Advertisement

Ibu, Kenali Berbagai Rekomendasi Buah Pelancar ASI

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA   11 Desember 2025

Buah-buahan merupakan makanan sehat yang baik dikonsumsi ibu selama menyusui, karena bisa memenuhi kebutuhan nutrisi sekaligus memperlancar ASI.

Ibu, Kenali Berbagai Rekomendasi Buah Pelancar ASIIbu, Kenali Berbagai Rekomendasi Buah Pelancar ASI

DAFTAR ISI


Setelah melahirkan, ibu dianjurkan untuk tetap mengonsumsi makanan sehat dan bergizi guna memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan bayi.

Lebih baik lagi bila ibu mengonsumsi buah pelancar ASI, yang tidak hanya bisa meningkatkan produksi cairan tersebut tapi juga meningkatkan kualitasnya.

Buah-buahan adalah salah satu pilihan makanan sehat yang baik untuk dikonsumsi ibu menyusui secara rutin.

Kaya akan vitamin, mineral dan serat, mengonsumsi buah bisa menjaga daya tahan dan kesehatan ibu dan Si Kecil. Beberapa buah bahkan bisa membuat persediaan ASI melimpah.

Yuk, cari tahu buah pelancar ASI di sini!

Berbagai Rekomendasi Buah Pelancar ASI 

Berikut buah pelancar ASI yang baik untuk ibu menyusui:

1. Pepaya hijau

Ya, bukan sembarangan pepaya, tapi pepaya hijau lah yang merupakan salah satu buah pelancar ASI terbaik yang bisa ibu konsumsi selama menyusui.

Buah tersebut bisa membantu laktasi dengan meningkatkan produksi hormon oksitosin ibu, sehingga produksi ASI pun akan meningkat.

Selain itu, pepaya hijau juga bisa memberi ibu berbagai vitamin penting, seperti vitamin A, B, C, dan E.

Mau tahu apa saja obat atau vitamin untuk melancarkan ASI? Baca selengkapnya di artikel ini: “5 Pilihan Suplemen dan Obat Pelancar ASI“.

2. Alpukat

Superfood satu ini bisa memberikan banyak manfaat, salah satunya baik untuk ibu menyusui.

Kandungan asam lemak omega-3, asam lemak omega-6 dan asam lemak omega-9 dalam alpukat bisa membantu ibu menghasilkan ASI yang kaya akan nutrisi untuk Si Kecil.

Sebagai bonus, alpukat juga kaya akan asam folat serta vitamin C, vitamin E, dan potasium, yang semuanya baik untuk tumbuh kembang Si Kecil. Mengonsumsi buah bernutrisi ini juga membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol ibu tetap sehat.

3. Stroberi

Tidak hanya memiliki rasa yang enak dan menyegarkan, stroberi juga dikemas dengan nutrisi penting yang dibutuhkan bayi untuk perkembangannya.

Buah berwarna merah cerah ini penuh dengan zat besi dan juga kaya akan vitamin, seperti vitamin C, kalsium, potasium, dan magnesium.

Selain itu, kandungan airnya yang tinggi juga membuat stroberi menjadi buah pelancar ASI yang baik dan juga bisa membantu ibu tetap terhidrasi saat menyusui bayi.

4. Pisang

Rekomendasi buah pelancar ASI lainnya yang baik untuk ibu menyusui adalah pisang. Selain rasanya yang enak, buah satu ini juga kaya akan vitamin dan mineral.

Pisang juga merupakan buah berkalori tinggi yang bisa memberi rasa kenyang saat ibu menyusui dan membantu meningkatkan kadar asam folat ibu.

Terlebih lagi, buah yang dagingnya lembut ini mengandung potasium yang bisa membantu ibu menyusui menjaga kadar cairan dan elektrolit dalam tubuh, serta bisa membantu menjaga aliran ASI yang baik.

5. Aprikot

Mengonsumsi aprikot juga baik untuk ibu menyusui, karena buah tersebut bisa meningkatkan prolaktin. Ini adalah hormon yang memberi tahu tubuh ibu untuk memproduksi ASI.

Selain itu, buah yang rasanya manis dan asam tersebut juga mengandung nutrisi penting, seperti serat makanan, vitamin A, vitamin C, dan potasium. 

