Ad Placeholder Image

Ini 5 Obat dengan Kandungan Cetirizine untuk Meredakan Alergi dan Gatal

5 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Alergi terjadi ketika tubuh mengalami reaksi tidak normal terhadap makanan, obat, benda, atau suhu yang akhirnya memicu reaksi alergi. Tapi, rasa gatal akibat alergi dapat diatasi dengan obat yang mengandung cetirizine seperti Cetirgi, Lerzin, Incidal, Ozen, hingga Ryvel yang bisa dibeli di Halodoc.

Ini 5 Obat dengan Kandungan Cetirizine untuk Meredakan Alergi dan GatalIni 5 Obat dengan Kandungan Cetirizine untuk Meredakan Alergi dan Gatal

DAFTAR ISI


Gatal pada kulit atau pruritus adalah sensasi tidak nyaman yang menimbulkan keinginan untuk menggaruk. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari alergi makanan, gigitan serangga, paparan zat kimia, hingga infeksi jamur. Menggaruk area yang gatal mungkin terasa melegakan sesaat, namun hal ini justru berisiko menyebabkan iritasi, luka, hingga infeksi sekunder pada kulit.

Di Indonesia, masyarakat sering mencari solusi melalui “obat gatal warna biru”. Lingkaran biru dengan garis tepi hitam pada kemasan obat sebenarnya merupakan penanda golongan Obat Bebas Terbatas. Artinya, obat tersebut bisa dibeli tanpa resep dokter di apotek, namun memiliki peringatan khusus dan aturan pakai yang harus diperhatikan dengan saksama agar tetap aman bagi tubuh.

Memilih obat yang tepat sangat bergantung pada penyebab gatalnya. Jika gatal disebabkan oleh alergi, maka dibutuhkan antihistamin. Namun, jika gatal disebabkan oleh jamur, maka diperlukan krim antijamur. Penting bagi kamu untuk memahami kandungan aktif di dalamnya sebelum memutuskan untuk menggunakan produk tertentu guna meredakan keluhan kulit tersebut.

Nah, mau tahu apa saja pilihan obat gatal warna biru? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Gatal Warna Biru yang Ampuh

Berikut adalah beberapa pilihan produk kesehatan berkualitas yang termasuk dalam kategori obat bebas terbatas (lingkaran biru) untuk membantu mengatasi berbagai jenis gatal pada kulit kamu:

1. Incidal-OD 10 mg 10 Kapsul

Incidal-OD adalah salah satu obat antihistamin paling populer yang mengandung Cetirizine Hydrochloride. Obat ini bekerja dengan cara menghambat kerja histamin, yaitu zat alami dalam tubuh yang memicu reaksi alergi seperti gatal-gatal, kemerahan, dan bengkak pada kulit.

Cetirizine termasuk dalam antihistamin generasi kedua yang memiliki keunggulan dibandingkan generasi pertama, yaitu cenderung tidak menyebabkan kantuk yang berat, sehingga lebih nyaman digunakan saat beraktivitas di siang hari.

Manfaat: Mengobati rinitis alergi, urtikaria (biduran) kronis, dan berbagai kondisi kulit yang gatal akibat alergi.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1 kapsul (10 mg), diminum sekali sehari.
  • Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk meminimalisir efek samping pada lambung.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Incidal-OD 10 mg 10 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc

2. CTM 4 mg 10 Tablet

CTM atau Chlorpheniramine Maleate adalah obat antihistamin generasi pertama yang sangat efektif mengatasi gatal-gatal hebat. Obat ini bekerja secara kompetitif menghambat reseptor H1 histamin di saluran pencernaan, pembuluh darah, dan saluran pernapasan.

Karena termasuk generasi pertama, CTM memiliki efek samping sedatif (menyebabkan kantuk) yang cukup kuat. Oleh karena itu, obat ini sering menjadi pilihan utama bagi mereka yang kesulitan tidur akibat gatal yang sangat mengganggu di malam hari.

Manfaat: Meringankan gejala alergi seperti biduran, gatal akibat gigitan serangga, dan dermatitis.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet (4 mg), dikonsumsi 3-4 kali sehari sesuai kebutuhan.
  • Anak usia 6-12 tahun: 1/2 tablet (2 mg), dikonsumsi 3-4 kali sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari mengemudi atau mengoperasikan mesin setelah mengonsumsi obat ini karena dapat menyebabkan kantuk berat.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan CTM 4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mengurangi Gatal di Rumah
  1. Gunakan kompres dingin pada area yang gatal untuk menenangkan kulit.
  2. Hindari mandi dengan air terlalu panas karena dapat membuat kulit makin kering dan gatal.
  3. Gunakan pakaian berbahan katun yang longgar agar sirkulasi udara di permukaan kulit terjaga.

3. Loratadine 10 mg 10 Tablet

Loratadine adalah antihistamin non-sedatif yang bekerja secara selektif pada reseptor H1 perifer. Kelebihan utama Loratadine adalah efektivitasnya yang tahan lama hingga 24 jam dalam satu kali minum dan sangat jarang menimbulkan efek kantuk dibandingkan obat gatal lainnya.

Obat ini sangat cocok bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi dan memerlukan penanganan alergi tanpa gangguan pada konsentrasi atau fokus selama bekerja.

Manfaat: Mengatasi gatal kulit kronis, biduran, serta gejala alergi musiman seperti bersin-bersin dan hidung gatal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 1 tablet (10 mg) sekali sehari.
  • Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Loratadine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Kalpanax K-Cream 5 g

Berbeda dengan tiga obat sebelumnya yang diminum, Kalpanax K-Cream adalah obat topikal (oles). Produk ini mengandung Miconazole Nitrate 2% yang berfungsi sebagai agen antijamur spektrum luas. Jika gatal yang kamu alami disertai bercak putih (panu), merah melingkar (kurap), atau di sela-sela jari kaki (kutu air), maka kemungkinan besar penyebabnya adalah jamur.

