
Ibu, Ketahui Suhu Normal Bayi dan Cara Mengukurnya
Suhu tubuh bayi normalnya berkisar antara 36,5 – 37,5 derajat Celsius.

DAFTAR ISI
- Suhu Normal Bayi Secara Umum
- Apa Kata Studi tentang Pengukuran Suhu Tubuh Bayi?
- Bagaimana Cara Mengukur Suhu Tubuh Bayi?
- Penyebab Suhu Tubuh Bayi Meningkat
- Hubungi Dokter Ini Jika Demam Anak Tak Kunjung Hilang
Suhu bayi normal berkisar 36,5 hingga 37,5 derajat Celsius. Bayi dikatakan demam ketika suhu tubuhnya meningkat hingga lebih dari 38 derajat Celsius jika diukur dari anus (suhu rektal), 37,5 derajat Celsius jika diukur dari mulut (suhu oral), atau 37,2 derajat Celsius jika diukur dari ketiak (suhu aksila).
Mengetahui suhu tubuh normal bayi sangat penting, agar ibu bisa cepat menyadari ketika bayi mengalami kenaikan suhu tubuh atau demam.
Namun, bagaimana mengetahui suhu normal bayi dan cara tepat untuk mengukurnya? Simak informasi selengkapnya pada artikel berikut ini!
Suhu Normal Bayi Secara Umum
Suhu tubuh normal bayi merupakan indikator penting untuk memantau kesehatannya.
Jika suhu bayi lebih dari 38 derajat Celsius, artinya bayi sedang demam. Sebaliknya, jika suhu di bawah 36° Celcius, bayi bisa mengalami hipotermia.
Suhu tubuh bayi dapat diukur dengan beberapa cara, tergantung pada metode yang digunakan dan keakuratan yang dibutuhkan.
Berikut adalah tiga metode umum dalam mengukur normal suhu bayi:
1. Diukur dari mulut (oral)
Pengukuran suhu melalui mulut menggunakan termometer digital yang ditempatkan di bawah lidah bayi. Suhu normal bayi melalui metode ini biasanya berkisar antara 36,3 – 37,5 derajat Celsius
2. Diukur dari ketiak (aksila)
Cara ini dilakukan dengan meletakkan termometer di bawah ketiak bayi. Kemudian, lengan bayi ditahan rapat agar termometer tetap stabil. Rentang suhu normal bayi di ketiak adalah 36,5 – 37,3 derajat Celsius.
Jika ibu memerlukan termometer, berikut ini Rekomendasi serta Jenis Termometer yang Praktis dan Bagus.
3. Diukur dari rektum/anus (rektal)
Ibu bisa memasukkan termometer digital secara perlahan ke dalam anus bayi untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Suhu badan normal bayi dengan metode ini berkisar antara 36,6 – 37,9 derajat Celsius.
Meski dianggap akurat, pengukuran suhu tubuh melalui rektum perlu dilakukan dengan hati-hati, agar tidak memicu ketidaknyamanan pada bayi.
Apa Kata Studi tentang Pengukuran Suhu Tubuh Bayi?
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Global Pediatric Health pada Juni 2022 membandingkan keakuratan pengukuran suhu tubuh pada bayi menggunakan metode aksila (ketiak) dan rektal (anus).
Penelitian ini melibatkan 201 bayi hingga usia 12 bulan yang datang ke unit gawat darurat dengan riwayat demam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, suhu yang diukur melalui rektum rata-rata 0,8 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan dengan pengukuran melalui ketiak.
Metode ketiak memiliki tingkat kepekaan (sensitivitas) sebesar 79,34 persen. Namun, tingkat ketepatannya dalam mengidentifikasi bayi yang tidak demam masih rendah (14,3%).
Temuan ini menegaskan bahwa, pengukuran suhu melalui rektum tetap lebih akurat dan direkomendasikan untuk memastikan diagnosis demam pada bayi.
Tips Mengukur Suhu Tubuh Bayi
1. Gunakan termometer yang tepat. Pilih termometer digital untuk hasil yang lebih akurat dan aman bagi bayi.
2. Pilih lokasi pengukuran yang sesuai. Rektal (anus) paling disarankan untuk bayi di bawah 3 bulan, sementara aksila (ketiak) atau oral bisa digunakan untuk bayi lebih besar.
