• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Jenis Penyakit Zoonosis yang Bisa Berakibat Fatal
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini 6 Jenis Penyakit Zoonosis yang Bisa Berakibat Fatal

Ini 6 Jenis Penyakit Zoonosis yang Bisa Berakibat Fatal

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 12 Oktober 2022

“Penyakit zoonosis disebabkan oleh kuman berbahaya seperti virus, bakteri, parasit, dan jamur. Kuman-kuman ini dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit pada manusia dan hewan.”

Ini 6 Jenis Penyakit Zoonosis yang Bisa Berakibat FatalIni 6 Jenis Penyakit Zoonosis yang Bisa Berakibat Fatal

Halodoc, Jakarta – Penyakit zoonosis adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman yang menyebar antara hewan dan manusia. Banyak orang berinteraksi dengan hewan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di luar rumah. 

Interaksi ini memungkinkan orang untuk terinfeksi dengan kuman yang dibawa oleh hewan sehingga mengakibatkan penyakit zoonosis. Tak jarang beberapa penyakit zoonosis menyebabkan kematian. 

Penyakit Zoonosis yang Bisa Berakibat Fatal

Penyakit ini disebabkan oleh kuman berbahaya seperti virus, bakteri, parasit, dan jamur. Kuman-kuman ini dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit pada manusia dan hewan, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit berat dan bahkan kematian. Hewan kadang-kadang bisa tampak sehat bahkan ketika mereka membawa kuman yang dapat membuat orang sakit. 

Nah, berikut adalah jenis penyakit zoonosis yang bisa berakibat fatal:

1. Rabies

Rabies adalah penyakit yang menyerang sistem saraf mamalia yang  disebabkan oleh virus dan biasanya disebarkan oleh hewan yang terinfeksi menggigit hewan atau orang lain. Rabies adalah penyakit yang mematikan dan tidak dapat diobati setelah gejala muncul. Rabies dapat dicegah secara efektif dengan vaksinasi.

2. Blastomikosis (Blastomyces dermatitidis)

Blastomycosis adalah infeksi jamur langka yang biasanya didapat dengan menghirup spora jamur (Blastomyces dermatitidis) yang dapat ditemukan di kayu dan tanah. Infeksi jamur ini dapat memengaruhi paru-paru. 

Orang yang terinfeksi bisa mengalami gejala bervariasi dari ringan, parah, sampai yang bisa berakibat fatal. Penyakit progresif yang sangat serius dapat melibatkan banyak sistem organ pada pasien yang tidak diobati.

3. Infeksi Salmonella

Kebanyakan orang yang sakit akibat salmonella mengalami diare, demam, dan kram perut. Gejalanya bisa mulai 6 jam sampai 6 hari setelah infeksi dan berlangsung 4 sampai 7 hari. 

Kebanyakan orang sembuh tanpa pengobatan khusus dan tidak boleh minum antibiotik. Antibiotik biasanya digunakan hanya untuk mengobati orang yang memiliki penyakit parah atau yang berisiko untuk itu.

4. Penyakit Lyme

Penyakit lyme adalah penyakit yang ditularkan melalui bakteri Borrelia burgdorferi atau Borrelia mayonii lewat gigitan kutu. Gejalanya cukup khas, termasuk demam, sakit kepala, kelelahan, dan ruam kulit khas yang disebut eritema migrans.

Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke persendian, jantung, dan sistem saraf. Penyakit lyme didiagnosis berdasarkan gejala, temuan fisik (misalnya, ruam), dan kemungkinan terpapar kutu yang terinfeksi. 

5. Brucellosis

Brucellosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri. Orang bisa terkena penyakit ini ketika mereka melakukan kontak dengan hewan yang terinfeksi atau produk hewan yang terkontaminasi bakteri. Hewan yang paling sering terinfeksi antara lain domba, sapi, kambing, babi, dan anjing.

6. Influenza Hewan

Meskipun bukan sesuatu yang umum untuk orang mengalami influenza langsung dari hewan, namun penyebaran ini mungkin terjadi. Virus influenza hewan A ditemukan pada banyak hewan yang berbeda, termasuk bebek, ayam, babi, paus, kuda, anjing laut, dan kucing.

Itulah informasi mengenai jenis penyakit zoonosis yang bisa berakibat fatal bila tidak segera diobati. Setelah mengetahui risikonya, alangkah baiknya untuk memerhatikan kebersihan tangan dan kebersihan hewan peliharaan untuk terhindar dari risiko dan paparan kuman. 

Jika punya pertanyaan seputar kesehatan kamu bisa tanya dokter lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. 8 Zoonotic Diseases Shared Between Animals and People of Most Concern in the U.S.
Minnesota Department of Health. Diakses pada 2022. Zoonotic Diseases: Disease Transmitted from Animals to Humans.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2022. Zoonotic Diseases.