Miconazole bekerja dengan merusak struktur membran sel jamur, sehingga pertumbuhan jamur terhenti dan rasa gatal berangsur hilang.

Manfaat: Mengobati infeksi jamur pada kulit seperti kutu air, kadas, kurap, dan panu yang memicu rasa gatal.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang terinfeksi sebanyak 2 kali sehari (pagi dan malam).
  • Gunakan secara rutin selama 2-4 minggu hingga gejala benar-benar hilang untuk mencegah kekambuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kalpanax K-Cream 5 g di Toko Kesehatan Halodoc

5. Daktarin Cream 5 g

Daktarin Cream adalah obat luar yang sudah sangat dikenal luas untuk mengatasi gatal akibat infeksi jamur dan bakteri gram positif tertentu. Kandungan utamanya adalah Miconazole Nitrate yang bekerja efektif menembus lapisan kulit untuk membasmi jamur hingga ke akarnya.

Krim ini memiliki tekstur yang tidak lengket dan cepat meresap, sehingga nyaman digunakan di berbagai area tubuh, termasuk lipatan kulit yang sering lembap.

Manfaat: Mengatasi penyakit kulit akibat jamur seperti dermatomikosis, tinea korporis, dan tinea kruris.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan krim pada bagian yang gatal 2 kali sehari.
  • Pastikan area kulit dalam keadaan bersih dan kering sebelum mengoleskan krim.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Daktarin Cream 5 g di Toko Kesehatan Halodoc

Memahami Perbedaan Warna Logo Obat

Penting bagi kamu untuk mengenali simbol warna pada kemasan sebelum beli obat online di Halodoc. Hal ini bertujuan agar penggunaan obat tetap aman dan sesuai dengan peruntukannya.

1. Lingkaran Hijau (Obat Bebas)

Obat dengan simbol lingkaran hijau adalah obat bebas yang paling aman digunakan tanpa pengawasan dokter. Contohnya adalah vitamin atau paracetamol. Kamu bisa membelinya di toko kelontong maupun apotek.

2. Lingkaran Biru (Obat Bebas Terbatas)

Seperti daftar produk di atas, lingkaran biru menandakan obat yang relatif aman namun memiliki dosis yang lebih kuat atau risiko efek samping tertentu jika tidak digunakan sesuai aturan. Biasanya disertai tanda peringatan P1 hingga P6 pada kemasannya.

3. Lingkaran Merah dengan Huruf K (Obat Keras)

Obat ini hanya boleh dibeli dengan resep dokter. Termasuk di dalamnya adalah antibiotik dan obat-obatan dengan potensi efek samping yang berat atau risiko ketergantungan jika disalahgunakan.

Studi Mengenai Antihistamin untuk Gatal

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa penggunaan antihistamin generasi kedua seperti Cetirizine dan Loratadine sangat efektif dalam mengelola gejala urtikaria kronis dengan profil keamanan yang sangat baik dibandingkan generasi pertama.

Studi tersebut menekankan bahwa meskipun antihistamin generasi pertama seperti CTM sangat efektif untuk meredakan gatal hebat, efek sedatifnya dapat mengganggu kualitas hidup penderita jika digunakan secara terus-menerus di siang hari. Oleh karena itu, pemilihan antara obat gatal biru jenis minum atau oles harus disesuaikan dengan diagnosis klinis yang tepat.

Jika gatal tidak kunjung membaik setelah penggunaan obat selama lebih dari satu minggu, atau jika muncul gejala tambahan seperti demam, bernanah, dan penyebaran yang sangat cepat, sebaiknya segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Itchy skin (pruritus).
NCBI. Diakses pada 2026. Second-generation antihistamines: A comparative review.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Penggolongan Obat: Bebas, Bebas Terbatas, dan Obat Keras.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Antihistamines: Types and Side Effects.
WebMD. Diakses pada 2026. Miconazole Topical: Uses and Side Effects.

FAQ

1. Apakah obat gatal warna biru boleh diminum setiap hari?

Obat gatal seperti antihistamin boleh diminum setiap hari selama gejala alergi muncul, namun sebaiknya tidak digunakan dalam jangka panjang tanpa saran dokter, terutama jika penyebab gatal belum diketahui pasti.

2. Kenapa ada obat gatal yang bikin ngantuk dan ada yang tidak?

Hal ini tergantung pada generasinya. Antihistamin generasi pertama (seperti CTM) bisa menembus sawar darah otak sehingga memicu kantuk, sedangkan generasi kedua (seperti Loratadine) tidak mudah menembus sawar tersebut.

3. Apakah krim antijamur biru boleh dioleskan ke wajah?

Secara umum boleh jika infeksi jamurnya ada di wajah, namun harus sangat hati-hati agar tidak terkena mata atau mulut. Sebaiknya konsultasikan dulu karena kulit wajah lebih sensitif.

4. Apa perbedaan utama obat gatal biru minum dan oles?

Obat minum (tablet/kapsul) bekerja secara sistemik untuk mengatasi reaksi alergi dari dalam tubuh, sedangkan obat oles (krim) bekerja secara lokal langsung di permukaan kulit untuk membasmi jamur atau kuman penyebab gatal.

Gatal Mengganggu Aktivitas dan Tidurmu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan gatal yang tidak kunjung hilang, tapi bingung harus pakai obat apa atau perlu ke dokter spesialis apa? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.