Ad Placeholder Image

Ini 5 Penyebab Timbulnya Bisul pada Kulit yang Perlu Diwaspadai

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   10 Juni 2026

Bisul yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus dapat muncul salah satunya karena kebersihan tubuh yang tidak terjaga dengan baik.

Ini 5 Penyebab Timbulnya Bisul pada Kulit yang Perlu DiwaspadaiIni 5 Penyebab Timbulnya Bisul pada Kulit yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu tiba-tiba merasakan benjolan merah yang terasa nyeri, panas, dan berdenyut di permukaan kulit? Kondisi ini kemungkinan besar adalah bisul atau dalam istilah medis disebut furunkel. Bisul bukan sekadar masalah kulit biasa; benjolan ini merupakan tanda adanya infeksi yang terjadi jauh di dalam folikel rambut atau kelenjar minyak. Di negara tropis seperti Indonesia, kasus bisul cukup sering ditemukan karena faktor kelembapan udara yang tinggi yang memicu produksi keringat berlebih pada kulit.

Memahami apa penyebab bisul sangat penting agar kamu tidak salah dalam melakukan penanganan mandiri. Banyak orang tergoda untuk memencet bisul secara paksa, padahal tindakan tersebut sangat berisiko memicu infeksi sekunder atau bahkan menyebabkan bakteri masuk ke dalam aliran darah (selulitis). Menangani bisul dengan tepat sejak gejala awal muncul—seperti kemerahan dan rasa nyeri—dapat mempercepat proses penyembuhan tanpa meninggalkan bekas luka yang mengganggu penampilan.

Penyebab utama dari munculnya bisul adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini sebenarnya sering ditemukan pada kulit dan di dalam hidung manusia sehat tanpa menyebabkan masalah. Namun, jika ada luka kecil, gesekan pakaian, atau iritasi kulit, bakteri ini dapat masuk ke dalam folikel rambut dan memicu peradangan hebat. Selain bakteri, faktor imunitas tubuh dan kebersihan pribadi juga memegang peranan krusial dalam timbulnya kondisi ini.

Nah, jika kamu saat ini sedang mengalami masalah ini, ada beberapa langkah penanganan awal yang bisa dilakukan di rumah. Penting untuk menyediakan produk kesehatan yang tepat guna membantu proses pematangan bisul dan menjaga kebersihannya. Jika keluhan terasa sangat mengganggu, kamu bisa melakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk kesehatan yang bisa membantu mengatasi bisul secara mandiri? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Produk Perawatan Bisul yang Ampuh

Dalam menangani bisul, tujuan utamanya adalah mempercepat proses pematangan mata bisul agar nanah bisa keluar secara alami, serta mencegah penyebaran bakteri ke area kulit di sekitarnya. Berikut adalah daftar produk yang direkomendasikan oleh apoteker untuk perawatan bisul di rumah:

1. Ichtyol Salep 15 g

Ichtyol salep, yang sering dikenal masyarakat sebagai “salep hitam”, merupakan produk klasik namun sangat efektif dalam menangani bisul yang belum pecah. Kandungan aktifnya adalah Ammonium Bituminosulfonas (Ichtammol) yang memiliki sifat bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri), anti-inflamasi, dan memiliki efek “menarik” atau melunakkan jaringan kulit di atas bisul.

Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan aliran darah ke area yang terinfeksi sehingga mempercepat pembentukan mata bisul (supurasi). Dengan melunaknya jaringan kulit, nanah di dalam bisul akan lebih mudah keluar dengan sendirinya tanpa perlu dipencet secara paksa. Manfaat utamanya adalah meredakan nyeri akibat tekanan nanah dan mempercepat siklus hidup bisul.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan salep secukupnya pada area bisul 2-3 kali sehari.
  • Sebaiknya area yang diolesi ditutup dengan kasa ringan agar salep tidak mengenai pakaian.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan pada luka terbuka yang sangat luas.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ichtyol Salep 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Rivanol 100 ml

Rivanol mengandung zat aktif Ethacridine lactate yang berfungsi sebagai antiseptik untuk membersihkan permukaan kulit. Cairan kuning ini sangat berguna saat bisul mulai pecah atau sebelum mengoleskan salep. Rivanol bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan kuman dan bakteri pada permukaan kulit serta membantu membersihkan nanah yang keluar agar tidak menginfeksi jaringan sehat di sekitarnya.

