Ini 5 Penyebab Tidur Mangap Saat Mudik dan Bahayanya
Tidur mangap atau tidur dengan mulut terbuka bisa disebabkan oleh berbagai macam kondisi, salah satunya kelelahan.

DAFTAR ISI
Mudik memang penuh kebahagiaan, namun perjalanan panjang yang melelahkan sering kali membawa masalah tak terduga. Salah satunya adalah tidur mangap atau tidur dengan mulut terbuka.
Meski tampaknya sepele, kondisi ini bisa menandakan kondisi kesehatan tertentu. Contohnya tubuh lelah, pikiran stres, dan gangguan pernapasan yang dapat membuat tidur jadi tidak nyaman, bahkan berisiko.
Simak selengkapnya penyebab utama tidur mangap saat mudik dan bahayanya yang mungkin tidak kamu sadari. Jangan biarkan perjalanan mudikmu terganggu oleh masalah tidur yang seharusnya bisa dihindari.
Penyebab Tidur Mangap
Tidur mangap atau tidur dengan mulut terbuka bisa disebabkan oleh berbagai faktor yang dapat memengaruhi kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan. Berikut penyebabnya:
1. Kelelahan fisik dan mental
Perjalanan panjang selama mudik bisa membuat tubuh dan pikiran kelelahan. Saat tubuh terlalu lelah, sistem tubuh menjadi lebih rentan terhadap gangguan tidur, termasuk tidur mangap.
Rasa lelah bisa menyebabkan otot-otot wajah dan pernapasan tidak berfungsi dengan maksimal, yang berujung pada tidur dengan mulut terbuka.
Sambut Lebaran 2025, Ini yang Perlu Disiapkan sebelum Mudik.
Tips Mencegah Tidur Mangap Saat Perjalanan
1. Jaga posisi tidur dengan benar.
2. Jaga hidrasi tubuh.
3. Hindari tidur terlalu lama.
4. stres dan rasa cemas.
2. Masalah pernapasan (sleep apnea)
Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan saluran napas terhalang sebagian atau seluruhnya selama tidur. Ketika saluran napas terhambat, tubuh mencoba untuk mendapatkan oksigen dengan membuka mulut, yang menyebabkan tidur mangap.
Sleep apnea sering kali lebih buruk ketika tubuh dalam posisi tidur tertentu, seperti berbaring telentang.
3. Penyumbatan hidung
Hidung tersumbat karena alergi, pilek, atau sinusitis dapat memaksa seseorang bernafas melalui mulut saat tidur. Hal ini lebih cenderung terjadi ketika terjadi perubahan suhu atau cuaca, sehingga memperburuk kondisi hidung tersumbat.
Atasi hidung tersumbat dengan obat-obatan, Ini Rekomendasi Obat Hidung Tersumbat untuk Dewasa di Apotik.
4. Postur tidur yang salah
Posisi tidur yang tidak ergonomis, seperti tidur dengan kepala terlalu rendah atau terlalu tinggi, dapat menyebabkan saluran napas terhambat, memicu tidur mangap. Pada saat mudik, kondisi ini sering terjadi karena tidur dalam kendaraan atau tempat yang tidak terlalu nyaman.
5. Dehidrasi
Dehidrasi dapat mengganggu fungsi otot-otot wajah dan tenggorokan, yang menyebabkan mulut terbuka saat tidur untuk mendapatkan cukup oksigen.
Waspada, Dehidrasi Kronis Dapat Sebabkan Terjadinya Gagal Ginjal.
Bahaya Tidur Mangap
Selain mengganggu kualitas tidur, kebiasaan ini dapat menimbulkan beberapa dampak bagi tubuh jika tidak ditangani dengan baik. Berikut hal yang perlu kamu waspadai:
1. Gangguan pernapasan
Ketika tidur dengan mulut terbuka, udara yang masuk ke tubuh tidak disaring atau dibasahi dengan baik oleh saluran hidung, yang bisa mengiritasi tenggorokan dan saluran pernapasan.
Ini bisa memperburuk kondisi pernapasan seperti asma atau alergi.Gangguan pernapasan yang berkelanjutan dapat menyebabkan batuk kronis, tenggorokan kering, atau bahkan infeksi saluran pernapasan.
2. Meningkatkan risiko sleep apnea
Sleep apnea dapat menyebabkan kekurangan oksigen dalam tubuh, sehingga meningkatkan risiko hipertensi dan masalah lainnya.
Sleep Apnea Bikin Tidur Tak Nyenyak? Dokter ini Bisa Beri Solusi.
3. Mengganggu kesehatan gigi dan mulut
Tidur mangap dapat menyebabkan mulut kering, yang berisiko meningkatkan pertumbuhan bakteri di mulut. Kondisi ini dapat memicu kesehatan gigi dan gusi, seperti bau mulut, gigi berlubang, atau radang gusi.
4. Meningkatkan risiko sakit kepala
Tidur dengan mulut terbuka sering kali berhubungan dengan pernapasan yang tidak lancar. Hal ini dapat menyebabkan tubuh berusaha keras untuk mendapatkan oksigen yang cukup, yang bisa meningkatkan ketegangan di tubuh, termasuk kepala.
5. Gangguan kualitas tidur
Tidur mangap mengganggu kualitas tidur secara keseluruhan, karena tubuh tidak dapat tidur dengan nyenyak jika pernapasan tidak lancar. Ini bisa mengakibatkan terbangun beberapa kali sepanjang malam atau tidur yang terasa tidak berkualitas.
Tidur mangap bukan hanya gangguan kecil yang bisa diabaikan. jika dibiarkan terus menerus, dampaknya bisa berbahaya bagi kesehatan jangka panjang.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mencari tahu penyebab tidur mangap dengan berkonsultasi pada dokter.
Dapatkan juga berbagai suplemen dan obat-obatan terpercaya hanya di Toko Kesehatan Halodoc.


