Ad Placeholder Image

Ini 5 Penyebab Timbulnya Bisul pada Kulit yang Perlu Diwaspadai

7 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   04 Juni 2026

Bisul yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus dapat muncul salah satunya karena kebersihan tubuh yang tidak terjaga dengan baik.

Ini 5 Penyebab Timbulnya Bisul pada Kulit yang Perlu DiwaspadaiIni 5 Penyebab Timbulnya Bisul pada Kulit yang Perlu Diwaspadai

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan benjolan merah yang terasa nyeri, panas, dan berisi nanah di permukaan kulit? Kondisi ini dikenal secara medis sebagai furunkel atau lebih populer disebut bisul. Masalah kulit ini bisa muncul di mana saja, terutama di area tubuh yang sering berkeringat dan mengalami gesekan, seperti ketiak, paha, bokong, hingga leher. Munculnya bisul sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman yang signifikan, bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari karena rasa nyerinya yang berdenyut.

Banyak orang bertanya-tanya, bisul karena apa sebenarnya? Meskipun terlihat seperti jerawat besar, bisul memiliki mekanisme infeksi yang berbeda. Memahami penyebab utamanya sangat penting agar kamu tidak melakukan tindakan yang salah, seperti memencetnya secara paksa, yang justru bisa memicu infeksi sekunder atau penyebaran bakteri ke area kulit lainnya. Penanganan yang tepat sejak dini dapat membantu mempercepat proses pematangan bisul dan meredakan peradangan tanpa meninggalkan bekas luka yang dalam.

Untuk membantu kamu mengatasi keluhan ini, tersedia berbagai pilihan produk kesehatan mulai dari antiseptik hingga salep khusus yang efektif membantu proses penyembuhan. Menggunakan produk yang tepat akan membantu melunakkan jaringan kulit sehingga nanah dapat keluar secara alami dan bakteri penyebab infeksi dapat dibasmi secara tuntas.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk mengatasi bisul? Berikut ulasannya!

Rekomendasi Obat Bisul yang Ampuh

Dalam menangani bisul, tujuan utamanya adalah meredakan nyeri, menghentikan pertumbuhan bakteri, dan membantu “menarik” nanah ke permukaan. Kamu bisa mendapatkan berbagai kebutuhan untuk perawatan ini dengan cara beli obat online di Halodoc, produk 100% asli dan produk diantar ke rumah. Berikut adalah daftar produk yang direkomendasikan:

1. Ichthyol Salep 15 g

Ichthyol, atau yang sering dikenal masyarakat sebagai “salep hitam”, mengandung bahan aktif Ichtammol. Bahan ini memiliki sifat bakteriostatik (menghambat pertumbuhan bakteri), anti-inflamasi, dan antiseptik ringan. Cara kerjanya adalah dengan memberikan efek hangat dan melunakkan kulit di sekitar bisul, sehingga membantu mempercepat proses pematangan bisul agar nanah lebih cepat terkumpul dan pecah secara alami.

Manfaat utama Ichthyol adalah untuk mengobati bisul dan eksim. Salep ini sangat efektif digunakan pada tahap awal bisul muncul untuk mengurangi ketegangan pada kulit yang meradang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan tipis-tipis pada area bisul 2-3 kali sehari.
  • Sebaiknya area yang telah diolesi ditutup dengan kasa steril untuk menghindari noda hitam pada pakaian.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan pada luka terbuka yang besar atau area dekat mata.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ichthyol Salep 15 g di Toko Kesehatan Halodoc

2. Rivanol 100 ml

Rivanol mengandung senyawa Etakridin laktat yang berfungsi sebagai antiseptik kuat. Produk ini bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan kuman dan bakteri pada kulit yang terinfeksi. Rivanol sering digunakan untuk membersihkan luka, termasuk area di sekitar bisul yang baru saja pecah untuk mencegah terjadinya infeksi tambahan atau penyebaran bakteri ke jaringan sekitar.

Manfaatnya adalah membantu mendesinfeksi luka dan menjaga kebersihan area kulit yang meradang. Cairan ini tidak menimbulkan rasa perih yang hebat, sehingga nyaman digunakan untuk kompres.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan kapas atau kasa yang telah dibasahi Rivanol, kemudian tempelkan atau usapkan pada area bisul atau luka sebagai kompres selama beberapa menit.
  • Gunakan 2-3 kali sehari sesuai kebutuhan.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hanya untuk pemakaian luar, jangan ditelan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Rivanol 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Perawatan Bisul di Rumah
  1. Jangan pernah memencet bisul secara paksa karena dapat mendorong bakteri masuk lebih dalam ke aliran darah.
  2. Gunakan kompres hangat selama 10-15 menit beberapa kali sehari untuk melancarkan sirkulasi darah dan membantu bisul pecah secara alami.
  3. Cuci tangan dengan sabun antiseptik sebelum dan sesudah menyentuh area bisul.

3. Betadine Antiseptic Solution 5 ml

Betadine Antiseptic Solution mengandung Povidone Iodine 10% yang merupakan antiseptik spektrum luas. Zat aktif ini bekerja dengan cara merusak dinding sel mikroorganisme (bakteri, virus, jamur) sehingga kuman penyebab bisul mati. Betadine sangat penting digunakan untuk memastikan area kulit di sekitar bisul tetap steril, terutama jika bisul mulai menunjukkan tanda-tanda akan pecah.

Manfaat utamanya adalah untuk mencegah infeksi pada luka dan mempercepat pengeringan luka setelah bisul pecah.