Manfaat Rivanol adalah kemampuannya untuk mengompres bisul yang meradang. Kompres dingin dengan Rivanol dapat membantu menenangkan rasa panas dan nyeri pada area benjolan. Karena sifatnya yang tidak terlalu perih dibandingkan alkohol, Rivanol sangat cocok digunakan untuk perawatan luka bernanah seperti bisul.

Dosis dan aturan pakai:

  • Basahi kapas atau kasa dengan Rivanol, kemudian usapkan perlahan pada area bisul.
  • Dapat juga digunakan sebagai kompres dengan menempelkan kapas basah Rivanol selama 5-10 menit.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rivanol 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Penanganan Bisul yang Benar
  1. Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah menyentuh bisul.
  2. Gunakan kompres hangat selama 10-15 menit untuk mengurangi nyeri dan mempercepat pematangan.
  3. Jangan pernah memencet atau menusuk bisul dengan jarum sendiri.
  4. Jika bisul pecah, bersihkan dengan antiseptik dan tutup dengan kasa steril.

3. Betadine Antiseptic Solution 15 ml

Betadine mengandung Povidone-iodine 10% yang merupakan antiseptik spektrum luas. Zat ini bekerja dengan cara merusak sel-sel kuman, bakteri, jamur, hingga virus. Dalam kasus bisul, Betadine sangat penting digunakan saat bisul sudah pecah dan nanahnya sudah keluar habis. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada bakteri yang tersisa di dalam lubang bisul yang bisa menyebabkan infeksi berulang.

Manfaat utamanya adalah sebagai perlindungan total dari kuman penyebab infeksi sekunder. Povidone-iodine juga membantu mengeringkan luka bisul lebih cepat setelah masa peradangan lewat. Produk ini adalah wajib ada di kotak P3K rumah untuk menangani berbagai jenis luka kulit.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan tipis-tipis pada area bekas bisul setelah dibersihkan.
  • Gunakan 1-3 kali sehari sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 15 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. OneMed Kasa Steril 16 x 16 cm 10 pcs

Kasa steril adalah alat kesehatan yang krusial dalam perawatan bisul. Penggunaan kasa bertujuan untuk menutup bisul agar tidak terpapar polusi atau gesekan pakaian yang bisa memperparah nyeri. Selain itu, menutup bisul dengan kasa steril sangat penting saat bisul sudah pecah agar nanahnya tidak tumpah dan mengenai area kulit lain, karena nanah bisul mengandung banyak bakteri aktif yang menular.

Manfaat kasa steril dari OneMed ini adalah tingkat higienitasnya yang tinggi. Karena sudah melalui proses sterilisasi, kasa ini aman digunakan langsung pada luka terbuka tanpa risiko menambah kontaminasi bakteri baru. Kasa ini juga memiliki daya serap yang baik untuk menampung rembesan nanah atau darah dari bisul.

Dosis dan aturan pakai:

  • Potong kasa sesuai ukuran bisul jika diperlukan.
  • Tempelkan di atas bisul setelah diolesi obat, lalu rekatkan dengan plester.
  • Ganti kasa minimal 2 kali sehari atau setiap kali kasa terlihat basah oleh nanah.

Produk ini merupakan alat kesehatan yang aman digunakan untuk pemakaian luar.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan OneMed Kasa Steril di Toko Kesehatan Halodoc

5. Paracetamol 500 mg 10 Tablet

Bisul sering kali disertai dengan rasa nyeri berdenyut yang hebat, bahkan terkadang menyebabkan demam ringan jika infeksinya cukup besar. Paracetamol adalah obat pilihan utama untuk meredakan gejala tersebut. Kandungan aktifnya bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam) dengan cara menghambat sinyal nyeri di otak.

Manfaat Paracetamol dalam kasus bisul adalah memberikan kenyamanan bagi penderita agar tetap bisa beraktivitas tanpa terganggu rasa sakit di area infeksi. Paracetamol relatif aman bagi lambung dan jarang menimbulkan efek samping jika dikonsumsi sesuai dosis. Jika kamu merasa tidak nyaman, kamu bisa beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah dengan mudah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1-2 tablet, 3-4 kali sehari jika diperlukan.
  • Jangan melebihi 8 tablet dalam waktu 24 jam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Paracetamol 500 mg di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Bisul Harus Diperiksa Dokter?
  1. Bisul tumbuh berkelompok (karbunkel) atau ukurannya sangat besar.
  2. Disertai demam tinggi dan tubuh terasa sangat lemas.
  3. Bisul tumbuh di area wajah atau dekat mata dan tulang belakang.
  4. Bisul tidak kunjung pecah atau membaik setelah 2 minggu perawatan mandiri.

