai Anjuran Medis
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Ini Dosis Paracetamol Anak sesuai Anjuran Medis

Ibu, Ini Dosis Paracetamol Anak sesuai Anjuran Medis

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 05 Desember 2022

“Banyak ibu yang masih tidak memperhatikan dosis sesuai anjuran medis. Padahal, sangat penting untuk memperhatikan hal ini agar anak terlindungi dari efek samping yang tidak diinginkan.”

Ibu, Ini Dosis Paracetamol Anak sesuai Anjuran MedisIbu, Ini Dosis Paracetamol Anak sesuai Anjuran Medis

Halodoc, Jakarta – Saat anak demam, ibu biasanya memberikan paracetamol untuk menurunkan panas. Paracetamol adalah obat yang masuk dalam kategori analgesik atau pereda nyeri. Obat ini mampu meredakan nyeri ringan hingga sedang, sekaligus menurunkan demam.

Karena paracetamol anak adalah obat yang dijual bebas di apotek, banyak ibu tidak memperhatikan dosis sesuai anjuran medis. Padahal, sangat penting untuk memperhatikan hal ini agar anak terlindungi dari efek samping yang tidak menyenangkan seperti diare, mual, muntah, sembelit, dan kram perut.

Hal yang perlu Diperhatikan saat Memberi Paracetamol Anak

Meskipun paracetamol umumnya aman dan memiliki sedikit efek samping, hal ini tidak berarti paracetamol boleh sembarangan ibu berikan kepada anak. Dalam pemberian paracetamol anak, ada beberapa pertimbangan yang harus ibu perhatikan, antara lain:

1. Kocok Terlebih Dahulu

Paracetamol untuk anak seringkali tersedia dalam bentuk cair atau sirup. Oleh karena itu, disarankan agar paracetamol dikocok setidaknya selama 10 detik sebelum diberikan kepada anak-anak untuk memastikan obat tercampur dengan baik. 

Namun, penggunaan paracetamol dalam bentuk sirup saat ini masih dalam pengkajian oleh BPOM akibat lonjakan kasus gagal ginjal akut pada anak. Karena itu, ibu perlu memastikan pemberian beberapa jenis obat yang aman

2. Gunakan Sendok Takar Khusus

Beberapa orang tua percaya bahwa satu sendok teh atau satu sendok makan dapat digunakan untuk memperkirakan dosis paracetamol yang dianjurkan untuk anak-anak. Namun, informasi Ini tidak benar.

3. Perhatikan Kandungan Obat

Tidak disarankan bagi ibu untuk memberikan Si Kecil obat lain yang mengandung paracetamol. Ini penting untuk ibu perhatikan agar anak terhindar pemberian dosis paracetamol yang berlebihan.

4. Perhatikan Dosis Per Harinya

Kondisi yang dihadapi anak biasanya menentukan apakah mereka harus diberi paracetamol atau tidak. Anak dan bayi harus mengonsumsi paracetamol 10-15 mg per kilogram berat badannya. Ibu tidak boleh memberikan paracetamol lebih dari empat kali sehari, dengan jarak waktu sekitar  4-6 jam antara setiap dosis.

Dosis Paracetamol Anak

Bayi dan anak-anak dapat mengonsumsi paracetamol dalam bentuk:

  • Sirup cair, dari usia 2 bulan.
  • Supositoria, dari usia 2 bulan.
  • Tablet (termasuk tablet larut), dari usia 6 tahun.

Sebaiknya ibu tidak memberikan paracetamol untuk bayi di bawah usia 2 bulan, kecuali atas resep dokter. Berikut ajuran dosis paracetamol untuk bayi dalam bentuk sirup berukuran 120 mg/ 5ml berdasarkan usia:

  • Usia 3 hingga 6 bulan: 2,5ml.
  • Usia 6 hingga 24 bulan: 5 ml.
  • Usia 2 hingga 4 tahun: 7,5ml.
  • Usia 4 hingga 6 tahun: 10 ml.

Sementara itu, dosis paracetamol untuk anak-anak berusia 2-5 tahun disesuaikan dengan berat badan. Berikut anjuran dosis paracetamol untuk anak-anak dalam bentuk sirup 160 mg/5 ml:

  • 8-11 kg: 3,75 ml.
  • 11-16 kg: 5 ml.
  • 16-21 kg: 7,5 ml.
  • 21-27 kg: 10 ml.

Jika ibu memberikan paracetamol sebagai pil, dosis umumnya adalah 500 mg. Beri anak dosis yang lebih rendah dengan memecahkan tablet untuk dosis yang lebih rendah.

Dosis tablet untuk anak usia 6-16 tahun harus berdasarkan usianya. Berikut dosis tablet paracetamol atas anjuran dokter:

  • Usia 6 hingga 8 tahun: 250 mg.
  • Usia 8 hingga 10 tahun: 375 mg.
  • Usia 10 hingga 12 tahun: 500 mg.
  • Usia 12 hingga 16 tahun: 750 mg.

Bagaimanapun, ibu bisa menyesuaikan dosis yang paling tepat melalui label di obat. Ibu bisa menanyakan kepada dokter atau apoteker sebelum memberikan paracetamol untuk anak yang mengidap masalah hati atau ginjal atau sedang mengonsumsi obat epilepsi, obat tuberkulosis (TB), atau warfarin (obat pengencer darah).

Itulah pembahasan mengenai dosis paracetamol anak sesuai anjuran dokter. Jika ibu memiliki pertanyaan seputar kondisi kesehatan anak, ibu bisa bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, segera download aplikasi Halodoc melalui Play Store maupun App Store. 

Referensi:
My Dr. Diakses pada 2022. Paracetamol for Children.
NHS. Diakses pada 2022. How and When to Give Paracetamol for Children.