Ad Placeholder Image

Ini 6 Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Mengatasinya

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   18 Juni 2026

Penyebab mimisan pada anak beragam, salah satunya akibat alergi atau iritasi pada hidung.

Ini 6 Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara MengatasinyaIni 6 Penyebab Mimisan pada Anak dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Mimisan, atau dalam istilah medis disebut epistaksis, adalah kondisi yang sangat umum terjadi pada anak-anak, terutama mereka yang berusia 2 hingga 10 tahun. Meskipun sering kali terlihat menakutkan karena darah yang keluar tampak banyak, sebagian besar kasus mimisan pada anak tidaklah berbahaya. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah kecil yang rapuh di bagian depan hidung, yang dikenal sebagai Pleksus Kiesselbach.

Sebagai orang tua, penting bagi kamu untuk memahami bahwa struktur anatomi hidung anak memang lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Selaput lendir mereka lebih tipis dan pembuluh darahnya sangat dekat dengan permukaan kulit dalam hidung. Faktor lingkungan seperti udara kering dari AC, kebiasaan mengorek hidung, hingga kelelahan bisa menjadi pemicu utama yang membuat anak tiba-tiba mengalami pendarahan hidung.

Meski sebagian besar kasus bisa berhenti dengan penanganan sederhana, memastikan kelembapan hidung anak tetap terjaga adalah kunci pencegahan jangka panjang. Kamu juga perlu membedakan kapan mimisan merupakan reaksi fisiologis biasa dan kapan itu merupakan tanda adanya kondisi medis lain yang memerlukan perhatian lebih. Memberikan asupan nutrisi yang tepat juga berperan penting dalam menjaga kekuatan dinding pembuluh darah anak agar tidak mudah pecah.

Nah, mau tahu apa saja pilihan produk untuk membantu menjaga kesehatan hidung dan mencegah mimisan berulang pada anak? Kamu bisa beli obat online di Halodoc untuk mendapatkan perlengkapan kesehatan yang praktis. Berikut ulasan lengkapnya!

Rekomendasi Produk Kesehatan Hidung Anak yang Ampuh

Menjaga kebersihan dan kelembapan rongga hidung adalah langkah preventif terbaik untuk mencegah mimisan akibat udara kering atau iritasi. Berikut adalah produk pilihan yang aman digunakan untuk anak-anak:

1. Sterimar Nose Hygiene and Comfort 50 ml

Sterimar merupakan produk pembersih hidung yang sangat direkomendasikan untuk menjaga kebersihan rongga hidung anak. Kandungan utamanya adalah air laut murni (Sea Water) yang telah diencerkan hingga mencapai kadar isotonik. Produk ini bekerja dengan cara melembapkan selaput lendir hidung yang kering, serta membantu membersihkan debu, alergen, dan kerak hidung (upil) yang sering memicu anak untuk mengorek hidung.

Manfaat utamanya adalah mencegah iritasi pada mukosa hidung yang menjadi penyebab utama mimisan. Dengan ujung nozzle yang aman dan tekanan semprotan yang lembut (micro-diffusion), produk ini sangat nyaman digunakan bahkan untuk anak yang sensitif.

Dosis dan aturan pakai:

  • Gunakan 2 hingga 6 kali semprotan sehari pada setiap lubang hidung.
  • Dapat digunakan sebelum tidur untuk menjaga kelembapan selama anak tidur di ruangan ber-AC.

Produk ini termasuk kategori alat kesehatan yang aman digunakan secara mandiri. Pastikan nozzle dibersihkan dengan air hangat setiap kali selesai digunakan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sterimar Nose Hygiene and Comfort 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Enervon-C Plus Sirup 120 ml

Dinding pembuluh darah yang rapuh sering kali berkaitan dengan kekurangan asupan nutrisi tertentu, terutama vitamin C. Enervon-C Plus adalah suplemen multivitamin yang mengandung Vitamin C, Vitamin B Kompleks (B1, B2, B6, B12), Niacinamide, dan Panthenol. Vitamin C dalam suplemen ini berperan penting dalam pembentukan kolagen, yang berfungsi memperkuat dinding pembuluh darah kapiler di hidung agar tidak mudah pecah saat terjadi gesekan atau panas.