3. Pastikan bayi dalam kondisi tenang. Ukur suhu saat bayi tenang untuk menghindari hasil yang tidak akurat.
4. Bersihkan termometer sebelum dan sesudah pemakaian. Gunakan alkohol atau air hangat dan sabun untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi.
Bagaimana Cara Mengukur Suhu Tubuh Bayi?
Selalu gunakan termometer untuk mengukur suhu tubuh bayi, alih-alih menggunakan telapak tangan. Termometer yang biasanya disarankan untuk bayi dan anak-anak adalah termometer digital.
Jenis termometer yang dapat digunakan untuk mengukur suhu tubuh bayi ada banyak jenisnya. Termasuk yang ditempatkan di ketiak, telinga, mulut, atau dahi.
Namun, termometer rektal yang digunakan pada anus merupakan yang paling akurat dan mudah digunakan pada bayi.
Berikut ini cara mengukur suhu tubuh bayi menggunakan termometer:
1. Pengukuran melalui mulut (oral)
- Gunakan termometer digital yang bersih dan steril.
- Pastikan bayi atau anak tidak mengonsumsi makanan atau minuman panas/dingin sebelum pengukuran.
- Tempatkan ujung termometer di bawah lidah bayi.
- Minta bayi menutup mulutnya dengan lembut tanpa menggigit termometer.
- Tunggu beberapa detik hingga termometer berbunyi atau menunjukkan hasil suhu.
- Lepaskan termometer dan baca hasilnya di layar digital.
- Bersihkan termometer dengan air hangat dan sabun sebelum menyimpannya.
2. Pengukuran melalui ketiak (aksila)
- Gunakan termometer digital yang telah dibersihkan.
- Keringkan area ketiak bayi sebelum pengukuran.
- Letakkan termometer di tengah ketiak dan pastikan ujungnya menyentuh kulit langsung.
- Tekan lengan bayi ke tubuhnya agar termometer tetap berada di tempatnya.
- Tunggu hingga termometer berbunyi atau menunjukkan hasil suhu.
- Lepaskan termometer dan baca hasilnya.
- Bersihkan termometer sebelum digunakan kembali.
3. Pengukuran melalui rektum/anus (rektal)
- Gunakan termometer digital khusus untuk rektal.
- Oleskan sedikit pelumas berbasis air pada ujung termometer untuk memudahkan masuknya ke anus bayi.
- Posisikan bayi dengan nyaman, bisa dalam posisi telungkup atau telentang dengan kaki ditekuk.
- Masukkan ujung termometer dengan lembut sekitar 1,5 – 2 cm ke dalam anus bayi.
- Tahan termometer dengan stabil dan tunggu hingga berbunyi atau menunjukkan hasil suhu.
- Tarik keluar termometer dengan hati-hati dan baca hasilnya.
- Bersihkan termometer dengan air hangat, sabun, dan desinfektan sebelum disimpan.
Memilih metode pengukuran yang tepat sangat penting untuk mendapatkan hasil suhu tubuh bayi yang akurat. Pastikan termometer dalam keadaan bersih, sebelum dan sesudah mengukur suhu tubuh bayi.
Selain itu, cucilah termometer dengan menggunakan air sabun atau lap dengan alkohol. Hal ini bertujuan agar termometer bersih dari kotoran dan bakteri yang berisiko menyebarkan penyakit.
Penyebab Suhu Tubuh Bayi Meningkat
Peningkatan suhu tubuh bayi merupakan gejala yang timbul akibat reaksi perlawanan sistem kekebalan tubuhnya terhadap suatu penyakit atau infeksi virus/bakteri. Demam sering terjadi sebagai respons sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
Namun, pada beberapa kasus peningkatan suhu tubuh bayi juga bisa terjadi karena karena faktor seperti:
- Tumbuh gigi. Beberapa bayi mengalami peningkatan suhu tubuh ringan saat giginya mulai tumbuh.
- Pakaian terlalu tebal. Mengenakan pakaian berlapis atau selimut tebal dapat membuat suhu tubuh bayi naik.
- Lingkungan panas. Suhu ruangan yang terlalu tinggi atau cuaca panas dapat menyebabkan bayi kepanasan dan meningkatkan suhu tubuh.
