Ad Placeholder Image

Ini 5 Daftar Obat untuk Luka Bernanah dan Bengkak di Apotek

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Luka bernanah dan bengkak bisa menghambat aktivitas karena rasa nyerinya. Rekomendasi obatnya, yaitu Betadine, Betadine Solution, Minol Minyak Luka, Hansaplast Salep Luka, dan Tieh Ta Yao Gin.

Ini 5 Daftar Obat untuk Luka Bernanah dan Bengkak di ApotekIni 5 Daftar Obat untuk Luka Bernanah dan Bengkak di Apotek

DAFTAR ISI


Luka adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, namun ketika luka mulai mengeluarkan cairan kental berwarna kekuningan atau kehijauan yang kita kenal sebagai nanah, hal ini menandakan adanya infeksi bakteri. Pus atau nanah sebenarnya adalah kumpulan sel darah putih mati, bakteri, dan jaringan yang rusak yang terkumpul di area infeksi. Jika kamu mengalami luka bernanah yang disertai bengkak, kemerahan, dan rasa nyeri, itu artinya tubuhmu sedang berjuang melawan mikroorganisme patogen.

Kondisi ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Infeksi pada kulit yang tidak tertangani dengan baik dapat menyebar ke jaringan yang lebih dalam atau bahkan masuk ke aliran darah (sepsis). Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk segera melakukan tindakan pembersihan dan menggunakan antiseptik yang tepat guna mematikan bakteri penyebab infeksi serta mempercepat proses granulasi atau penutupan luka.

Sebagai langkah awal penanganan mandiri, tersedia berbagai pilihan antiseptik dan salep luka di apotek yang dapat kamu beli tanpa resep dokter. Produk-produk ini bekerja dengan cara menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi bakteri sehingga pertumbuhan mereka terhenti. Selain itu, beberapa jenis salep juga memberikan kelembapan optimal yang mendukung penyembuhan luka lebih cepat tanpa meninggalkan bekas luka yang menonjol.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat untuk luka bernanah? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat untuk Luka Bernanah yang Ampuh

Memilih produk yang tepat sangat bergantung pada kondisi luka. Untuk luka yang masih basah dan mengeluarkan nanah, pembersihan dengan cairan antiseptik sangat disarankan sebelum mengoleskan salep. Berikut adalah daftar produk yang direkomendasikan:

1. Betadine Antiseptic Solution 5 ml

Betadine Antiseptic Solution adalah cairan pembersih luka yang mengandung Povidone Iodine 10%. Kandungan ini bekerja sebagai agen mikrobisida spektrum luas yang mampu membunuh bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Povidone iodine bekerja dengan cara melepaskan iodium secara perlahan yang kemudian berikatan dengan asam amino dan enzim dari mikroorganisme, sehingga menyebabkan kematian sel bakteri penyebab nanah.

Manfaat utamanya adalah untuk mencegah infeksi pada luka lecet, luka bakar ringan, atau luka sayat. Pada luka bernanah, cairan ini digunakan untuk mensterilkan area sekitar luka agar infeksi tidak meluas.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan pada bagian yang luka atau gunakan kapas yang telah dibasahi Betadine untuk membersihkan area luka.
  • Dapat digunakan beberapa kali sehari sesuai kebutuhan.

Hanya untuk pemakaian luar. Hindari penggunaan pada area yang sangat luas atau penggunaan jangka panjang pada pasien dengan gangguan tiroid.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Betadine Antiseptic Ointment 5 g

Berbeda dengan sediaan cair, Betadine Antiseptic Ointment hadir dalam bentuk salep yang juga mengandung Povidone Iodine 10%. Keunggulan bentuk salep adalah kemampuannya untuk menempel lebih lama pada permukaan luka, memberikan perlindungan berkelanjutan terhadap kontaminasi bakteri dari luar.

Salep ini sangat efektif digunakan pada luka bernanah yang sudah mulai mengering atau luka kecil yang membutuhkan perlindungan ekstra dari gesekan pakaian. Salep ini membantu menjaga kelembapan area luka sambil terus membasmi bakteri infeksius.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan tipis-tipis pada area luka yang telah dibersihkan 1-2 kali sehari.
  • Area luka dapat ditutup dengan perban jika diperlukan.

Obat ini termasuk kategori obat bebas. Perhatikan jika muncul reaksi alergi seperti gatal berlebih atau rasa terbakar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Ointment 5 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengatasi Luka Bernanah
  1. Jangan pernah memencet atau mencoba mengeluarkan nanah secara paksa dengan tangan kotor.
  2. Gunakan air mengalir atau cairan infus (NaCl 0.9%) untuk membersihkan kotoran kasar sebelum menggunakan antiseptik.
  3. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah mengobati luka.

3. Rivanol 100 ml

Rivanol atau Etakridin laktat adalah cairan antiseptik yang sudah sangat lama digunakan untuk membersihkan luka bernanah. Rivanol bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri (bakteriostatik), khususnya bakteri gram positif yang sering menjadi penyebab infeksi kulit.

Kelebihan Rivanol adalah sifatnya yang tidak terlalu perih saat diaplikasikan dibandingkan alkohol. Cairan ini sangat cocok digunakan sebagai kompres untuk “menarik” nanah keluar dari luka yang membengkak.

Dosis dan aturan pakai:

  • Basahi kapas atau kasa steril dengan Rivanol.
  • Tempelkan pada luka bernanah selama beberapa menit (kompres).
  • Lakukan 2-3 kali sehari sampai nanah berkurang.