Selain memperkuat pembuluh darah, vitamin B kompleks di dalamnya membantu metabolisme energi sehingga anak tidak mudah lelah. Kelelahan fisik yang ekstrem sering kali menjadi pemicu tidak langsung mimisan pada anak yang aktif.

Dosis dan aturan pakai:

  • Anak usia 1-6 tahun: 1 sendok takar (5 ml) per hari.
  • Anak usia 6-12 tahun: 2 sendok takar (10 ml) per hari.
  • Sebaiknya dikonsumsi setelah makan untuk menghindari rasa tidak nyaman di lambung.

Produk ini adalah suplemen makanan dan termasuk golongan obat bebas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Enervon-C Plus Sirup 120 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Mencegah Mimisan Berulang
  1. Gunakan pelembap udara (humidifier) di kamar tidur anak, terutama jika menggunakan AC sepanjang malam.
  2. Oleskan sedikit petroleum jelly di bagian depan lubang hidung anak sebelum tidur jika udara sangat kering.
  3. Rutin memotong kuku anak untuk meminimalisir luka trauma saat mereka tidak sengaja mengorek hidung.

3. Pure Kids Decongestant Oil 10 ml

Sering kali anak mimisan karena mereka terus-menerus mengorek hidung akibat rasa gatal atau tersumbat karena alergi dan flu. Pure Kids Decongestant Oil mengandung minyak esensial alami seperti Eucalyptus Oil, Cajuput Oil, dan Clove Oil. Cara kerjanya adalah melalui aromaterapi yang membantu melegakan pernapasan dan mengencerkan lendir hidung tanpa harus memasukkan cairan ke dalam hidung.

Manfaat produk ini dalam konteks mimisan adalah mengurangi keinginan anak untuk memanipulasi hidung mereka secara mekanis (mengorek) saat merasa mampet. Penggunaan yang cukup dengan diteteskan di sapu tangan atau bantal membuat pernapasan lebih plong dan mukosa hidung lebih tenang.

Dosis dan aturan pakai:

  • Teteskan 2-3 tetes ke sapu tangan, bantal, atau tungku aromaterapi.
  • Hanya untuk dihirup uapnya, tidak untuk diteteskan langsung ke dalam hidung atau diminum.

Produk ini termasuk kategori produk kesehatan konsumen yang aman digunakan secara rutin sesuai kebutuhan.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Pure Kids Decongestant Oil 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Betadine Cold Defence Nasal Spray Kids 20 ml

Betadine Cold Defence Nasal Spray Kids mengandung Carragelose, yaitu bahan alami yang berasal dari rumput laut merah. Produk ini bekerja dengan cara membentuk lapisan pelindung di atas selaput lendir hidung. Lapisan ini tidak hanya berfungsi menjebak virus penyebab flu, tetapi juga menjaga agar mukosa hidung tetap lembap dan terhidrasi dengan baik.

Bagi anak yang sering mengalami mimisan karena hidung kering atau sering terkena flu, produk ini memberikan perlindungan ganda. Selaput lendir yang lembap dan sehat jauh lebih tahan terhadap gesekan dan tidak mudah pecah pembuluh darahnya.

Dosis dan aturan pakai:

  • Semprotkan 1 kali ke setiap lubang hidung, 3 kali sehari.
  • Dapat digunakan sejak tanda-tanda awal hidung terasa kering atau gejala flu muncul.

Produk ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan. Jangan berbagi nozzle semprotan dengan orang lain untuk menghindari kontaminasi.

Harga mulai dari: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Betadine Cold Defence Nasal Spray Kids 20 ml di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Pertolongan Pertama Saat Anak Mimisan

Selain menyediakan produk kesehatan di atas, kamu harus tahu teknik yang benar untuk menghentikan darah yang keluar agar tidak terjadi komplikasi.

1. Jangan Biarkan Anak Mendongak

Kesalahan umum adalah meminta anak mendongakkan kepala ke belakang. Hal ini berbahaya karena darah bisa mengalir ke tenggorokan, menyebabkan anak tersedak, mual, atau muntah karena darah yang masuk ke lambung. Posisikan anak duduk tegak dan sedikit menunduk ke depan.