Selain peningkatan, orang tua juga perlu mewaspadai penurunan suhu tubuh bayi, terutama jika kurang dari 36 derajat Celsius.
Penurunan suhu tubuh bayi ini dapat disebabkan oleh suhu lingkungan yang dingin, tubuh bayi terendam dalam air bersuhu dingin, atau menggunakan pakaian yang basah.
Berbagai perubahan suhu normal bayi tersebut perlu diwaspadai oleh orang tua. Jika si kecil mengalaminya, kamu bisa diskusikan langsung dengan dokter spesialis anak di aplikasi Halodoc.
Selain itu, Ini 3 Hal yang Mesti Ibu Lakukan Bila Si Kecil Terkena Demam
Hubungi Dokter Ini Jika Demam Anak Tak Kunjung Hilang
Apabila Si Kecil mengalami demam yang tak kunjung membaik, sebaiknya hubungi dokter anak di Halodoc.
Berikut ini terdapat beberapa dokter spesialis anak yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 13 tahun.
Mereka juga mendapatkan rating yang baik dari para pasien yang sebelumnya mereka tangani.
Ini daftarnya:
1. dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A

Dokter Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Jakarta, pada 2001 dan Universitas Sam Ratulangi, Manado, pada 2019.
Ia kini berpraktik di Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, dan tergabung sebagai anggota IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dengan nomor STR 7121201320127158.
Dengan pengalaman selama 14 tahun, dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A. bisa memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait demam pada anak yang tak kunjung turun.
Ibu juga bisa berkonsultasi dengan dokter Gracia terkait nafsu makan dan nutrisi anak, perkembangan anak, DBD dan penyakit tropis, pencernaan anak, alergi dan imunitas anak, serta bayi lahir kecil dan prematur.
Chat dr. Gracia Deswita Natalya Fau Sp.A mulai dari Rp 55.000,- di Halodoc
2. dr. Lingga Pradipta Sp.A

Ibu juga bisa menghubungi dr. Lingga Pradipta Sp.A yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada pada 2011 dan Universitas Hasanuddin pada 2021.
Saat ini ia menjalani praktik di Makassar, Sulawesi Selatan, dan tergabung sebagai anggota IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dengan nomor STR 7311201321144020.
Dengan pengalaman selama 11 tahun, dr. Lingga Pradipta Sp.A bisa memberikan layanan konsultasi di Halodoc terkait cara mengatasi demam pada bayi.
Ibu juga bisa berkonsultasi dengannya seputar nafsu makan dan nutrisi anak, perkembangan anak, DBD dan penyakit tropis, jantung anak, kesehatan remaja, serta bayi lahir kecil dan prematur.
Chat dr. Lingga Pradipta Sp.A mulai dari Rp 55.000,- di Halodoc
Itulah berbagai daftar dokter spesialis anak yang bisa ibu hubungi terkait bayi yang sering kaget saat tidur.
Tak perlu khawatir jika dokter sedang tidak tersedia atau offline.
Sebab, ibu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.
Ayo hubungi dokter di Halodoc sekarang juga!
Referensi:
NHS Choices UK. Diakses pada 2025. How To Take Your Baby’s Temperature.
WebMD. Diakses pada 2025. Fever in Babies.
NCBI. Diakses pada 2025. Temperature measurement in paediatrics.
Global Pediatric Health. Diakses pada 2025. Accuracy of the Axillary Temperature Screening Compared to Core Rectal Temperature in Infants.
Frequently Ask Question
1. Berapa suhu normal bayi baru lahir?
Suhu normal bayi 36,5 – 37,5 derajat Celsius. Jika lebih dari 38 derajat Celsius, kemungkinan demam. Jika di bawah 36°C, bisa menandai gejala hipotermia.
2. Berapa normal suhu badan bayi?
Kisaran normal suhu tubuh bayi umumnya antara 36,5 – 37,5 derajat Celsius, tergantung metode pengukuran.
3. Suhu normal bayi 3 bulan?
36,5 – 37,5 derajat Celsius, dengan pengukuran paling akurat melalui rektum. Sedangkan suhu normal bayi 1 bulan juga sama, yaitu 36,5 – 37,5 derajat Celsius.