Gunakan hanya untuk pemakaian luar dan jangan diminum.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rivanol 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Hansaplast Salep Luka 20 g

Hansaplast Salep Luka adalah produk modern yang dirancang untuk mendukung proses penyembuhan luka 2x lebih cepat. Salep ini tidak mengandung iodium, melainkan bekerja dengan menciptakan lapisan pelindung yang menjaga kelembapan luka (moist wound healing). Lingkungan luka yang lembap terbukti secara medis mempercepat migrasi sel-sel baru untuk menutup luka.

Manfaat lainnya adalah salep ini sangat ramah untuk kulit sensitif dan aman digunakan untuk bayi. Salep ini membantu mengurangi risiko luka berbekas (scarring) setelah nanah hilang dan luka mulai menutup.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan pada luka yang sudah dibersihkan secara rutin 1-2 kali sehari.
  • Pastikan ujung tube tidak menyentuh luka secara langsung untuk menjaga sterilitas.

Dapat dibeli secara bebas di toko kesehatan atau apotek.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hansaplast Salep Luka 20 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Hydrogen Peroxide 3 Persen 100 ml

Hydrogen Peroxide (H2O2) adalah agen oksidator kuat yang bekerja dengan melepaskan oksigen saat bersentuhan dengan jaringan luka. Proses ini ditandai dengan munculnya busa putih. Efek “bubbling” atau berbusa ini sangat efektif untuk mengangkat kotoran, jaringan mati, dan nanah yang terjebak di dalam luka yang sulit dijangkau.

Hydrogen peroxide sangat berguna untuk pembersihan awal luka yang sangat kotor. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan jangka panjang tidak disarankan karena dapat merusak sel-sel sehat yang baru tumbuh.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan langsung pada area luka yang bernanah atau gunakan kapas.
  • Setelah busa menghilang, bilas dengan air bersih atau cairan NaCl.

Berhati-hatilah agar cairan tidak mengenai mata atau tertelan. Gunakan hanya pada area yang terinfeksi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Hydrogen Peroxide 3 Persen 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Untuk penanganan yang lebih maksimal, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah.

Cara Merawat Luka Bernanah di Rumah

Merawat luka bernanah memerlukan ketelatenan agar infeksi tidak semakin parah. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:

1. Pembersihan Rutin

Bersihkan luka minimal dua kali sehari. Gunakan cairan antiseptik seperti Rivanol atau Povidone Iodine. Jika nanah cukup banyak, gunakan kompres Rivanol selama 5-10 menit untuk membantu melunakkan jaringan mati sehingga mudah dibersihkan tanpa rasa sakit berlebih.

2. Menjaga Sirkulasi Udara

Meskipun luka perlu dilindungi, jangan menutup luka terlalu rapat dengan plester yang tidak berpori. Gunakan kasa steril yang memungkinkan udara tetap masuk namun bakteri luar tetap terhalang. Kelembapan yang terlalu tinggi (basah kuyup) justru bisa memperparah pertumbuhan bakteri.

3. Nutrisi untuk Penyembuhan

Proses penyembuhan luka sangat dipengaruhi oleh apa yang kamu makan. Tingkatkan asupan protein (seperti telur, ikan, dan daging) serta Vitamin C dan Zinc. Nutrisi ini adalah bahan baku utama tubuh dalam membentuk jaringan kolagen baru untuk menutup luka.

Studi Mengenai Penyembuhan Luka

The Journal of Hospital Infection menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan Povidone Iodine tetap menjadi standar emas dalam pencegahan infeksi luka karena kemampuannya membasmi biofilm bakteri yang seringkali resisten terhadap antibiotik topikal biasa.

Selain itu, konsep Moist Wound Healing yang diterapkan pada salep luka modern terbukti mempercepat proses re-epitelisasi (penutupan kulit) hingga 40% lebih cepat dibandingkan membiarkan luka kering secara alami di udara terbuka. Hal ini menguatkan pentingnya pemilihan salep yang tepat untuk menghindari bekas luka permanen.

Jika dalam 3 hari luka bernanah tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan, atau jika kamu mengalami demam tinggi, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, termasuk kemungkinan pemberian antibiotik minum.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Cuts and scrapes: First aid.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Infected Wound: Recognition and Treatment.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Panduan Perawatan Luka di Rumah.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Guidelines on Basic Wound Care.

FAQ

1. Apakah luka bernanah boleh kena air?

Sebaiknya hindari air yang tidak steril (seperti air mandi) mengenai luka bernanah. Gunakan air mineral atau NaCl 0.9% untuk membersihkan luka agar tidak menambah kontaminasi bakteri.

2. Apa tanda luka bernanah mulai sembuh?

Tandanya adalah produksi nanah yang berkurang, warna luka menjadi merah muda terang (jaringan granulasi), bengkak mereda, dan rasa nyeri mulai menghilang.

3. Bolehkah menaburkan bubuk antibiotik pada luka?

Tidak disarankan menaburkan bubuk antibiotik sembarangan tanpa resep dokter. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi bakteri dan mengiritasi jaringan luka.

4. Kenapa luka bernanah terasa gatal?

Gatal biasanya merupakan tanda proses penyembuhan, di mana sel-sel baru mulai tumbuh dan saraf-saraf di sekitar luka bereaksi. Namun, jika gatal disertai kemerahan yang meluas, waspadai adanya alergi atau infeksi tambahan.

## Luka Bernanah Tak Kunjung Sembuh? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti luka yang membengkak dan bernanah tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant)](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.