Ini 7 Kondisi yang Dapat Ditangani oleh Dokter Bedah Digestif
“Dokter bedah digestif dapat menangani berbagai macam masalah pencernaan. Sebut saja penyakit asam lambung atau GERD, radang usus buntu, divertikulitis, hingga kanker usus besar.”

Halodoc, Jakarta – Dokter bedah digestif merupakan spesialis penyakit pencernaan. Dokter dengan spesialis bedah digestif merawat semua organ dalam sistem pencernaan, seperti kerongkongan, lambung, dan usus.
Selain sistem pencernaan, ia juga merawat organ empedu seperti hati, saluran empedu, pankreas, dan kantung empedu.
Lalu, apa saja sih kondisi yang dapat ditangani oleh dokter bedah digestif?
Kondisi yang Dapat Ditangani oleh Dokter Bedah Digestif
Ada beberapa kondisi yang dapat ditangani khusus oleh dokter bedah digestif, antara lain:
1. Radang usus buntu
Salah satu kondisi pencernaan yang dapat ditangani oleh dokter bedah digestif adalah radang usus buntu. Di mana ketika usus buntu terinfeksi dan meradang. Pada kondisi ini, usus buntu dapat diangkat melalui operasi.
2. Kanker usus besar atau kanker pencernaan lainnya
Dalam kondisi ini, operasi dilakukan untuk mengangkat tumor kanker yang pada sistem pencernaan. Selain itu, dokter juga dapat mengangkat tumor serta bagian dari pankreas, atau hati yang terkena kanker.
3. Penyakit divertikular
Penyakit divertikular adalah penyakit yang berhubungan dengan kondisi pencernaan yang memengaruhi usus besar.
Kondisi ini kadang-kadang dapat meradang dan menyebabkan nyeri.
Kebanyakan kasus ini tidak memerlukan tindakan operasi, tetapi jika pengidap memiliki vertikular yang sering meradang, dokter dapat merekomendasikan operasi reseksi usus untuk mengangkat bagian usus tersebut.
Yuk, ketahui lebih lengkap terkait perawatan dan pengobatan untuk mengatasi divertikulitis di artikel ini: “Perawatan dan Pengobatan yang Ampuh Mengatasi Divertikulitis”
4. Penyakit kandung empedu
Dokter bedah digestif juga dapat menangani masalah pada kandung empedu. Bila ada masalah pada kandung empedu (biasanya batu empedu), kandung empedu dapat diangkat. Pembedahan untuk mengangkat kantung empedu disebut juga kolesistektomi.
5. GERD dan hernia hiatus
Penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophaegal reflux disease) adalah kondisi ketika asam dari lambung naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan mulas. Terkadang hal ini terjadi karena hernia hiatus. Ini terjadi ketika perut mendorong diafragma, otot yang memisahkan dada dari perut.
Dokter bedah digestif dapat melakukan operasi pada kondisi seperti ini. Operasi yang akan dijalani adalah operasi fundoplikasi. Di mana dokter akan memperbaiki hernia jika ada dan kemudian membalut bagian atas lambung di sekitar bagian bawah kerongkongan untuk memperkuat sfingter, yang mencegah masuknya asam.
Kamu dapat melakukan beberapa cara untuk meredakan gejala GERD ketika kambuh di artikel ini: “3 Penanganan untuk Bantu Meredakan GERD”
6. Hernia
Kondisi ini terjadi ketika bagian tubuh (seperti usus) masuk melalui lubang, atau titik lemah di dinding otot atau jaringan ikat yang seharusnya melindunginya (seperti perut).
Hernia tidak menembus kulit, tetapi mungkin akan ada tonjolan di bawah kulit yang tidak seharusnya ada, dan bisa menimbulkan rasa sakit. Dokter bedah digestif dapat menangani kondisi ini dengan memperbaiki lubang atau titik lemah tersebut.
7. Penyakit radang usus
Kondisi penyakit radang usus di mana sistem kekebalan menyerang usus dan menyebabkan rasa sakit serta peradangan. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada usus.
Dokter bedah digestif juga dapat menangani hal ini. Terkadang bagian yang rusak dilepas dan bagian yang sehat disambung kembali. Operasi ini disebut dengan reseksi usus.
Kesimpulannya, dokter bedah digestif dapat menangani berbagai masalah yang terjadi pada sistem pencernaan. Selain itu, terdapat fakta dan juga peran lain terkait dokter digestif yang dapat kamu baca di sini: “Dokter Bedah Digestif: Peran dan Berbagai Fakta Lainnya”.
Nah, jika membutuhkan bantuan ahli bedah, Catat, Ini Rekomendasi Dokter Bedah di Halodoc.
Apabila kamu merasakan gejala sakit pada sistem pencernaan, segera hubungi dokter melalui Halodoc, serta kamu dapat men-download aplikasi Halodoc dengan klik gambar di bawah ini!