Sebaiknya makan lah aprikot dalam bentuk utuh dan segar daripada kalengan. Bila ibu ingin mengonsumsi aprikot kalengan, hindari produk kalengan yang mengandung sirup.

Selain itu, aprikot yang dikeringkan juga bisa menjadi camilan yang sehat mudah dibawa untuk dimakan dalam perjalanan. 

6. Kurma

Kurma juga bisa meningkatkan prolaktin, sehingga menjadi salah satu buah pelancar ASI yang direkomendasikan. Selain itu, buah tersebut juga kaya kalsium, tinggi serat dan manis alami yang bisa memberikan ibu energi selama menyusui.

Mengalami masalah selama menyusui? Ini Konsultan Laktasi yang Bisa Bantu Proses Menyusui untuk ibu hubungi.

Tips Agar Produksi ASI Tetap Lancar

Menjaga produksi ASI tetap lancar memang bisa jadi tantangan, terutama saat ibu sedang lelah, stres, atau aktivitas sehari-hari sedang padat.

Namun, produksi ASI sebenarnya sangat responsif terhadap kebiasaan ibu. Dengan langkah kecil yang konsisten, aliran ASI bisa tetap optimal untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil.

1. Menyusui atau memompa secara rutin

Semakin sering payudara dikosongkan, semakin cepat tubuh memberi sinyal untuk memproduksi ASI baru. Usahakan menyusui atau memompa tiap 2–3 jam agar ritmenya stabil.

2. Pastikan peletakan (latch) sudah benar

Latch yang tidak tepat bisa membuat ASI tidak keluar maksimal dan membuat ibu merasa sakit. Jika perlu, minta bantuan konselor laktasi agar ibu bisa menyusui lebih nyaman.

Simak informasi lain mengenai ASI Eksklusif – Manfaat, Nutrisi, dan Informasi Laktasi lainnya berikut ini.

3. Jaga asupan cairan harian

Tubuh ibu butuh cairan cukup untuk bisa memproduksi ASI. Minum air putih secara berkala, bukan hanya saat merasa haus. Ibu bisa membuat pengingat agar tidak lupa minum.

4. Konsumsi makanan bernutrisi

Pilih makanan tinggi protein, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan buah. Beberapa makanan seperti oat, almond, dan daun katuk juga sering membantu menjaga produksi ASI.

5. Kelola stres dengan baik

Stres dapat menurunkan refleks let-down, sehingga ASI terasa sulit keluar. Luangkan waktu untuk relaksasi, menarik napas dalam, atau berbicara dengan support system ibu.

6. Cukup istirahat

Meski sulit, tidur yang cukup membantu keseimbangan hormon laktasi. Jika tidak bisa tidur panjang, ibu bisa mencicil tidur pendek saat Si Kecil istirahat.

7. Gunakan breast pump yang tepat

Pilih breast pump yang nyaman dan sesuai kebutuhan (manual atau elektrik). Pompa yang tidak cocok bisa memengaruhi aliran ASI dan membuat payudara tidak benar-benar kosong.

8. Hindari jadwal menyusui yang tidak teratur

Produksi ASI mengikuti permintaan. Jika jeda terlalu panjang, tubuh bisa menurunkan produksi karena menganggap ibu tidak membutuhkan ASI sebanyak sebelumnya.

9. Lakukan pijat payudara ringan

Pijatan lembut sebelum menyusui atau memompa dapat membantu melancarkan aliran ASI, mengurangi bengkak, dan meningkatkan kenyamanan.

10. Konsultasi bila produksi ASI tidak stabil

Jika produksi ASI terasa menurun tiba-tiba dan tidak membaik, ibu bisa konsultasi dengan dokter atau konselor laktasi untuk mendapat panduan sesuai kondisi.

Ibu bisa menghubungi konselor laktasi di Halodoc apabila mengalami masalah produksi ASI atau kendala menyusui Si Kecil.

Jangan khawatir, konselor laktasi di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi konselor laktasi terpercaya:

Referensi: 
Kid Spot. Diakses pada 2025. 8 fruits to eat when you’re breastfeeding for better milk production
Sanford Health. Diakses pada 2025. Top 10 superfoods for breastfeeding moms