
Ini 2 Perbedaan Stroke Non Hemoragik dan Hemoragik
“Pada dasarnya perbedaan yang paling signifikan di antara keduanya adalah penyebab terjadi dan pengobatan yang dilakukan. Sebagai contoh, stroke non hemoragik terjadi ketika pembuluh darah arteri mengalami penyempitan.”

DAFTAR ISI
- Perbedaan Stroke Iskemik dan Hemoragik
- Cara Mencegah Stroke Bertambah Parah
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- Studi Terkait
- FAQ
Stroke adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu atau pembuluh darah di otak pecah. Dua jenis utamanya adalah stroke non-hemoragik atau iskemik dan stroke hemoragik.
Perbedaan keduanya penting diketahui karena penyebab dan penanganannya tidak sama. Mengenali tanda stroke dan segera mencari pertolongan dapat membantu mengurangi risiko kerusakan otak menetap.
Perbedaan Stroke Iskemik dan Hemoragik
Stroke non-hemoragik terjadi ketika pembuluh darah menuju otak tersumbat oleh bekuan darah atau penumpukan plak. Sementara itu, stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan menyebabkan perdarahan di dalam atau sekitar jaringan otak.
Gejala keduanya dapat serupa, seperti wajah menurun sebelah, kelemahan pada lengan atau tungkai, bicara pelo, gangguan penglihatan, kehilangan keseimbangan, atau sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba. Pemeriksaan pencitraan otak, seperti CT scan, diperlukan untuk membedakan jenis stroke sebelum dokter menentukan terapi.
Penanganan stroke iskemik dapat meliputi obat penghancur bekuan pada kondisi tertentu atau tindakan untuk mengangkat sumbatan. Pada stroke hemoragik, dokter berfokus mengendalikan perdarahan dan tekanan di dalam otak; karena itu, jangan mengonsumsi aspirin, clopidogrel, atau obat pengencer darah tanpa arahan dokter.
Cara Mencegah Stroke Bertambah Parah
- Segera hubungi layanan darurat bila muncul gejala stroke, meskipun keluhan membaik.
- Jangan memberikan makanan, minuman, atau obat melalui mulut jika pasien sulit menelan.
- Catat waktu pertama kali gejala muncul dan obat yang sedang dikonsumsi.
- Setelah mendapat penanganan, kendalikan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan kebiasaan merokok sesuai anjuran dokter.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika terdapat tanda FAST: wajah mencong, lengan melemah, bicara terganggu, dan waktu untuk bertindak cepat. Untuk evaluasi gejala stroke dan penanganan yang tepat, konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Stroke memerlukan penilaian langsung dan cepat, terutama untuk menentukan jenis stroke serta terapi yang aman. Chat dokter dapat membantu mendapatkan arahan awal, tetapi bukan pengganti layanan gawat darurat saat gejala sedang berlangsung.
Studi Terkait
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Stroke, Cerebrovascular Accident.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi tentang Stroke.
PubMed. Diakses pada 2026. Studi terkait stroke iskemik dan hemoragik.
WebMD. Diakses pada 2026. Types of Stroke.
FAQ
Apakah stroke non-hemoragik dan hemoragik memiliki gejala yang sama?
Gejalanya dapat serupa, seperti kelemahan satu sisi tubuh, gangguan bicara, dan wajah mencong. Pemeriksaan CT scan atau pencitraan lain diperlukan untuk memastikan jenis stroke.
Apakah stroke selalu menyebabkan pingsan?
Tidak. Banyak pasien stroke tetap sadar, tetapi mengalami gangguan gerak, bicara, penglihatan, atau keseimbangan. Setiap gejala yang muncul tiba-tiba tetap perlu dianggap sebagai keadaan darurat.
Bolehkah minum obat pengencer darah saat terkena stroke?
Jangan mengonsumsi obat pengencer darah tanpa pemeriksaan dan resep dokter. Obat tersebut dapat berbahaya bila stroke disebabkan oleh perdarahan.
Apakah gejala stroke yang membaik perlu diperiksakan?
Ya. Gejala yang membaik sementara dapat merupakan serangan iskemik transien, yang menjadi tanda risiko stroke berikutnya. Segera periksakan diri untuk mendapatkan evaluasi dan pencegahan yang sesuai.