Dosis dan aturan pakai:

  • Oleskan secukupnya pada area yang membutuhkan menggunakan bantuan kapas atau langsung diteteskan.
  • Dapat digunakan beberapa kali dalam sehari.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hindari penggunaan pada individu yang memiliki riwayat hipersensitivitas terhadap yodium.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Antiseptic Solution 5 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Sanmol 500 mg 10 Tablet

Sanmol mengandung Paracetamol 500 mg yang bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Bisul yang meradang hebat sering kali menyebabkan rasa nyeri yang berdenyut-denyut dan terkadang disertai dengan badan meriang atau demam ringan. Paracetamol bekerja di pusat saraf untuk menghambat produksi prostaglandin, sehingga persepsi nyeri berkurang.

Manfaatnya adalah membantu meredakan rasa sakit akibat tekanan nanah di dalam bisul sehingga kamu bisa beristirahat dengan lebih nyaman selama proses penyembuhan.

Dosis dan aturan pakai:

  • Dewasa: 1 tablet, 3-4 kali sehari setelah makan.
  • Anak 6-12 tahun: 1/2 hingga 1 tablet, 3-4 kali sehari.
  • Jangan melebihi 4 gram paracetamol dalam kurun waktu 24 jam.

Obat ini termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Hati-hati penggunaan pada penderita gangguan fungsi hati.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Utama Bisul pada Kulit

Menjawab pertanyaan bisul karena apa, faktor utamanya adalah infeksi bakteri. Namun, ada beberapa kondisi yang membuat seseorang lebih rentan terkena kondisi ini.

1. Infeksi Bakteri Staphylococcus aureus

Ini adalah penyebab paling umum. Bakteri ini sebenarnya sering ditemukan di kulit dan di dalam hidung tanpa menyebabkan masalah. Namun, ketika ada luka kecil, goresan, atau gigitan serangga, bakteri ini masuk ke dalam folikel rambut dan menyebabkan infeksi yang memicu timbulnya nanah.

2. Kebersihan Diri yang Kurang Terjaga

Keringat yang berlebihan, kulit berminyak, dan jarangnya membersihkan diri dapat menyumbat pori-pori dan folikel rambut. Kondisi lembap merupakan lingkungan yang sangat disukai oleh bakteri untuk berkembang biak dengan cepat.

3. Sistem Imun yang Lemah

Orang dengan daya tahan tubuh rendah, penderita diabetes mellitus, atau mereka yang sedang menjalani kemoterapi cenderung lebih mudah mengalami bisul yang berulang. Pada penderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi dapat menghambat kemampuan tubuh untuk melawan infeksi bakteri.

4. Kontak Erat dengan Penderita

Bisul bersifat menular melalui kontak langsung atau penggunaan barang pribadi secara bersama-sama, seperti handuk, pisau cukur, atau pakaian. Bakteri penyebab bisul dapat berpindah melalui cairan atau nanah yang keluar dari bisul yang pecah.

Studi Mengenai Bakteri Penyebab Bisul

National Center for Biotechnology Information (NCBI) menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa Staphylococcus aureus bertanggung jawab atas lebih dari 80% kasus infeksi kulit piogenik (bernanah) seperti furunkel dan karbunkel. Studi ini menyoroti pentingnya menjaga integritas sawar kulit untuk mencegah invasi bakteri ke jaringan yang lebih dalam.

Penelitian tersebut juga menekankan bahwa penggunaan antiseptik topikal dan salep penarik nanah pada fase awal sangat efektif untuk membatasi penyebaran infeksi tanpa harus selalu menggunakan antibiotik oral, kecuali pada kasus yang berat atau disertai gejala sistemik.

Jika bisul tidak kunjung membaik setelah perawatan mandiri selama lebih dari satu minggu, atau jika disertai dengan demam tinggi dan garis merah yang menyebar dari area bisul, segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja. Penanganan yang terlambat bisa meningkatkan risiko selulitis atau infeksi jaringan lunak yang lebih luas.

Kamu bisa mendapatkan obat-obatan di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui Halodoc.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Boils and carbuncles – Symptoms and causes.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Boils: Causes, Symptoms, Treatment & Prevention.
Healthline. Diakses pada 2026. Everything You Need to Know About Boils.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Boils — the Basics.
Kemenkes RI. Diakses pada 2026. Mengenal Penyakit Bisul dan Cara Penanganannya.

FAQ

1. Bisul karena apa bisa muncul berulang kali?

Bisul yang sering kambuh bisa disebabkan oleh kondisi medis yang mendasari seperti diabetes, kurangnya higienitas pribadi, atau adanya kolonisasi bakteri Staphylococcus aureus di dalam hidung yang terus menginfeksi kulit kembali.

2. Apakah boleh memencet bisul agar cepat sembuh?

Sangat tidak disarankan. Memencet bisul secara paksa dapat mendorong bakteri masuk ke jaringan yang lebih dalam atau ke aliran darah, yang berisiko menyebabkan komplikasi serius seperti sepsis.

3. Apakah makanan tertentu seperti telur bisa menyebabkan bisul?

Secara medis, telur bukan penyebab langsung bisul. Namun, jika seseorang memiliki alergi terhadap protein telur, reaksi alergi tersebut dapat menimbulkan gatal dan luka pada kulit yang kemudian terinfeksi bakteri, memicu timbulnya bisul.

4. Bagaimana cara mencegah penularan bisul ke orang lain?

Cara terbaik adalah dengan menutup bisul dengan perban steril, tidak berbagi barang pribadi seperti handuk atau alat cukur, dan rutin mencuci tangan dengan sabun setelah membersihkan area yang terinfeksi.


Punya Masalah Bisul yang Mengganggu? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu punya keluhan kesehatan seperti bisul yang nyeri, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.