Faktor Risiko dan Pencegahan Bisul

1. Kebersihan Diri yang Buruk

Bakteri penyebab bisul berkembang biak pada kulit yang kotor dan lembap. Kurang menjaga kebersihan tubuh, jarang mengganti pakaian yang berkeringat, dan berbagi alat mandi (seperti handuk) dapat meningkatkan risiko penularan bakteri Staphylococcus antar individu.

2. Kondisi Medis Tertentu

Orang dengan penyakit sistemik seperti diabetes atau gangguan sistem kekebalan tubuh lebih rentan terkena bisul. Hal ini dikarenakan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi bakteri di folikel rambut menjadi menurun, sehingga infeksi kecil sekalipun bisa berkembang menjadi bisul yang parah.

3. Gesekan Kulit dan Luka Kecil

Bisul sering muncul di area yang sering mengalami gesekan, seperti leher, ketiak, paha dalam, dan bokong. Gesekan pakaian yang ketat atau aktivitas mencukur rambut yang tidak bersih dapat menciptakan luka mikro (mikrolesi) yang menjadi pintu masuk bagi bakteri.

Studi Mengenai Infeksi Bakteri Kulit

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa bakteri Staphylococcus aureus bertanggung jawab atas lebih dari 80% kasus infeksi kulit supuratif seperti bisul. Studi tersebut menyoroti pentingnya penggunaan antiseptik topikal dan menjaga barier kulit agar tetap utuh untuk mencegah kolonisasi bakteri yang berlebihan.

Penelitian lain menunjukkan bahwa kelembapan yang tinggi di daerah tropis meningkatkan pertumbuhan biofilm bakteri pada kulit. Oleh karena itu, penggunaan bahan-bahan seperti Ichtyol atau antiseptik terbukti secara klinis mampu membantu proses drainase nanah secara lebih efektif dibandingkan hanya menunggu bisul sembuh dengan sendirinya tanpa intervensi.

Jika bisul yang kamu alami terus bertambah besar, terasa sangat nyeri, atau disertai dengan garis-garis merah yang menjalar dari area bisul, segeralah hubungi tenaga medis. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi bahwa infeksi telah menyebar ke jaringan yang lebih dalam.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc agar mendapatkan penanganan yang lebih spesifik.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Boils and Carbuncles: Symptoms and Causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Furunculosis (Boils): Management and Treatment.
Healthline. Diakses pada 2026. What Causes Boils and How Are They Treated?.
WebMD. Diakses pada 2026. Boils and Skin Abscesses: Treatments and Home Remedies.

FAQ

1. Apa penyebab bisul sering muncul di tempat yang sama?

Ini bisa terjadi karena bakteri Staphylococcus masih tertinggal di area tersebut atau adanya iritasi kronis (seperti gesekan pakaian) di lokasi yang sama. Pastikan membersihkan area bekas bisul secara menyeluruh dengan antiseptik hingga benar-benar kering.

2. Apakah bisul boleh dipencet agar nanahnya keluar?

Sangat tidak disarankan. Memencet bisul dapat mendorong bakteri lebih dalam ke dalam kulit atau masuk ke pembuluh darah, yang bisa menyebabkan komplikasi serius. Biarkan bisul pecah secara alami dengan bantuan kompres hangat atau salep ichtyol.

3. Apakah bisul menular kepada orang lain?

Secara teknis, bisulnya tidak menular, tetapi bakteri di dalam nanah bisul sangat menular. Jika nanah mengenai kulit orang lain melalui handuk atau kontak langsung, bakteri tersebut bisa menyebabkan bisul baru pada orang tersebut.

4. Makanan apa yang menjadi penyebab bisul?

Secara medis, tidak ada makanan spesifik yang langsung menyebabkan bisul. Namun, konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah, yang pada beberapa orang membuat bakteri lebih mudah berkembang biak dan menghambat penyembuhan infeksi kulit.

Punya Masalah Bisul yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa tidak nyaman karena bisul yang meradang atau bingung bagaimana cara membersihkannya yang benar? Tidak perlu khawatir! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.