2. Tekan Bagian Cuping Hidung

Gunakan ibu jari dan jari telunjuk kamu untuk menjepit bagian lunak hidung (cuping hidung) dengan mantap. Lakukan selama 5 hingga 10 menit tanpa dilepas-lepas. Mintalah anak untuk bernapas melalui mulut untuk sementara waktu.

3. Gunakan Kompres Dingin

Letakkan kompres dingin atau es batu yang dibalut handuk kecil di pangkal hidung. Suhu dingin akan membantu vasokonstriksi, yaitu penyempitan pembuluh darah, sehingga pendarahan lebih cepat berhenti.

Studi Mengenai Mimisan pada Anak

Clinical Pediatrics Journal menerbitkan studi yang menjelaskan bahwa faktor lingkungan seperti tingkat kelembapan udara yang rendah di bawah 30% berkorelasi signifikan dengan frekuensi kejadian epistaksis pada anak.

Studi tersebut menegaskan bahwa penggunaan cairan saline isotonik (seperti air laut murni) secara rutin terbukti secara klinis dapat menurunkan risiko mimisan berulang hingga 50%. Hal ini karena hidrasi yang cukup pada mukosa hidung mencegah pembentukan krusta atau kerak yang memicu iritasi pembuluh darah kapiler.

Meskipun sebagian besar mimisan bersifat ringan, kamu perlu waspada jika pendarahan tidak berhenti setelah ditekan selama 20 menit, anak terlihat sangat pucat, atau jika mimisan terjadi setelah benturan keras di kepala. Segera lakukan konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan medis yang tepat dan cepat.

Kamu bisa mendapatkan produk kesehatan hidung di atas dengan praktis dan cepat di Toko Kesehatan Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter terkait masalah kesehatan yang sedang dialami melalui aplikasi Halodoc kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Nosebleeds in Children: Causes and Care.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Epistaxis (Nosebleed) Management and Prevention.
NHS UK. Diakses pada 2026. Nosebleed (epistaxis) in children.
American Academy of Pediatrics. Diakses pada 2026. Why Do Kids Get Nosebleeds?

FAQ

1. Apakah panas dalam bisa menyebabkan mimisan pada anak?

Secara medis, “panas dalam” bukanlah istilah klinis. Namun, suhu tubuh yang meningkat atau cuaca yang sangat terik dapat menyebabkan pembuluh darah kapiler di hidung melebar (vasodilatasi) dan menjadi lebih rapuh, sehingga lebih mudah pecah dan memicu mimisan.

2. Berapa lama durasi normal mimisan pada anak?

Biasanya mimisan pada anak akan berhenti dalam waktu 5 hingga 10 menit dengan penanganan tekanan yang tepat. Jika mimisan berlangsung lebih dari 20 menit meskipun sudah dilakukan penekanan, segera bawa anak ke fasilitas kesehatan terdekat.

3. Mengapa anak sering mimisan saat tidur malam hari?

Penyebab paling sering adalah udara AC yang kering yang membuat selaput hidung menjadi kering dan pecah-pecah. Selain itu, anak mungkin secara tidak sadar mengorek hidung saat tidur karena merasa gatal atau ada kerak hidung yang mengganggu.

4. Apakah mimisan pada anak berhubungan dengan penyakit serius seperti leukimia?

Sangat jarang mimisan menjadi satu-satunya tanda penyakit serius. Jika mimisan disertai dengan memar di bagian tubuh lain yang muncul tanpa sebab, gusi berdarah, lemas, dan pucat secara terus-menerus, maka diperlukan pemeriksaan darah lebih lanjut oleh dokter spesialis anak.


## Anak Sering Mimisan dan Bikin Khawatir? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa khawatir melihat si kecil sering mimisan, tapi bingung harus melakukan apa sebagai langkah awal? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya [HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn)!

[HILDA](https://halodoc.onelink.me/cQvV/63hms9yn) (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

[HILDA](https://www.halodoc.com/hilda) akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.